BOYOLALI, MENARA62.COM – Tahapan pemilihan rektor Universitas Boyolali (UBY) setelah sidang senat untuk memilih rektor UBY periode 2026-2030 yang dimenangkan mutlak oleh Burham Pranawa yang saat ini menjabat Direktur Pasca sarjana UBY dengan meraih 12 suara dengan mengalahkan rektor incumbent Nanik Sutarni dengan mendapatkan 3 suara ternyata belum menjadikan Burham Pranawa ditetapkan menjadi rektor, karena masih ada satu tahapan pemilihan lagi untuk menentukan dua orang tersebut terpilih sebagai rektor UBY yakni di pilih oleh dewan Pembina UBY yang saat ini berjumlah 5 orang.
Sehingga meskipun Burhan menang mutlak dipilih oleh senat UBY tapi jika 5 orang dewan Pembina UBY ini tidak menghendaki maka yang jadi bisa Nanik Sutarni jika yang di kehendaki 5 pembina tersebut akan dipilih jadi Rektor UBY.
Sementara itu Forum Alumni Universitas Boyolali (UBY) Basori Rohmad, meminta pada Pembina UBY yang diketuai oleh Daryono mantan Sekda Boyolali tahun 2010 dengan anggota Prijanto, Moh Sahid, Marno Warsito, dan Sri Sukatmi untuk mendengarkan suara kampus yang di wakili oleh Senat dalam pemilihan Rektor UBY. Karena secara demokratis pemilihan rektor oleh senat di menangkan Burham.
Jika pembina UBY tetap milih nanik Sutarni sebagai Rektor UBY periode 2026-2030 karena sudah kalah dalam pemilihan Rektor UBY yang di pilih Senat beberapa waktu lalu dengan kemenangan telak oleh Burham Pranawa 12 suara sedang nanik Sutarni mendapatkan 3 suara, Forum alumni UBY akan melaporkan dugaan tindak pidana pemalsuan beberapa dokumen Nanik Sutarni selama menjabat rektor ke Kepolisian dan melaporkan dugaan tindak pidana korupsi ke Kejaksaan Tinggi, hal ini disampaikan oleh Basori karena sudah konsultasi dengan para penegak hukum itu, ada unsur tindak pidanya.
Untuk itu Basori menegaskan pada para pembina jangan gunakan hak nya untuk memilih Nanik sebagai rektor UBY, selain akan mengkhianati demokrasi dan suara kampus, juga karena akan beresiko terhadap masa depan UBY dengan sudah adanya perubahan kepemimpinan di Boyolali ini. Dan yang jelas 12 orang senat sudah memilih Burhan, kok Pembina nekat milih Nanik, berarti bisa juga ada dugaan sudah dibeli suara pembina yang supaya memilih Nanik, tegas basori.
Makanya pembina harus membuktikan berpihak pada perubahan dan perbaikan kampus kedepannya, tidak memilih status quo yang mengorbankan masa depan universitas kebanggaan wong Boyolali ini. (*)
