KEDIRI, MENARA62.COM – Sebanyak 146 murid kelas IV dan V SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo sukses mengikuti kegiatan English Camp 2026 yang digelar di Arrohman English Center, Kampung Inggris Pare, Kediri, pada 20–23 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari program unggulan sekolah yang rutin dilaksanakan dua tahun sekali untuk memperkuat kemampuan bahasa Inggris murid melalui pembelajaran interaktif dan menyenangkan.
Mengusung tema “English Adventure: Learn and Play in Pare”, English Camp turut didampingi 13 guru pendamping. Mereka berperan menjembatani komunikasi antara murid dan orang tua sekaligus memberi dukungan agar peserta lebih mandiri dalam proses belajar.
Ketua Panitia English Camp 2026, Slamet Rismiyadi, menjelaskan bahwa lingkungan Kampung Inggris Pare sangat mendukung percepatan penguasaan bahasa Inggris secara intensif.
“Metode belajar yang interaktif membuat kemampuan grammar, speaking, dan pronunciation anak-anak lebih terasah. Kami juga melihat kepercayaan diri mereka meningkat saat berkomunikasi,” ujarnya.
Hari pertama diawali dengan pembukaan meriah dan pembagian kelompok belajar. Murid putra dan putri masing-masing dibagi dalam lima kelompok kecil berisi 13–15 peserta, didampingi tutor dari Arrohman English Center. Materi awal difokuskan pada pengayaan vocabulary melalui praktik perkenalan diri dan latihan berbicara di depan umum.
Memasuki hari kedua, peserta mengikuti outing class ke Candi Tegowangi, Plemahan, Kediri. Kegiatan ini memadukan wisata edukasi sejarah dengan praktik bahasa Inggris. Murid mengikuti kompetisi keterampilan berbahasa, permainan edukatif, serta eksplorasi nilai budaya lokal. Suasana makin semarak saat peserta menikmati es krim bersama dengan tertib dan penuh keceriaan.
Puncak kegiatan berlangsung pada hari ketiga melalui acara farewell party. Dalam momen penuh haru tersebut, murid menampilkan berbagai bakat, mulai dari menjadi pembawa acara, story telling, singing, hingga berbagi pengalaman pribadi dalam bahasa Inggris.
Salah satu peserta, Danendra Maheswara Hadinoto, mengaku bangga bisa mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
“Belajar bahasa Inggris langsung di lingkungan yang menggunakan bahasa Inggris itu luar biasa. Kami jadi terbiasa berdialog dengan tutor dan teman, serta lebih percaya diri untuk berbicara,” tuturnya.
Kegiatan ditutup dengan perpisahan hangat bersama tim Arrohman English Center. Meski diwarnai haru, para murid membawa pulang pengalaman berharga serta semangat baru untuk terus mengembangkan kemampuan bahasa Inggris mereka sepulang ke Solo. (*)
