30 C
Jakarta

MABIT Tapak Suci UMS Perkuat Keimanan dan Silaturahmi

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM – Tapak Suci Unit 003 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sukses telah menyelenggarakan acara Malam Bina Iman dan Taqwa (MABIT ) pada Sabtu – Ahad, 28-1 Maret 2026. Kegiatan ini bertempat di SDIT Muhammadiyah Al-Kautsar Gumpang, Kartasura, Sukoharjo.

 

MABIT pada tahun ini mengusung tema “Satu Malam Berjuta Makna : Dekat dengan Allah, Akrab dengan Sesama” dengan tujuan untuk meningkatkan keimanan, ketaqwaan, serta untuk mempererat tali silaturahmi antar anggota Tapak Suci Unit 003 UMS. Program ini merujuk pada Pedoman Hidup Warga Muhammadiyah (PHIWM) tentang kehidupan berorganisasi, khususnya pada poin ke-4 dan ke-12.

 

Kegiatan ini diprakarsai dari Departemen Keislaman dan Kemuhammadiyahan, yang mendapatkan dukungan penuh antusias dan semangat dari pengurus lain bahkan Pimpinan Umum, untuk dapat menggelar MABIT yang hanya dilakukan satu kali dalam satu tahun, yaitu pada bulan Ramadan.

 

Muhammad Hasbi Assidqi, selaku ketua panitia menegaskan bahwasanya MABIT ini adalah pembuktian bahwa anggota tapak suci tidak hanya dilatih dan dituntut kuat secara fisik, tetapi juga harus kokoh dalam spiritual dan berakhlak mulia.

 

“Di tapak suci tidak hanya membentuk pribadi yang kuat secara fisik, tetapi juga kokoh secara spiritual dan berakhlak mulia. Harapannya, nilai-nilai yang kita dapatkan dalam kegiatan ini dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di kampus, di organisasi, maupun di tengah masyarakat,” ujarnya, Jumat (6/3).

 

 

Dalam suasana penuh kekhidmatan, kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Pendekar sekaligus salah satu pendiri Tapak Suci Unit 003 UMS yakni Yusuf Ibrahim S.Psi. Dalam sambutannya, Yusuf menyampaikan bahwa mabit tidak hanya sekedar untuk menambah atau memperkuat kualitas keimanan kita akan tetapi juga mempererat tali kekeluargaan antar anggota dari tahun ke tahun. Ia juga mengapresiasi dengan diadakannya kegiatan MABIT ini.

 

“Saya bersyukur dan merasa senang karena acara MABIT ini masih dijalankan dan dilaksanakan hingga saat ini, dulu mabit itu dilaksanakan hingga 1 pekan atau 7 hari penuh dengan menu buka seadanya dan tanpa kemewahan,” ujarnya.

 

Berbagai rangkaian acara digelar, mulai dari berbagi takjil, buka puasa bersama, tarawih, kajian keislaman, muhasabah, sarasehan atau silaturahmi antar generasi Tapak Suci Unit 003 UMS hingga qiyamul lail dan tadarus bersama.Seluruh rangkaian kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas ibadah serta mempererat ukhuwah Islamiyah di antara seluruh peserta.

 

Selain rangkaian kegiatan keagamaan dan keakraban, MABIT juga diisi dengan aksi sosial berupa pembagian takjil. Menjelang waktu berbuka, panitia dan anggota UKM Tapak Suci turun ke jalan untuk membagikan puluhan porsi takjil kepada masyarakat. Aksi ini juga menjadi suatu bentuk kepedulian sosial sekaligus pengimplementasian nilai-nilai keislaman yang diajarkan dalam organisasi, terkhususnya Muhammadiyah.

 

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa UKM Tapak Suci tidak hanya sekadar wadah olahraga, tetapi juga sebagai sarana pembinaan keislaman bagi mahasiswa. Harapannya melalui kegiatan MABIT ini dapat meningkatkan semangat dalam mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!