SOLO, MENARA62.COM – Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Kwartir Daerah (Kwarda) Kota Surakarta menggelar kegiatan Orientasi dan Upgrading Pelatih Qobilah Tahun 2026 pada Sabtu–Ahad, 14–15 Februari 2026. Kegiatan ini dipusatkan di SMP Muhammadiyah PK Kottabarat dan diikuti 121 peserta dari seluruh perguruan Muhammadiyah se-Kota Surakarta.
Peserta terdiri atas wakil kepala sekolah (wakasek) dan pelatih qobilah dari jenjang SD, SMP, SMA, MA, MTs, hingga SMK. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk penguatan tata kelola dan penyamaan persepsi gerakan kepanduan di lingkungan sekolah Muhammadiyah.
Ketua panitia, Ramanda Agus DS, menyampaikan bahwa persiapan kegiatan telah dilakukan secara maksimal sehari sebelum pelaksanaan.
“Alhamdulillah, hari ini kami melakukan pengecekan akhir untuk kegiatan orientasi dan upgrading. Peserta yang hadir adalah wakasek dan pelatih qobilah se-Kota Surakarta dari berbagai jenjang pendidikan. Insyaallah, kegiatan berlangsung Sabtu sampai Ahad dengan jumlah peserta 121 orang,” ujarnya saat ditemui di sela-sela persiapan, Jumat (13/2/2026).
Menurut Ramanda, kegiatan ini bertujuan sebagai penyegaran sekaligus persiapan menuju agenda Jaya Melati yang direncanakan berlangsung pada Juli 2026. Selain itu, orientasi dan upgrading ini menjadi momentum penting untuk memperkuat administrasi dan sistem pembinaan HW di tingkat qobilah.
Ia menegaskan, penyeragaman administrasi dan pemahaman ke-HW-an sangat dibutuhkan agar tidak terjadi perbedaan persepsi yang berpotensi menjadi hambatan di lapangan.
“Kami ingin ada penyamaan persepsi dan penguatan administrasi ke-HW-an di seluruh qobilah se-Kota Surakarta. Dengan begitu, semua sekolah memiliki pemahaman yang sama dan bisa bergerak lebih kompak,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, Kwarda HW Kota Surakarta berharap seluruh qobilah di lingkungan Muhammadiyah semakin solid, tertib administrasi, dan siap menyukseskan program-program strategis, termasuk Jaya Melati 2026.
Orientasi dan upgrading ini sekaligus menjadi komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas pembinaan karakter, kepemimpinan, serta kedisiplinan kader melalui Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan di Kota Surakarta. (*)

