30 C
Jakarta

Wali Murid SD Muh PK Banyudono Bahas Psikologi Ramadhan

Baca Juga:

BOYOLALI, MENARA62.COM – Paguyuban Wali Murid SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Banyudono menggelar Kajian Rutin Parenting bertema Persiapan Psikologis Ramadhan, Sabtu (7/2/2026), di Masjid Asyiroj Bendan. Kegiatan ini menjadi upaya bersama untuk membekali orang tua dalam mendampingi anak menyambut bulan suci dengan kesiapan mental dan spiritual.

Kajian menghadirkan narasumber Dr. Retno Pangestuti, M.Psi., Psikolog, yang menekankan pentingnya kesiapan psikologis keluarga selama Ramadhan, khususnya bagi anak usia sekolah dasar. Menurutnya, ibadah puasa tidak hanya menuntut kesiapan fisik, tetapi juga pengelolaan emosi, pembentukan kebiasaan positif, dan suasana rumah yang mendukung kekhusyukan beribadah.

“Anak perlu dipersiapkan secara bertahap. Komunikasi yang empatik dari orang tua sangat membantu mereka memahami makna puasa, bukan sekadar menahan lapar dan haus,” ujar Retno dalam pemaparannya.

Ia juga mengajak orang tua menjadikan Ramadhan sebagai momentum pendidikan karakter, seperti melatih kesabaran, kedisiplinan, serta menumbuhkan kepedulian sosial sejak dini. Suasana kajian berlangsung interaktif, ditandai dengan antusiasme wali murid dalam sesi tanya jawab.

Kegiatan ini terselenggara berkat koordinasi panitia Paguyuban Wali Murid, Mama Tilfa dan Mama Etik, yang memastikan acara berjalan tertib dan lancar.

Mewakili pihak sekolah, Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) SD Muhammadiyah PK Banyudono, Zumaro, menyampaikan apresiasi kepada narasumber, panitia, dan seluruh wali murid yang hadir. Ia menegaskan bahwa kajian parenting rutin merupakan bagian dari sinergi sekolah dan keluarga dalam membentuk generasi yang matang secara psikologis, kuat secara spiritual, serta berakhlak mulia.

“Kolaborasi antara sekolah dan orang tua sangat penting agar pendidikan anak berlangsung selaras, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah,” ujarnya.

Melalui kajian bertema persiapan psikologis Ramadhan ini, para orang tua diharapkan semakin siap mendampingi anak menjalani ibadah puasa dengan penuh kegembiraan, kesadaran, dan makna, sehingga Ramadhan menjadi pengalaman spiritual yang positif bagi tumbuh kembang mereka. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!