SOLO, MENARA62.COM – Direktorat Reputasi, Kemitraan, dan Urusan Internasional (DRKUI) https://io.ums.ac.id/ Universitas Muhammadiyah Surakarta https://www.ums.ac.id/ (UMS) menggelar penyambutan dan orientasi bagi mahasiswa tahun 2026 di Ruang Seminar Pascasarjana UMS. Agenda ini dihadiri oleh 19 mahasiswa asing dan jajaran pimpinan prodi tempat mahasiswa asing akan menempuh studi.
Rektor UMS Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., https://www.ums.ac.id/profile/harun-joko-prayitno menyambut dengan hangat kedatangan dari para mahasiswa asing yang baru menginjakkan kakinya di UMS.
“Selamat datang di UMS, saya berharap kamu bisa adaptif, transformatif, dan merasa nyaman berada di sini. Jadi jangan suka homesick,” ujar Harun, Kamis (9/4).
Sebab menurutnya, UMS terkenal dengan pelayanan dan keramahannya sehingga mahasiswa tidak akan terlalu sering merasa rindu dengan kampung halamannya.
Direktur DRKUI Nurgiyatna, S.T., M.Sc., Ph.D., https://www.ums.ac.id/profile/nurgiyatna juga menyambut kedatangan mahasiswa baru ini. Ia memastikan bahwa kantornya memberikan pelayanan terbaik untuk mahasiswa. Selain itu, mahasiswa juga akan didampingi oleh buddy atau pendamping selama berada di UMS.
Nurgiyatna melaporkan, bahwa pada tahun 2026/2027, terdapat 7.245 pendaftar beasiswa International Priority Scholarship (IPS) yang tersebar dari 101 negara. Pendaftar didominasi dari benua Afrika dengan pendaftar mencapai 3.831.
Selain itu, kesempatan penerima beasiswa IPS dan self-funded yang diterima oleh UMS setiap tahunnya bertambah. Menurut Nurgiyatna ini menjadi komitmen UMS untuk menjadi kampus global. Sebelumnya, di tahun 2024, UMS hanya menerima 22 mahasiswa, lalu pada tahun 2025 menerima 23 mahasiswa. Sedangkan pada tahun 2026 menerima sebanyak 39 mahasiswa. 39 mahasiswa asing ini tersebar untuk menempuh di 18 program studi.
“Kamu terpilih, karena ada 7.245 pendaftar dan yang diterima hanya 39. Mohon gunakan kesempatan ini, lakukan yang terbaik karena kalian telah bersaing dengan banyak pesaing,” ungkapnya.
Salah satu penerima beasiswa IPS UMS, Aya Abusidu dari Palestina (22) memilih menjadi mahasiswa prodi Magister Pendidikan Bahasa Inggris https://www.ums.ac.id/program-studi/magister-pendidikan-bahasa-inggris. Dia mengetahui UMS karena saudaranya telah berkuliah di Indonesia. Lalu ketika dia telah menyelesaikan studi sarjananya, dia memutuskan untuk melanjutkan studi masternya di Indonesia dan memilih UMS.
“Jadi UMS memiliki beasiswa, jadi saya mencoba mendaftar beasiswa ini, dan saya beruntung untuk bisa diterima di sini,” ungkap Aya.
Aya memiliki alasan tersendiri untuk memilih UMS. Namun Aya mengakui bahwa UMS adalah kampus yang terkenal dan banyak warga Palestina yang sudah mengambil studi di UMS.
“Jadi mereka mendorongku untuk mengambil jenjang s2 di kampus ini,” kata Aya.
Setelah satu minggu tinggal di Pesma UMS https://www.ums.ac.id/fasilitas/akomodasi-di-ums/pesantren-mahasiswa , ia merasa bahwa mahasiswa dan warga di sekitar sangat ramah. Ini membuatnya nyaman dan merasa aman. Dia sangat menantikan momen untuk belajar di UMS. Aya juga berharap akan banyak mendapatkan banyak pengalaman. (*)

