SOLO, MENARA62.COM – RS PKU Muhammadiyah Surakarta kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan dengan menggelar Workshop Implementasi Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), Rabu–Kamis (1–2 April 2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula RS ini diikuti 38 peserta dari 26 rumah sakit di Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Lampung.
Workshop dibuka langsung oleh Direktur RS PKU Muhammadiyah Surakarta dan menghadirkan narasumber nasional, dr. Arjaty W Daud, MARS, FISQua, CERG, QRGP, QRMA, CGRCP. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya peningkatan mutu pelayanan yang berkelanjutan di rumah sakit.
“Quality improvement adalah upaya membuat perubahan yang lebih baik dan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pelayanan di rumah sakit. Bukan hanya mencapai target, tetapi juga mempertahankan capaian tersebut secara sustainable,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa mutu dan keselamatan pasien merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen rumah sakit. Menurutnya, budaya kerja yang terintegrasi menjadi kunci dalam menciptakan pelayanan kesehatan yang berkualitas.
“Quality is everybody’s business. Artinya, mutu dan keselamatan pasien bukan hanya tanggung jawab satu unit, tetapi harus menjadi budaya kerja di seluruh lini pelayanan,” tambahnya.
Kegiatan ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, khususnya Pasal 178, yang mewajibkan setiap fasilitas pelayanan kesehatan untuk melakukan peningkatan mutu secara internal dan eksternal secara berkelanjutan.
Para peserta yang terdiri dari jajaran direksi, komite mutu, komite medis dan keperawatan, hingga penanggung jawab indikator mutu mendapatkan materi komprehensif. Materi tersebut meliputi manajemen data, pengumpulan dan analisis indikator mutu, validasi data, hingga implementasi peningkatan mutu menggunakan metode FOCUS PDCA.
Ketua panitia, Dwi Handoyo, yang juga menjabat sebagai Wakil Direktur Umum dan Al Islam Kemuhammadiyahan, berharap workshop ini mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas layanan di masing-masing rumah sakit.
“Melalui workshop ini, kami berharap peserta dapat memahami pengelolaan indikator mutu secara menyeluruh, mulai dari pengumpulan, analisis, hingga validasi data, serta mampu mengimplementasikan peningkatan mutu secara berkelanjutan,” ungkapnya.
Workshop ini menjadi bagian dari upaya RS PKU Muhammadiyah Surakarta dalam menghadirkan layanan kesehatan yang aman, bermutu, dan berorientasi pada keselamatan pasien. Komitmen ini diharapkan mampu mendorong peningkatan standar pelayanan kesehatan secara lebih luas di Indonesia. (*)
