27.1 C
Jakarta

Taiwan Promosikan Produk ke Pasar Indonesia Melalui Batik

Baca Juga:

FEB UMP Gelar Workshop Kurikulum untuk Prodi Akuntansi dan Manajemen

PURWOKERTO, MENARA62.COM - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Purwokerto (FEB UMP) telah sukses dalam menyelenggarakan kegiatan Workshop Kurikulum untuk program studi Akuntansi S1...

Kelurahan Triharjo Sleman Miliki Radio Komunitas Rahardjo 107.7 FM

SLEMAN, MENARA62.COM - Dalam upaya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat Triharjo Sleman terhadap pembangunan, pemerintah kelurahan mendirikan Radio Komunitas 107.7 FM. Konon merupakan rintisan yang...

Jelang Idulfitri 1442 H, Polres Sleman Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2021

SLEMAN, MENARA62.COM - Dalam rangka persiapan pengamanan menjelang Idul Fitri 1442 H, Kepolisian Resor Sleman menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2021, pada Rabu...

Tenaga Ahli Pendamping Satgas Covid-19 Pusat Kunjungi Sleman

SLEMAN, MENARA62.COM - Tenaga Ahli Pendamping Satgas Covid-19 Pusat lakukan kunjungan di Posko Pemberlakuan Pengetatan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro (PPKM), Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten...

JAKARTA – Taiwan External Trade and Development Council, di bawah pengawasandari Bureau of Foreign Trade (BOFT) of the Ministry of Economic Affairs(MOEA)   of  Taiwan, kembali   mengadakan  Taiwan   Excellence Mall Exhibition. Kegiatan yang berlangsung di Mal Kelapa Gading Jakarta Utara tersebut menampilkan produk-produk inovatif asal Taiwan.

Bersamaan dengan ajang tersebut, turut digelar pula Taiwan Excellence Batik  Design   Competition  untuk   yang pertama  kalinya,   dengan menggandeng desainer kenamaan Indonesia, Ivan Gunawan dan Danny Satriadi selaku dewan juri.

Manager Taiwan Trade Center Jakarta, Macy Chen menyampaikan bahwa ajang   kompetisi   desain   batik   Taiwan   Excellence   bertujuan   untuk memperkenalkan   produk-produk   inovatif   Taiwan   yang   telah   mendapat penghargaan Taiwan Excellence kepada masyarakat Indonesia.

Produk-produk yang memenangkan penghargaan Taiwan Excellence telah melalui proses mekanisme penyeleksian ketat.Dan Taiwan External Tradeand   Development   Council (TAITRA)   setiap tahunnya   akan   melakukan promosi   atas produk-produk   inovatif  yang sudah   meraih   penghargaan Taiwan   Excellence   ke   seluruh   dunia,   salah   satunya   adalah   Indonesia.

Selain   bertujuan   untuk   memperluas   pasar   atas   produk-produk   peraih penghargaan ini,  juga untuk  membentuk citra inovatif  industri Taiwan di mata internasional.

“Salah   satu   cara   mempromosikan   produk  Taiwan  ke   pasar  Indonesia adalah dengan menggunakan batik yang merupakan warisan kebudayaan Indonesia,” papar Macy Chen akhir pekan lalu dijumpai di sela Taiwan Excellence Batik Design Competition.

Selain itu, juga untuk   mempererat   hubungan   dagang   antara   Indonesia dengan Taiwan. Hubungan dagang antar dua negara tersebut  nilainya mencapai angka 8 juta dollar AS pada tahun 2017 silam.

Sementara itu Ivan Gunawan mengatakan ajang Taiwan Excellence Batik Design Competition adalah ajang untuk mencari desainer muda yang mampu menghadirkan inovasi batik yang mencerminkan tentang Taiwan. Desain batik terbaru hasil karya desainer muda diharapkan bisa menggantikan desain batik Taiwan hasil karyanya yang sudah cukup lama digunakan oleh Taiwan Excellence.

“Saya senang para desainer muda bisa tampil pada ajang seperti ini. Saya bangga dan berharap peluang ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin oleh kawan-kawan desainer Indonesia,” kata Ivan.

Setelah   melakukan   penyaringan dari   ratusan kontestan  yang   telah mengirimkan desainnya, akhirnya terpilihlah 9 desain untuk mengikuti sesi penjurian pada hari Sabtu (18/08) lalu.

“Suatu kebanggaan tersendiri bagi kami sebagai desainer Indonesia, untuk dapat terpilih menjadi dewan juri kompetisi desain batik yang nantinya akan dijadikan seragam corporate milik Taiwan Excellence. Batik selalu memiliki konsep  dan   filosofi   di belakangnya,   sehingga  sistem   penjurian   kami menggunakan  sistem   tanya  jawab,   untuk   mencari   tahu   latar   belakang pemilihan desain, motif dan bahkan pemilihan warna,” ujar Ivan.

Setelah mengikuti sesi penjurian yang cukup ketat, akhirnya terpilihlah 3 orang pemenang yang desainnya  dinilai   mengandung  unsur   Indonesia, Taiwan maupun logo Taiwan Excellence, yaitu Nike Wijayanti (Juara 1), Artika Sari (Juara 2) dan Sirojul Muhnir (Juara 3).

“Melalui   kompetisi   ini   terlihat   bahwa   Taiwan   memiliki keperdulian   dan memberikan penghargaan tinggi kepada warisan budaya Indonesia. Selain itu,   batik   juga   dapat   digunakan   untuk   mempromosikan   kebudayaan Indonesia di Taiwan,” pungkas Ivan.

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!

FEB UMP Gelar Workshop Kurikulum untuk Prodi Akuntansi dan Manajemen

PURWOKERTO, MENARA62.COM - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Purwokerto (FEB UMP) telah sukses dalam menyelenggarakan kegiatan Workshop Kurikulum untuk program studi Akuntansi S1...

Kelurahan Triharjo Sleman Miliki Radio Komunitas Rahardjo 107.7 FM

SLEMAN, MENARA62.COM - Dalam upaya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat Triharjo Sleman terhadap pembangunan, pemerintah kelurahan mendirikan Radio Komunitas 107.7 FM. Konon merupakan rintisan yang...

Jelang Idulfitri 1442 H, Polres Sleman Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2021

SLEMAN, MENARA62.COM - Dalam rangka persiapan pengamanan menjelang Idul Fitri 1442 H, Kepolisian Resor Sleman menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2021, pada Rabu...

Tenaga Ahli Pendamping Satgas Covid-19 Pusat Kunjungi Sleman

SLEMAN, MENARA62.COM - Tenaga Ahli Pendamping Satgas Covid-19 Pusat lakukan kunjungan di Posko Pemberlakuan Pengetatan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro (PPKM), Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten...

Bantu Percepat Pencapaian Pembangunan, Bupati Sleman Lantik 10 Tenaga Ahli

SLEMAN, MENARA62.COM - Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menyerahkan surat keputusan kepada 10 Tenaga Ahli Bupati Sleman yang baru di ruang rapat praja kabupaten...