33.4 C
Jakarta

Pelari Cilik Tiga Tahun Tuntaskan Edu Fun Run UMS

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM – Langkahnya kecil, usianya baru tiga tahun. Namun, Khaizuran Abqory Abrisam Al Hafidzh tak mau menyerah begitu saja di lintasan Edu Fun Run Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta (FKIP UMS) ums.ac.id.

 

Dengan nomor peserta A0208, pelari cilik asal Karanganyar itu menuntaskan lintasan dengan berlari dan berjalan secara bergantian. Yang membuat aksinya mencuri perhatian, Abqory tetap melanjutkan perjalanan tanpa meminta digendong.

 

Aksi Abqory menjadi salah satu cerita menarik dalam Edu Fun Run FKIP UMS yang digelar di Surakarta, Ahad (13/9/2026). Lebih dari 800 peserta mengikuti kegiatan yang memadukan olahraga, pendidikan, rekreasi, dan kebersamaan tersebut.

 

Di tengah ratusan peserta dengan usia yang beragam, langkah kecil Abqory justru menjadi pemandangan yang mengundang perhatian.

 

Ia terus bergerak dengan kemampuannya sendiri. Sesekali berlari, sesekali berjalan, tetapi tetap menuju garis akhir hingga berhasil menyelesaikan lintasan.

 

Bagi penyelenggara, kehadiran Abqory seolah memperlihatkan secara sederhana pesan yang ingin dibawa Edu Fun Run FKIP UMS: aktivitas fisik dapat dikenalkan sejak usia dini dan semangat bergerak tidak mengenal batas usia.

 

Edu Fun Run FKIP UMS merupakan kegiatan perdana yang digelar dalam rangka Milad ke-58 FKIP UMS, satu dasawarsa Pendidikan Jasmani UMS, sekaligus momentum grand launching Program Magister (S2) Pendidikan Jasmani FKIP UMS.

 

Kegiatan diawali pembukaan oleh Dekan FKIP UMS Prof. Dr. Anam Sutopo, M.Hum., bersama para wakil dekan. Setelah itu, peserta mengikuti lari bersama yang dilanjutkan dengan senam, hiburan, dan penyerahan apresiasi kepada peserta.

 

Anam mengatakan, Edu Fun Run tidak semata-mata menjadi bagian dari perayaan hari jadi. Kegiatan tersebut juga dirancang sebagai ruang untuk membangun kebiasaan hidup sehat sekaligus menghadirkan kegembiraan bersama.

 

“Edu Fun Run ini tidak serta-merta hanya hari jadi UMS sekaligus Dirgahayu FKIP yang ke-68, tetapi menjadi bagian dari semarak hidup kita, bagian dari penyehat hidup kita, dan bagian dari penggembira hidup kita,” ujar Anam, Selasa (15/9/2026).

 

Menurut dia, kegiatan tersebut menjadi bagian awal dari rangkaian semarak milad yang diharapkan terus berkembang. Edu Fun Run juga tidak terlepas dari perjalanan Program Studi Pendidikan Jasmani UMS.

 

Momentum tersebut bertepatan dengan turunnya Surat Keputusan (SK) Program Studi S1 Pendidikan Jasmani sekaligus menjadi bagian penting dalam pengenalan Program Magister Pendidikan Jasmani FKIP UMS.

 

Bukan Sekadar Lari

 

Ketua Panitia Edu Fun Run sekaligus Ketua Program Studi Pendidikan Jasmani FKIP UMS, Dr. Eko Sudarmanto, S.Pd., M.Or., mengatakan kegiatan tersebut membawa pesan bahwa bergerak merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari.

 

Melalui tema “Move For Knowledge”, pihaknya ingin mempertemukan semangat olahraga dengan semangat belajar.

 

“Edu Fun Run menjadi momentum untuk mengajak masyarakat memahami bahwa bergerak adalah bagian dari kehidupan. Melalui tema Move For Knowledge, kami ingin menggabungkan semangat olahraga dengan semangat belajar,” kata Eko.

 

Menurut dia, tubuh yang aktif dan sehat menjadi modal untuk menjalani aktivitas akademik, pekerjaan, maupun kehidupan sosial secara lebih produktif.

 

Karena itu, olahraga tidak harus selalu dipahami sebagai kompetisi. Aktivitas fisik juga dapat menjadi kegiatan rekreatif yang menyenangkan sekaligus memperkuat kebersamaan.

 

“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada pelaksanaan satu event. Semangat yang dibangun melalui Edu Fun Run dapat diteruskan dalam kehidupan sehari-hari dengan membiasakan aktivitas fisik,” ujarnya.

 

Eko menilai, ketika masyarakat mulai menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup, nilai pendidikan jasmani akan semakin terasa dalam kehidupan sehari-hari.

 

Momentum Satu Dasawarsa Pendidikan Jasmani

 

Lebih dari sekadar kegiatan lari, Edu Fun Run juga menjadi penanda perjalanan Program Studi Pendidikan Jasmani UMS yang memasuki usia satu dasawarsa.

 

Eko mengatakan, usia 10 tahun menjadi momentum untuk kembali meneguhkan jati diri Pendidikan Jasmani UMS dalam pengembangan pendidikan, olahraga, kesehatan, serta kontribusi kepada masyarakat.

 

“Momentum ini sangat penting bagi Pendidikan Jasmani yang pada hari ini genap berusia sepuluh tahun. Ini menjadi momentum untuk meneguhkan kembali jati diri Pendidikan Jasmani,” kata Eko.

 

Pada momentum yang sama, FKIP UMS memperkenalkan keluarga akademik baru melalui grand launching Program S2 Pendidikan Jasmani.

 

Dengan demikian, semangat yang ditampilkan dalam Edu Fun Run bukan hanya tentang siapa yang paling cepat mencapai garis akhir. Langkah Abqory, pelari cilik berusia tiga tahun, justru menjadi pengingat bahwa setiap perjalanan memiliki makna ketika seseorang mau terus bergerak.

 

Di lintasan itu, Abqory mungkin menjadi salah satu peserta paling kecil. Namun, keberaniannya untuk menyelesaikan perjalanan tanpa meminta digendong menjadi cerita yang justru sulit dilupakan dari Edu Fun Run FKIP UMS. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!