YOGYAKARTA, MENARA62.COM — Kabar duka menyelimuti keluarga besar ‘Aisyiyah. Dyah Siti Nur’aini, mantan Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) ‘Aisyiyah periode 2010–2022, wafat pada Sabtu, 22 Agustus 2026, dalam usia 69 tahun.
Dyah Siti Nur’aini mengemban amanah sebagai Sekretaris Umum PP ‘Aisyiyah selama dua periode, yakni 2010–2015 dan 2015–2022. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Persyarikatan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah.
Jenazah almarhumah dijadwalkan dimakamkan pada Ahad, 23 Agustus 2026 pukul 10.00 WIB di Pemakaman Jomprenan Saripan, Kartasura.
Ketua Umum PP ‘Aisyiyah, Salmah Orbayinah, mengenang Dyah sebagai sosok yang hangat, ramah, dan mampu mengayomi orang-orang di sekitarnya.
“Bu Dyah itu sosok yang ngemong. Beliau sangat ramah dan selalu menerima anggota ‘Aisyiyah yang datang kepada beliau dengan baik,” ujar Salmah.
Menurut Salmah, karakter tersebut membuat Dyah dekat dengan banyak anggota ‘Aisyiyah. Selama menjalankan amanah sebagai Sekretaris Umum PP ‘Aisyiyah, almarhumah dinilai memiliki peran penting dalam mendampingi sekaligus menguatkan gerakan ‘Aisyiyah.
Selain pernah memimpin di tingkat pusat ‘Aisyiyah, Dyah juga memiliki pengalaman panjang dalam gerakan perempuan muda Muhammadiyah. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Nasyiatul ‘Aisyiyah periode 1995–2000.
Jejak pengabdian tersebut membuat sosok Dyah Siti Nur’aini dikenang tidak hanya karena amanah kepemimpinan yang pernah diembannya, tetapi juga karena kepedulian dan sikap mengayomi kepada sesama.
Bagi keluarga besar ‘Aisyiyah, kepergian Dyah menjadi kehilangan besar. Sosoknya meninggalkan teladan tentang keramahan, kepedulian, dan pengabdian dalam membangun gerakan.
PP ‘Aisyiyah menyampaikan doa terbaik bagi almarhumah. ‘Aisyiyah berharap Allah SWT menerima seluruh amal ibadahnya, mengampuni segala khilaf dan kesalahannya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya.
“Semoga Allah memberikan maghfirah kepada beliau dan menerima seluruh amal kebaikan beliau. Aamiin ya Rabbal ‘Aalamiin,” ungkap Salmah. (*)

