30 C
Jakarta

MPI PDM Sleman Gandeng FEB UMY, Tingkatkan Reputasi Sekolah

Baca Juga:

SLEMAN, MENARA62.COM
Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sleman terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas dan reputasi sekolah Muhammadiyah di era digital. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menggandeng Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dalam kegiatan Pelatihan Pengelolaan Media Sosial bagi SMA/SMK Muhammadiyah se-Kabupaten Sleman pada Selasa (11/2) di Gedung Ki Bagus Hadikusumo E3 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Dyah Titis Kusuma Wardani, S.E., MIDEC., Ph.D dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Yogyakarta menyampaikan bahwa : “Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dan staf sekolah dalam membuat konten yang efektif dan menarik, meningkatkan kesadaran guru dan staf sekolah tentang pentingnya pengelolaan media sosial untuk meningkatkan reputasi sekolah, meningkatkan kemampuan guru dan staf sekolah dalam menganalisis dan mengevaluasi hasil pengelolaan media sosial, sebagai upaya memperkuat citra positif sekolah melalui pemanfaatan media sosial yang profesional, kreatif, dan terarah”

Menurut ketua panitia yang sekaligus ketua MPI PDM Sleman, Arief Hartanto, S.E., bahwa pelatihan diikuti oleh 30 perwakilan guru, tim humas, serta pengelola media digital dari berbagai SMA dan SMK Muhammadiyah di Sleman.

Arief Hartanto, S.E. menyampaikan bahwa media sosial saat ini menjadi salah satu wajah utama sekolah di mata masyarakat, “Reputasi sekolah tidak hanya dibangun melalui prestasi akademik dan fasilitas, tetapi juga melalui bagaimana sekolah hadir dan dikenal di ruang digital. Media sosial menjadi sarana penting untuk membangun citra dan kepercayaan publik,” ujar Arief.

Pelatihan ini menghadirkan narasumber praktisi marketing branding, Rayna Akhsan yang memberikan materi seputar pentingnya strategi media sosial dalam menjaga citra dan reputasi sekolah, termasuk bagaimana menyusun konten medsos yang informatif, menarik, meningkatkan follower dan engagement serta menganalisa medsos dan tindaklanjutnya sebagaimana disampaikan H. Wahdan Arifudin S.Pd Sekretaris MPI PDM SLeman pada Rabu siang.

Selain itu, peserta juga mendapatkan pembekalan teknis berupa editing video, oleh Husein Rahman dari FEB UMY. Edit video dengan capcut sebagai salah satu keterampilan utama dalam membuat konten kreatif untuk platform seperti Instagram, facebook, youtube, maupun TikTok.

Para peserta tampak antusias mengikuti sesi praktik, mulai dari pembuatan konsep video pendek, teknik pengambilan gambar sederhana, hingga proses editing menggunakan aplikasi capcut yang mudah digunakan.

Dengan adanya kegiatan ini, PDM Sleman melaui Wakil ketua yang membidangi MPI, Eko Sumardiyanto dalam sambutannya berharap sekolah-sekolah Muhammadiyah semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi, mampu membangun branding yang kuat, serta meningkatkan daya saing dalam dunia pendidikan.

Kegiatan pelatihan ini juga menjadi bentuk sinergi nyata antara Amal Usaha Muhammadiyah di bidang pendidikan dengan perguruan tinggi Muhammadiyah, dalam rangka memajukan pendidikan yang unggul dan berkemajuan di Kabupaten Sleman.

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!