SOLO, MENARA62.COM — Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) bersama Pemuda Muhammadiyah Cabang Kota Bengawan menggelar Pengajian dan Buka Puasa Bersama, Selasa (17/3/2027). Kegiatan berlangsung di lantai 3 Masjid Nurul Hidayah Mojo-Semanggi dengan mengusung tema “Perkuat Ukhuwah Dalam Bulan Penuh Berkah”.
Acara dihadiri Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kota Bengawan, Ghofar Ismail, serta sejumlah organisasi otonom (Ortom) Muhammadiyah. Dalam kesempatan tersebut, Ghofar Ismail juga menyampaikan tausyiah yang menekankan pentingnya penguatan ukhuwah dan kaderisasi di lingkungan Persyarikatan.
Usai tausyiah, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian bingkisan Lebaran kepada kader secara simbolis. Momentum ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus kepedulian terhadap kader muda Muhammadiyah yang aktif dalam kegiatan dakwah.
Ketua PCPM Kota Bengawan, Candra Cahyadi, mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat sinergi organisasi.
“Alhamdulillah, kegiatan ini dihadiri Ketua PCM Kota Bengawan serta Ortom. Ini menjadi ajang silaturahmi untuk menyatukan visi misi dalam menegakkan dakwah Islam melalui Persyarikatan Muhammadiyah,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi pijakan awal untuk menyongsong agenda besar pasca-Ramadan yang membutuhkan dukungan lintas elemen.
“Insyaallah setelah Ramadan kita akan menghadapi proyek besar. Dari kegiatan ini diharapkan semakin solid, kuat, dan mampu bersinergi,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua PCM Kota Bengawan, Ghofar Ismail, memberikan apresiasi terhadap inisiatif Pemuda Muhammadiyah. Ia menilai kegiatan tersebut merupakan bagian penting dalam proses pengkaderan di tingkat cabang.
“Kegiatan ini sangat baik sebagai bentuk pengkaderan. Apalagi program mubaligh muda Muhammadiyah di Kota Bengawan telah berjalan dan mampu mengisi kebutuhan dakwah,” jelasnya.
Menurutnya, keberlanjutan kegiatan serupa akan berdampak positif dalam melahirkan kader-kader unggul, termasuk memperkuat peran Nasyiatul Aisyiyah sebagai bagian dari Ortom Muhammadiyah.
Ghofar berharap, sinergi antara Pemuda Muhammadiyah, KOKAM, dan seluruh Ortom dapat terus terjalin demi memajukan Persyarikatan Muhammadiyah di Kota Bengawan.
“Semoga kegiatan ini berkesinambungan dan mampu mencetak kader yang siap berkontribusi bagi Muhammadiyah dan masyarakat,” tandasnya. (*)

