PRM Tegalharjo Gelar Cek Kesehatan Gratis, Gandeng Mahasiswa Ners Universitas ‘Aisyiyah Surakarta

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM – Pengajian tak hanya menjadi ruang untuk memperkuat iman, tetapi juga sarana membangun kepedulian terhadap kesehatan masyarakat. Hal ini diwujudkan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Tegalharjo melalui layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi jamaah di Masjid Jami Tegalharjo, Senin malam (19/10/2026).

 

Kegiatan yang dikemas dalam Pengajian Senin Malam tersebut menghadirkan layanan pemeriksaan tekanan darah dan kadar gula darah. Program ini terlaksana melalui sinergi PRM Tegalharjo, Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) Tegalharjo, serta mahasiswa Program Profesi Ners Universitas ‘Aisyiyah Surakarta.

 

Sebelum pemeriksaan kesehatan, jamaah mengikuti pengajian yang diisi Ustaz Bambang Eko, S.Ag., dari Korps Mubaligh Muda Muhammadiyah Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Kota Bengawan.

 

Dalam tausiyahnya, ia menyampaikan materi tazkiyatun nafs atau penyucian jiwa. Jamaah diajak membersihkan hati, memperbaiki diri, serta menjaga hubungan baik dengan Allah Swt. dan sesama manusia.

 

Usai pengajian, kegiatan dilanjutkan dengan makan malam bersama dan pemeriksaan kesehatan gratis. Suasana kebersamaan tersebut menjadi kesempatan bagi jamaah untuk memperoleh layanan kesehatan sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kondisi tubuh.

 

Pemeriksaan Kesehatan Bakal Diperluas

 

Kegiatan pemeriksaan kesehatan dikoordinasikan Tuti Nurhayati, anggota PRA Tegalharjo. Ia berharap layanan tersebut dapat menjadi langkah nyata untuk membangun kebiasaan hidup sehat di tengah masyarakat.

 

“Cek kesehatan ini meliputi cek tensi dan cek gula darah. Ke depan, insyaallah akan diadakan juga tes asam urat dan kolesterol,” ujar Tuti.

 

Keterlibatan mahasiswa Program Profesi Ners Universitas ‘Aisyiyah Surakarta turut memperkuat kegiatan tersebut. Selain membantu pemeriksaan, mahasiswa akan melakukan edukasi dan berinteraksi langsung dengan warga dalam bidang kesehatan, lingkungan, dan penghijauan.

 

Agus, koordinator mahasiswa Universitas ‘Aisyiyah Surakarta, mengatakan keterlibatan mereka di Kelurahan Tegalharjo direncanakan berlangsung selama delapan pekan.

 

“Kami akan berkunjung dan berinteraksi selama delapan pekan dengan masyarakat Kelurahan Tegalharjo. Kami akan berkontribusi dalam kegiatan keagamaan, kesehatan, dan pelestarian lingkungan,” kata Agus.

 

Program ini diharapkan tidak berhenti pada pelayanan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga berkembang menjadi pendampingan masyarakat yang mendorong perilaku hidup sehat dan kepedulian terhadap lingkungan.

 

Kebun Muhammadiyah Didorong Jadi Sarana Ketahanan Pangan

 

Sinergi PRM Tegalharjo dengan mahasiswa Universitas ‘Aisyiyah Surakarta juga diarahkan pada pengembangan agribisnis perkotaan. Program ini menjadi bagian dari upaya memperluas peran dakwah Muhammadiyah agar memberikan manfaat langsung bagi kehidupan masyarakat.

 

Dalam koordinasi bersama mahasiswa, Tri Murjoko, Koordinator Kebun PRM Tegalharjo, mendorong optimalisasi kebun yang dikelola Kelompok Tani Sinar Mentari (KTSM).

 

Menurutnya, kebun tersebut berpotensi dikembangkan menjadi sarana pembelajaran pertanian perkotaan yang praktis, produktif, dan mudah diterapkan masyarakat.

 

Pengelolaan kebun secara optimal diharapkan dapat mendorong keluarga memproduksi sebagian kebutuhan pangan secara mandiri. Selain mendukung penghijauan dan pelestarian lingkungan, pertanian perkotaan juga berpeluang memperkuat ketahanan pangan di tingkat keluarga.

 

Karena itu, keterlibatan mahasiswa diharapkan mampu mempertemukan pengetahuan akademik dengan kebutuhan nyata masyarakat. Edukasi kesehatan, pendampingan lingkungan, dan pengembangan kebun produktif dapat berjalan beriringan sebagai bagian dari pemberdayaan warga.

 

Masjid Menjadi Pusat Dakwah dan Pemberdayaan

 

Kolaborasi PRM Tegalharjo, PRA Tegalharjo, mahasiswa Universitas ‘Aisyiyah Surakarta, dan Kelompok Tani Sinar Mentari memperlihatkan upaya mengintegrasikan dakwah keagamaan dengan pelayanan sosial.

 

Masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah dan pengajian, tetapi juga ruang untuk menumbuhkan kepedulian terhadap kesehatan, lingkungan, serta kemandirian ekonomi umat.

 

Melalui kegiatan yang berkelanjutan, PRM Tegalharjo berharap dakwah semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat. Mulai dari pembinaan spiritual, pemeriksaan kesehatan, hingga pengembangan pertanian perkotaan, seluruhnya diarahkan untuk membangun lingkungan yang sehat, religius, peduli, dan mandiri.

 

Dari masjid, gerakan pemberdayaan itu diharapkan meluas ke rumah tangga dan lingkungan sekitar, menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!