31.9 C
Jakarta

Kolaborasi Internasional UNIMMA dan UiTM Malaysia, Optimalkan Wawasan dan Kualitas Keperawatan Penanganan Thalassemia

Baca Juga:

MAGELANG,MENARA62.COM – Untuk memperluas wawasan dan meningkatkan kualitas perawatan thalassemia, Program Studi D3 dan S1 Keperawatan dari Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) menyelenggarakan kuliah tamu yang bekerja sama dengan Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia. Acara ini berlangsung pada Rabu (26/2) di Aula Fikes, dengan menghadirkan Assoc. Prof. Ts. Dr. Wan Ismahanisa Ismail dari UiTM Malaysia sebagai pembicara utama.

Dr. Heni Setyowati Esti Rahayu, S.Kp, M.Kes, Dekan Fikes UNIMMA, menekankan dalam sambutannya pentingnya pemahaman mendalam bagi tenaga keperawatan mengenai penyakit genetik thalassemia. Penyakit ini tidak hanya mempengaruhi produksi hemoglobin tetapi juga membawa dampak jangka panjang bagi para penderitanya. “Di Indonesia, pengobatan thalassemia termasuk salah satu yang paling menelan biaya besar dan menempati urutan kelima sebagai penyakit tidak menular setelah jantung, gagal ginjal, kanker, dan stroke,” jelasnya.

“Sebagai ners, kita harus memahami betul bagaimana memberikan asuhan perawatan yang tepat bagi pasien thalassemia,” tambahnya.

Lebih lanjut, Heni menambahkan bahwa kuliah tamu ini memberi mahasiswa kesempatan untuk menyerap wawasan baru dan memperkaya pengetahuan yang dapat diterapkan dalam praktik keperawatan sehari-hari. Dengan kesempatan berdiskusi langsung dengan ahli internasional, mahasiswa didorong untuk aktif bertanya dan berbagi pengalaman.

Tidak berhenti di situ, acara berlanjut dengan kegiatan Pengabdian Masyarakat yang melibatkan perawat anak di RSUD Tidar Kota Magelang. Ini menjadi ajang bagi akademisi UNIMMA dan UiTM untuk bertukar ilmu dan pengalaman praktis dalam merawat pasien thalassemia di lapangan.

Kolaborasi dalam bentuk kuliah tamu dan pengabdian masyarakat ini diharapkan tak hanya meningkatkan manfaat akademis, tetapi juga memperkuat kerja sama internasional antara kedua institusi dalam ranah kesehatan. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!