30 C
Jakarta

Wisuda UMS Tekankan 4C dan Inovasi Lulusan

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Wisuda Sarjana, Magister, dan Doktor Periode III Tahun Akademik 2025/2026 pada Jumat (3/4/2026) di Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS. Dalam sambutannya, Rektor Harun Joko Prayitno menegaskan pentingnya penguasaan empat kompetensi utama atau 4C bagi para lulusan.

Rektor menyampaikan bahwa UMS terus berkomitmen menjadi salah satu perguruan tinggi swasta terbaik di Indonesia bahkan dunia melalui tiga pilar utama, yakni transformasi, adaptasi, dan inovasi. “UMS harus terus bergerak maju dengan inovasi berkelanjutan, didukung sumber daya manusia unggul,” ujarnya.

Ia juga menyoroti kekuatan kelembagaan UMS yang didukung kepemimpinan enam dekan perempuan atau “enam srikandi”, serta capaian akademik yang signifikan. Saat ini, UMS memiliki 76 guru besar atau sekitar 33 persen dari total guru besar di Jawa Tengah. Dari 815 dosen, sekitar 40 persen telah bergelar doktor dan ditargetkan meningkat menjadi lebih dari 50 persen dalam satu hingga dua tahun ke depan.

Selain itu, UMS memiliki 85 program studi dari jenjang S1 hingga S3, yang memungkinkan mahasiswa melanjutkan studi secara berkelanjutan. Kampus seluas 48 hektare ini juga terus dikembangkan sebagai green campus yang bersih, sehat, dan ramah lingkungan, dilengkapi ruang terbuka hijau, danau, serta fasilitas olahraga.

Dalam pidatonya, Rektor menekankan empat nilai utama yang harus dimiliki lulusan UMS, yakni komunikasi, kolaborasi, kreasi, dan komitmen. Menurutnya, kemampuan komunikasi yang santun menjadi kunci sukses dalam kehidupan profesional. Sementara kolaborasi mencerminkan kemampuan bekerja sama dengan berbagai pihak dengan sikap seimbang dan menghargai perbedaan.

“Lulusan harus kreatif dan inovatif, serta memiliki komitmen tinggi berupa integritas dan daya juang,” katanya.

Selain aspek kompetensi, Rektor juga menekankan pentingnya nilai spiritual dan sosial. Ia mengingatkan para wisudawan untuk senantiasa bersyukur, baik secara vertikal kepada Allah maupun secara horizontal kepada sesama manusia. Bakti kepada orang tua, menurutnya, menjadi kunci memperoleh rida Tuhan.

“Jangan pernah melupakan jasa orang tua. Tetap rendah hati dan jaga hubungan baik dengan siapa pun,” pesannya.

Pada kesempatan tersebut, UMS juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua dan berbagai institusi yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya di UMS.

Melalui momentum wisuda ini, UMS berharap para lulusan mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat dengan mengimplementasikan nilai 4C, serta menjaga integritas dan kontribusi nyata dalam kehidupan sosial maupun profesional. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!