30 C
Jakarta

Outing Class Boyolali, Belajar Islam Lewat Wayang

Baca Juga:

BOYOLALI, MENARA62.COM – Suasana belajar yang berbeda dirasakan 66 murid kelas IV SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo saat mengikuti kegiatan outing class di pelataran Masjid Besar Ciptomulyo Pengging, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali, Kamis (9/4/2026).

Mengusung tema “Menghidupkan Nilai Islam Berkemajuan”, kegiatan ini memadukan pembelajaran Kemuhammadiyahan dengan seni budaya melalui media wayang golek. Pemilihan lokasi yang merupakan bangunan cagar budaya ini dinilai strategis karena memiliki nilai historis dalam perkembangan syiar Islam di wilayah Solo dan sekitarnya.

Dalam kegiatan tersebut, murid mendapatkan materi dari Ki Pujiono. Dengan gaya khas seorang dalang, ia menyampaikan materi Kemuhammadiyahan melalui pertunjukan wayang golek yang interaktif dan penuh pesan moral.

“Saat ini kalian sedang menempuh perjalanan ilmu. Lakukan dengan sungguh-sungguh dan jadilah generasi yang mampu menorehkan karya bermanfaat bagi masa depan,” pesannya di hadapan para murid.

Koordinator Tim Kelas IV, Eka Pratiwi Nugrahini, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menghadirkan pengalaman belajar yang kontekstual dan menyenangkan. Menurutnya, media wayang golek terbukti efektif dalam membantu murid memahami konsep Kemuhammadiyahan.

“Melalui pendekatan budaya, murid tidak hanya memahami materi secara teori, tetapi juga merasakan langsung nilai-nilai yang terkandung di dalamnya,” ujarnya.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya sekolah dalam menanamkan kecintaan terhadap budaya bangsa di tengah arus modernisasi.

Salah satu murid, Muhammad Romy Aditya, mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut. Ia menilai pembelajaran melalui wayang golek membuat materi lebih mudah dipahami dan tidak membosankan.

“Belajarnya jadi lebih seru. Saya jadi lebih paham pesan yang disampaikan melalui tokoh wayang,” ungkapnya.

Melalui outing class ini, sekolah berharap dapat membentuk karakter murid yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki nilai religius, berwawasan budaya, serta mampu mengamalkan nilai Islam berkemajuan dalam kehidupan sehari-hari. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!