JAKARTA, MENARA62.COM – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) membuka pendaftaran peserta didik baru (PPDB) untuk SMA Unggul Garuda Baru. Tahun ini, ke-4 sekolah tersebut akan menerima 640 siswa yang berasal dari berbagai daerah.
Keempat lokasi SMA Unggul Garuda yang siap beroperasi pada Juni 2026, yakni di Belitung Timur, Soe, Konawe Selatan, dan Bulungan. Seluruh siswa yang diseleksi secara nasional melalui PPDB tahun ini akan memperoleh beasiswa penuh.
Dikatakan Direktur Jenderal Sains dan Teknologi (Dirjen Saintek), Ahmad Najib Burhani dalam agenda rutin Ngopi Bareng bersama awak media di kantor Kemdiktisaintek, Rabu (18/2), SMA Unggul Garuda lahir dari keberpihakan terhadap talenta terbaik bangsa yang kerap terlewatkan dalam sistem pendidikan.
“Sebanyak 1% yang sering terlewatkan adalah anak-anak pintar, berpotensi sangat tinggi, tetapi belum bisa berkembang maksimal karena berbagai keterbatasan finansial. Ini salah satu filosofi dibentuknya Sekolah Garuda,” ujar Dirjen Najib.
Dalam paparannya, Dirjen Saintek menuturkan SMA Unggul Garuda merupakan program strategis untuk mewujudkan pemerataan pembangunan pendidikan nasional.
“Sekolah ini tidak dibangun di Pulau Jawa, melainkan ditempatkan di wilayah yang memiliki potensi besar namun masih menghadapi tantangan dalam akses serta percepatan pembangunan pendidikan. Kita yakin banyak potensi di daerah yang tidak kalah dengan yang ada di Jawa,” urai Dirjen Najib.
Selain sebagai pemerataan pendidikan, pembangunan SMA Unggul Garuda memiliki motivasi untuk memperkuat talenta-talenta terbaik bangsa dalam bidang STEM (Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika), yang harapannya dapat meningkatkan minat, memenuhi kebutuhan industri, serta menghadirkan ahli-ahli di bidang STEM. Kebijakan ini menjadi komitmen Kemdiktisaintek dalam menghadirkan inovator-inovator terbaik
“Talenta terbaik ini akan dididik dengan karakter, kecintaan terhadap Indonesia, dan menjadi Agent of Change,” ujar Dirjen Najib.
Jadwal Seleksi dan PPDB
Dalam sudut pandang pembelajaran SMA Unggul Garuda, Direktur Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif (SSPT) Ardi Findyartini, juga memaparkan secara lengkap dan menekankan pentingnya kualitas dan kesiapan pendidik yang selaras dengan karakteristik peserta didik yang akan direkrut melalui skema PPDB. Perempuan yang akrab disapa Titin tersebut juga menambahkan bahwa seluruh proses dilaksanakan dengan tata kelola yang akuntabel dan transparan.
“Akan ada empat kurikulum yang akan digunakan, diantaranya kurikulum penguatan STEM, kurikulum nasional, kurikulum pengembangan karakter peserta didik di sekolah berasrama, kurikulum Internasional,” ujar Direktur Titin.
Selain itu Direktur SSPT juga menyampaikan untuk tahun pertama SMA Unggul Garuda Baru Tahun Ajaran 2026/2027 para siswa akan mendapatkan beasiswa penuh untuk biaya pendidikan dan biaya hidup selama di asrama.
Sebagai bagian dari ekosistem pembinaan talenta nasional, lulusan SMA Unggul Garuda akan dipersiapkan untuk melanjutkan pendidikan tinggi terbaik dunia melalui skema Beasiswa Garuda. Program Beasiswa Garuda kini hadir dengan skema yang lebih luas dan inklusif. Tidak lagi hanya berbasis pada Letter of Acceptance (LoA), seleksi juga dapat menggunakan nilai rapor semester 1 hingga 5, dengan pilihan jurusan yang telah terdaftar pada laman resmi Beasiswa Garuda.
“Program ini akan memberikan kesempatan kepada talenta terbaik, baik yang berada di Sekolah Umum maupun Sekolah Garuda untuk berkompetisi dan berkuliah sarjana di Luar Negeri,” papar Direktur Titin.
Hingga saat ini sudah lebih dari 1.200 calon peserta didik baru mendaftarkan diri. Dan baru sekitar 25 persen yang menyelesaikan tahapan adminstrasi.
Selain merilis penerimaan calon peserta didik baru, SMA Unggul Garuda juga sudah memulai proses rekrutmen guru, kepala sekolah, wakil kepala sekolah maupun tenaga kependidikan. Direktur SSPT juga menjelaskan terkait kebutuhan 96 PPPK Guru, 96 Tenaga Kependidikan, empat Kepala Sekolah, dan 16 Wakil Kepala Sekolah di empat titik SMA Unggul Garuda Baru.
Terkait linimasa pelaksanaan, Ditjen Saintek menyampaikan bahwa:
- Pendaftaran GTK (Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, dan Guru) telah dibuka sejak 2 Februari 2026.
- Pendaftaran PPDB SMA Unggul Garuda Baru dibuka sejak 5 Februari 2026.
- Pendaftaran Tenaga Kependidikan untuk jabatan pelaksana dan fungsional akan dibuka mulai 20 Februari 2026.
Sementara itu, proses pembangunan tengah berjalan di Rejang Lebong, Manokwari, dan Mempawah. Ke depan, sekolah-sekolah lainnya akan dibangun di berbagai daerah strategis.
Melalui agenda Ngopi Bareng ini, Ditjen Saintek membuka ruang interaksi langsung bersama media dan publik guna memperluas pemahaman terkait persyaratan, mekanisme seleksi, jadwal, serta keunggulan program SMA Unggul Garuda Baru. SMA Unggul Garuda diharapkan menjadi fondasi penguatan talenta sains dan teknologi nasional sekaligus membuka akses pendidikan unggul secara lebih merata dan berkeadilan.

