30 C
Jakarta

Puspresnas Kemendikdasmen Perkuat Pengembangan Talenta Nasional melalui Program Ajang

Baca Juga:

TANGERANG SELATAN, MENARA62.COM – Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Maria Veronica Irene Herdjiono, menyampaikan bahwa pihaknya terus memperkuat berbagai program pengembangan talenta nasional. Salah satu program yang mengalami peningkatan signifikan adalah program kurasi ajang.

Menurutnya, tren pengusulan kurasi ajang terus meningkat dari tahun ke tahun. Program kurasi kini semakin luas dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, seperti Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB), seleksi beasiswa, hingga seleksi penerimaan murid di Sekolah Garuda.

“Kurasi ini semakin luas digunakan untuk berbagai tujuan program. Karena itu, kami terus memperkuat sistemnya agar semakin kredibel dan akuntabel,” ujarnya pada acara Dialog Kebijakan Kemendikdasmen bersama Foruum Wartawan Pendidikan (Fortadik) yang digelar Minggu (1/3/2026).

Program kurasi tersebut terintegrasi dengan Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMT), yang menjadi basis data talent pool nasional. Sejak dikembangkan pada 2023, sistem ini telah mencatat hampir 379 ribu anak berprestasi di seluruh Indonesia. Puspresnas menargetkan jumlah tersebut dapat menembus 400 ribu talenta pada tahun ini.

Selain kurasi, Puspresnas juga melanjutkan program Bina Talenta Indonesia yang pertama kali diselenggarakan pada 2025. Tahun ini, program tersebut difokuskan pada penguatan kompetensi di bidang STEM, Coding, Kecerdasan Artifisial (AI), serta penguatan karakter.

Tak hanya itu, dua minggu lalu Puspresnas juga meluncurkan program Beasiswa Talenta yang bekerja sama dengan LPDP. Program ini memberikan kesempatan bagi talenta berprestasi untuk melanjutkan studi jenjang S1 dengan pembiayaan penuh dari negara melalui LPDP.

Dalam kesempatan tersebut, Puspresnas juga menegaskan pentingnya selektivitas terhadap lembaga penyelenggara kompetisi. Dari lebih dari 69 ribu lembaga prestasi yang terdata, hanya sekitar 11 ribu yang memenuhi syarat setelah melalui proses kurasi ketat oleh 100 kurator yang bertugas melakukan penilaian dan peninjauan rekam jejak lembaga.

Masyarakat diimbau untuk memperhatikan rekam jejak dan konsistensi lembaga dalam menyelenggarakan kompetisi agar tidak salah memilih ajang prestasi.

Dengan lima program besar yang dijalankan, Puspresnas optimistis talenta-talenta Indonesia akan semakin berkembang dan mampu menjadi role model bagi generasi muda lainnya.

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!