SOLO, MENARA62.COM – Masa depan bukanlah sesuatu yang hanya ditunggu, melainkan sesuatu yang perlu direncanakan dan dipersiapkan sejak dini. Kesadaran inilah yang coba ditanamkan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pendidikan (KKN-Dik) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui kegiatan seminar karir bertajuk “Membangun Mimpi, Menata Karier, dan Menyiapkan Masa Depan” yang diselenggarakan di SMK Muhammadiyah 3 Giriwoyo.
Kegiatan ini dirancang sebagai ruang inspiratif bagi para siswa, khususnya siswa tingkat akhir, yang dalam waktu dekat akan menyelesaikan pendidikan mereka di bangku sekolah menengah kejuruan. Tidak sedikit dari mereka yang masih merasa ragu dalam menentukan langkah selanjutnya, apakah akan langsung memasuki dunia kerja, melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, atau bahkan mencoba merintis usaha sendiri.
Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKN-Dik UMS berinisiatif menghadirkan kegiatan yang tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga inspiratif. Melalui seminar ini, para siswa diharapkan dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai berbagai peluang masa depan serta strategi yang dapat dilakukan untuk meraih cita-cita mereka.
Seminar ini menghadirkan narasumber utama Dias Aziz Pramudita, S.Pd., M.Cs., seorang dosen muda dari UMS yang dikenal aktif dalam bidang pendidikan dan pengembangan teknologi.
Dalam pemaparannya, Dias Aziz Pramudita, S.Pd., M.Cs., tidak hanya menyampaikan materi secara teoritis mengenai perencanaan karir, tetapi juga berbagi pengalaman pribadi tentang perjalanan hidupnya dalam menempuh pendidikan hingga mencapai karir akademik.
“Berbagai tantangan, proses belajar, serta perjuangan yang harus dilalui sejak menempuh pendidikan sarjana hingga melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi,” ungkapnya, Kamis, (12/3).
Dengan gaya penyampaian yang komunikatif dan penuh semangat, Dias berhasil menciptakan suasana seminar yang interaktif. Para siswa tidak hanya mendengarkan, tetapi juga diajak untuk berpikir kritis mengenai potensi diri, minat, serta tujuan hidup yang ingin dicapai.
Dalam kesempatan tersebut, Dias Aziz Pramudita, S.Pd., M.Cs., juga menekankan bahwa lulusan sekolah kejuruan memiliki keunggulan tersendiri, terutama dalam hal keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
“Karier bukan tentang siapa yang paling cepat sampai, tetapi tentang siapa yang paling konsisten membangun fondasi mimpinya. Siswa SMK memiliki bekal keterampilan yang sangat berharga. Tinggal bagaimana kalian berani menentukan arah dan terus berusaha mengembangkan diri,” ujarnya.
Pesan tersebut disambut dengan antusias oleh para peserta seminar yang tampak semakin termotivasi untuk mulai memikirkan langkah-langkah nyata dalam merencanakan masa depan mereka.
Bagi tim mahasiswa KKN UMS, kegiatan seminar ini tidak hanya sekedar menjalankan program kerja selama masa pengabdian di masyarakat. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral untuk membantu para siswa dalam mempersiapkan masa depan mereka.
Para mahasiswa menyadari bahwa masa transisi dari dunia sekolah menuju dunia kerja atau perguruan tinggi sering kali menjadi fase yang penuh kebingungan bagi sebagian siswa. Oleh karena itu, mereka berupaya menghadirkan kegiatan yang dapat memberikan motivasi sekaligus wawasan yang bermanfaat.
Salah satu panitia penyelenggara, Aisyah Aditya Wulandari menyampaikan bahwa tujuan utama dari kegiatan yang digelar pada Senin, (9/2) itu adalah memberikan dorongan semangat kepada para siswa agar berani bermimpi dan memiliki arah tujuan yang jelas setelah lulus.
“Kami tidak ingin adik-adik lulus hanya dengan membawa ijazah di tangan. Kami berharap mereka juga membawa semangat, motivasi, serta gambaran yang lebih jelas mengenai masa depan yang ingin mereka capai,” pungkasnya. (*)
