MAGETAN, MENARA62.COM – Dua mahasiswa Program Studi Biokewirausahaan Universitas Muhammadiyah Jawa Timur (UMJT) mendapat pengalaman langsung mengenal dunia industri melalui program magang di UPT Industri Kulit dan Produk Kulit Magetan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur.
Kedua mahasiswa tersebut, Mutiara Agustin Suroso dan Abdus Salam Tsabitullah, menjalani praktik kerja lapangan di Seksi Pelayanan Teknis UPT Industri Kulit dan Produk Kulit Magetan.
Program magang berlangsung sejak awal Juli hingga pertengahan September 2026. Adapun pelaksanaan kegiatan di UPT Industri Kulit dan Produk Kulit Magetan berlangsung pada pekan kedua Agustus hingga pekan kedua September 2026.
Mutiara mengangkat tema magang “Penerapan Proses Penyamakan Kulit melalui Pemanfaatan Fasilitas Workshop di UPT Industri Kulit dan Produk Kulit Magetan.”
Sementara itu, Abdus Salam Tsabitullah mengambil tema “Penerapan Finishing Kulit Tersamak melalui Pemanfaatan Fasilitas Workshop di UPT Industri Kulit dan Produk Kulit Magetan.”
Selama magang, keduanya tidak hanya mempelajari proses teknis pengolahan kulit, tetapi juga terlibat dalam sejumlah aktivitas pelayanan di lingkungan UPT.
Mutiara mengatakan, bersama Tsabitullah, dirinya mengerjakan sejumlah tugas, antara lain membantu menginput data laporan order jasa mesin harian dari Seksi Pelayanan Teknis (SPT), menyampaikan SPT kepada operator mesin, serta membantu membuat desain konten informasi mengenai pelayanan jasa mesin di UPT.
“Selain itu juga melakukan kunjungan ke pengrajin ikat pinggang dari kulit untuk melihat gambaran kegiatan usaha produk kulit dari hulu sampai hilir,” ujar Mutiara.
Keduanya juga mengamati secara langsung tahapan proses penyamakan kulit yang dilakukan oleh industri kecil dan menengah (IKM) maupun melalui fasilitas workshop milik UPT.
Pengalaman tersebut memberikan gambaran lebih utuh mengenai ekosistem industri kulit, mulai dari proses pengolahan bahan hingga pemanfaatannya menjadi produk bernilai ekonomi.
Dalam pelaksanaan magang, mahasiswa menggunakan sejumlah metode untuk memperoleh pengetahuan, wawasan, pengalaman, dan informasi. Metode tersebut meliputi observasi, partisipasi terbatas, wawancara, serta dokumentasi yang disesuaikan dengan jenis kegiatan selama program berlangsung.
Bekal Memasuki Dunia Kerja
Kepala Program Studi Biokewirausahaan UMJT, Irfan Miftakhul Fauzi, M.P., mengatakan UPT Industri Kulit dan Produk Kulit Magetan dipilih sebagai lokasi magang karena memiliki peran strategis dalam pelayanan teknis sekaligus pembinaan industri kulit.
Menurutnya, pengalaman tersebut penting untuk mempertemukan pengetahuan akademik mahasiswa dengan praktik di lapangan.
“Tujuan kegiatan magang ini untuk mengenal lingkungan kerja dan peran Seksi Pelayanan Teknis UPT Industri Kulit dan Produk Kulit Magetan, memahami pelaksanaan kegiatan sesuai dengan penempatan yang diberikan, serta menambah wawasan dan pengalaman mengenai dunia kerja melalui observasi dan keterlibatan langsung dalam berbagai kegiatan,” kata Irfan.
Ia berharap pengalaman tersebut dapat membantu mahasiswa memahami dinamika lingkungan kerja sekaligus meningkatkan kompetensi akademik dan profesional.
Dengan terlibat langsung dalam aktivitas pelayanan teknis, proses penyamakan dan finishing kulit, hingga melihat aktivitas usaha pengrajin, mahasiswa Biokewirausahaan UMJT memperoleh pengalaman yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif.
Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal bagi mahasiswa untuk memasuki dunia kerja sekaligus memahami peluang pengembangan usaha di sektor industri produk kulit. (*)
