30.1 C
Jakarta

Perpaduan Budaya dan Spiritualitas di Jalur Wisata Borobudur – Kaliurang

Baca Juga:

YOGYAKARTA, MENARA62.COM

Sebuah perpaduan harmonis antara tradisi leluhur dan nilai-nilai keislaman mewarnai akhir pekan di wilayah Sleman yakni perpaduan Majelis Pengajian One Day One Juz Tali Qur’an berkolaborasi dengan warga Dusun Ngabean dan Kendal dalam gelaran “Kirab Gunungan dalam Rangka Khotaman dan Khoul Akbar serta Maulid Nabi Muhammad SAW” yang berlangsung pada Minggu, 23 Agustus 2026.
Kegiatan yang berpusat di Rest Area dan Griya Dahar Tan Li Nyo yang terletak pinggir jalan Tempel-Pakem KM 3 dan disebelah Kali Nyoho yang berada di Kendal Turi Sleman ini diproyeksikan menjadi magnet budaya dan wisata religi di jalur strategis menuju Candi Borobudur dan Kaliurang .
Ketua Panitia, M. Iskandar, S.Ag., menjelaskan bahwa acara ini merupakan agenda tahunan yang mengemas beberapa kegiatan sakral dalam satu rangkaian. “Kami menggabungkan Kirab Gunungan untuk memperingati Maulid Nabi, Khotmil Qur’an 30 Juz yang merupakan program rutin, serta Khoul Akbar untuk mengenang cikal bakal pendiri dusun,” ujarnya .
Tradisi khaul atau ziarah kubur ini menjadi momen penting untuk menghormati jasa Raden Ngabei Rangsang Pati dan Simbah Wongso Karno selaku tokoh pendiri Dusun Ngabean dan Kendal .
Rute kirab akan dimulai dari Masjid Baiturrahim Dusun Kendal pada pukul 09.30 WIB, melintasi Padukuhan Kendal menuju Tan Linyo dilepas Lurah Desa Bangunkerto dan Dukuh Kendal Agus Dwi Subekti .
Sementara Bregodo Wongso Manggala dari Kendal sejumlah 60 personil yang telah tampil diberbagai event local sampai propinsi ini memulai prosesi dari masjid Kendal Kirab menuju Joglo Tan linyo bergabung bersama bregodo lainnya dan dilanjutkan upacara mrucah dua gunungan.
Dua gunungan raksasa yang diarak oleh prajurit dan bregodo dari kedua dusun, menyimbolkan rasa syukur dan kemakmuran. “Dua gunungan ini adalah simbol gotong royong dan hasil bumi yang akan kami perebutkan dalam acara ‘Rayahan’ di puncak acara,” tambah Riyandaru selaku Sekretaris Panitia .
Puncak acara akan diisi dengan Semaan Al-Qur’an, Pengajian Akbar yang menghadirkan penceramah Ibu Nyai Ani Masruroh dari Magelang, serta perebutan gunungan yang selalu dinantikan warga .
Lokasi kegiatan yang berada di pinggir jalan raya Tempel – Turi dinilai sangat strategis. Jalur yang merupakan akses utama menuju kawasan wisata Kaliurang dan Candi Borobudur ini diprediksi akan disaksikan oleh ratusan hingga ribuan pengendara yang melintas.
Hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan sponsor yang ingin mempromosikan produknya karena tempat ini sangat potensial untuk promosi.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang syiar dan silaturahmi, tetapi juga mampu melestarikan nilai-nilai sejarah dan budaya serta memberikan dampak positif bagi perekonomian warga sekitar,” pungkas M. Iskandar .

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!