30.6 C
Jakarta

Sambut Ramadan, Ponpes Manafiul Ulum Bersama KUA Sambi Gelar Bimbingan Remaja

Baca Juga:

BOYOLALI,MENARA62.COM – PonpesMU Manafiul Uluk Sambi adakan Bimbingan Remaja Usia Sekolah dan Giat Literasi, Dengan Tema: Mencetak Generasi Produktif, Berprestasi, dan Berwawasan Luas, Selasa (25/2/2025).

Dalam rangka jeda semester sekaligus menyambut bulan Ramadhan, Pondok Pesantren Manafi’ul ‘Ulum Canden bekerjasama dengan Kantor Urusan Sambi menggelar kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) dan Giat Literasi dengan tema “Remaja Produktif, Gali Potensi, Raih Prestasi.” Acara ini diikuti oleh para santri dari SMP Muhammadiyah 14 dan SMA Muhammadiyah PK, bertujuan untuk membekali mereka dengan wawasan yang luas serta meningkatkan kreativitas dan potensi diri.

Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah PK Sambi menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara Penyuluh Agama Islam dan Pondok Pesantren Manafi’ul ‘Ulum Candeng dalam menyelenggarakan kegiatan ini. “Semoga para santri dapat lebih kreatif dalam menggali potensi dan mengembangkan diri mereka,” ujarnya.

Sementara itu, Ngafwani selaku Penyuluh Agama Islam menekankan pentingnya pemahaman santri terkait usia pernikahan melalui program BRUS. “Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi para santri agar lebih memahami pentingnya persiapan dalam menjalani kehidupan ke depan. Semoga kegiatan ini bisa terus berkelanjutan,” katanya.

Para peserta mendapatkan pembekalan dari dua narasumber yang berkompeten di bidangnya:

1. Hj. Warsiti, S. Pd. I. membahas tentang pentingnya remaja sebagai aset berharga bagi bangsa. Ia menekankan bahwa untuk menjadi remaja yang produktif, mereka harus mampu mengembangkan potensi diri, berusaha meraih prestasi, serta menjaga kesehatan fisik, mental, dan sosial.

2. Haryadi, S. Sos. I. memberikan materi tentang pentingnya literasi di kalangan remaja. Ia membagikan trik dan tips kepenulisan agar para santri lebih tertarik untuk menulis dan menuangkan ide-ide mereka dalam bentuk karya yang bermanfaat.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para santri memiliki pemahaman yang lebih luas mengenai perencanaan masa depan, tidak terburu-buru dalam memikirkan pernikahan, serta lebih fokus dalam belajar dan meraih cita-cita. Semangat produktif dan berprestasi menjadi bekal utama bagi mereka untuk menghadapi tantangan di masa depan. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!