JAKARTA, MENARA62.COM – PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) memperkuat komitmennya terhadap prinsip keberlanjutan dengan menghadirkan pengelolaan sampah berkelanjutan dalam penyelenggaraan Ultraverse Festival. Konser musik berskala besar yang digelar serentak di Jakarta, Surabaya, dan Denpasar ini menjadi ajang peluncuran XL Ultra 5G+, sekaligus penanda standar baru event ramah lingkungan di industri telekomunikasi nasional.
Festival yang menjangkau sekitar 25.000 penonton tersebut mencatat capaian keberlanjutan signifikan. Sebanyak 1.754 kilogram sampah berhasil dialihkan dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA), serta menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 6.600 kilogram CO₂e. Angka ini setara dengan 700.000 kali pengisian daya smartphone atau perjalanan kendaraan berbahan bakar bensin sejauh 33.000–40.000 kilometer.
Direktur & Chief Regulatory Officer XLSMART, Merza Fachys mengatakan,“ Penerapan Zero Waste to Landfill dan Responsible Waste Management, adalah bagian dari komitmen perusahaan dalam mengintegrasikan dan mengimplementasikan prinsip ESG (Environmental, Social and Governance) ke dalam setiap inisiatif bisnis, salah satunya di penyelenggaraan Ultraverse Festival. Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi keberlanjutan terintegrasi XLSMART yang menempatkan ESG sebagai fondasi operasional dan reputasi perusahaan, bukan sekadar program tambahan. Melalui pendekatan ini, setiap penyelenggaraan kegiatan besar dirancang dengan prinsip keberlanjutan yang terukur dan dapat direplikasi.“
Ia menambahkan, penerapan Zero Waste to Landfill bukanlah yang pertama bagi perusahaan. Sejak tahun lalu, konsep serupa telah diterapkan dalam penyelenggaraan AXIS Nation Cup 2025 dengan capaian pengumpulan 4.200 kilogram sampah selama acara berlangsung. Pendekatan ini dinilai memperkuat kepercayaan pelanggan dan mitra terhadap komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan konektivitas yang andal sekaligus bertanggung jawab.
Di Jakarta, penyelenggaraan Ultraverse Festival 2025 mengusung konsep Zero Waste to Landfill bersama Waste4Change, memastikan hampir seluruh timbulan sampah tidak berakhir di TPA. Strategi yang diterapkan meliputi pengurangan dari sumber, pemilahan terpilah, pemanfaatan kembali, daur ulang, hingga konversi residu menjadi energi.
Sementara di Surabaya, pendekatan Reduce Waste to Landfill diterapkan bersama Waste4Change dengan fokus pada pengurangan sampah sejak tahap perencanaan, optimalisasi pemilahan dan daur ulang, serta praktik guna ulang untuk mendukung ekonomi sirkular.
Adapun di Denpasar, Bali, pengelolaan difokuskan pada Food Waste Management. XLSMART memonitor pengelolaan limbah makanan oleh ATLAS sebagai venue yang bermitra dengan Z Bio untuk mengolah limbah makanan terpilah menjadi pakan ternak dan pupuk organik.
Kolaborasi dengan Waste4Change dan Z Bio memastikan sampah dipilah langsung dari sumber agar tidak tercampur dan tidak membebani TPA. Langkah ini dinilai krusial, mengingat konser musik berdurasi setengah hari berpotensi menghasilkan hingga 12.500 kilogram sampah berdasarkan estimasi rata-rata timbulan per orang.
Merza menegaskan, kolaborasi tersebut selaras dengan komitmen ESG perusahaan untuk meminimalkan dampak lingkungan, mendukung ekonomi sirkular, serta mendorong praktik industri yang lebih berkelanjutan di Indonesia.
Manager Marketing Communication & Partnership Waste4Change, Pandu Priyambodo mengatakan,“ Kami mengapresiasi komitmen XLSMART dalam menghadirkan XL Ultraverse Festival sebagai event provider telekomunikasi pertama yang menyelenggarakan konser musik serentak di tiga kota dengan penerapan responsible waste management. Melalui kolaborasi ini, sampah acara dikelola secara bertanggung jawab agar tidak berakhir di TPA, serta berkontribusi pada pengurangan lebih dari 6,6 ton emisi CO₂, setara dengan menumbuhkan lebih dari 300 pohon selama satu tahun.”
Co-founder Z Bio, Fredric Tanuwijoyo mengatakan, “ATLAS sebagai tempat penyelenggaraan Ultraverse Festival Bali telah bermitra dengan Z Bio untuk mengelola limbah makanan secara paling berkelanjutan. Limbah makanan yang telah dipilah diolah menjadi pakan ternak dan pupuk organik, kemudian disalurkan kepada para petani lokal di Bali. Model ekonomi sirkular ini tidak hanya membantu mengatasi permasalahan sampah, tetapi juga mendorong praktik pertanian regeneratif.”
Melalui penyelenggaraan Ultraverse Festival, XLSMART menegaskan posisinya sebagai pelopor praktik event berkelanjutan di industri telekomunikasi Indonesia, dengan ESG sebagai fondasi utama strategi bisnis dan reputasi perusahaan.

