BOYOLALI, MENARA62.COM – SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Banyudono menggelar Resepsi Milad ke-18 yang dirangkaikan dengan Halal Bi Halal pada Sabtu (11/4/2026). Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kehangatan di halaman sekolah, dihadiri jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah Banyudono, tokoh masyarakat, wali murid, serta keluarga besar sekolah.
Ketua panitia, Kresna Setyawan, menyampaikan bahwa milad ke-18 ini menjadi momentum rasa syukur atas perjalanan panjang sekolah dalam berkontribusi di dunia pendidikan.
“Milad ini menjadi ajang memperkuat sinergi seluruh elemen sekolah untuk terus maju dan berkembang,” ujarnya.
Acara dilanjutkan dengan pembacaan ikrar Halal Bi Halal oleh Danang Eko yang mengajak seluruh hadirin untuk saling memaafkan dan mempererat ukhuwah Islamiyah.
Dalam sambutannya, Ketua PCM Banyudono, Danto Krissuwarno, menegaskan pentingnya menjaga kebersamaan serta meningkatkan kualitas amal usaha Muhammadiyah, khususnya di sektor pendidikan. Ia juga mengapresiasi perkembangan SD Muhammadiyah PK Banyudono yang semakin diminati masyarakat.
Sementara itu, sambutan Kepala Sekolah Pujiono yang tengah menjalankan tugas dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah, dibacakan oleh Iin Marlinda. Dalam sambutannya, disampaikan komitmen sekolah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat karakter Islami, serta mengembangkan inovasi pembelajaran.
Suasana semakin semarak dengan pembacaan pantun Milad ke-18 yang sarat makna dan harapan bagi kemajuan sekolah.
Puncak acara diisi tausiyah oleh Yopie Ibrahim yang mengulas makna Halal Bi Halal melalui filosofi “4L”, yakni Lebaran (kembali fitrah), Leburan (melebur dosa), Luberan (melimpah kebaikan), dan Laburan (menghias diri dengan akhlak mulia).
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan pesan penting dalam mendidik anak di era modern, seperti mengurangi bentakan, memperbanyak pelukan, membangun komunikasi tanpa distraksi, hingga mengontrol penggunaan gawai pada anak.
Pesan tersebut mendapat sambutan antusias dari para wali murid sebagai bekal menghadapi tantangan pendidikan di era digital.
Kegiatan ditutup dengan suasana penuh kehangatan melalui saling bersalaman antar warga sekolah, guru, dan wali murid, menegaskan semangat kebersamaan yang semakin erat.
Mengusung tagline “Sekolahnya Calon Pemimpin Bangsa”, Milad ke-18 ini menjadi tonggak penting bagi SD Muhammadiyah PK Banyudono untuk terus melangkah maju dalam mencetak generasi yang saleh, cerdas, kreatif, dan mandiri. (*)
