MAKASSAR, MENARA62.COM — SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo menorehkan prestasi gemilang dalam ajang OlympicAD VIII tingkat nasional. Dalam kompetisi yang digelar di Makassar tersebut, sekolah ini berhasil memborong delapan medali, terdiri atas lima emas dan tiga perak.
OlympicAD (Olimpiade Ahmad Dahlan) merupakan ajang kompetisi nasional yang diselenggarakan oleh Majelis Dikdasmen & PNF Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Kegiatan ini menjadi wadah aktualisasi potensi murid, guru, dan kepala sekolah Muhammadiyah se-Indonesia dalam bidang akademik, seni, literasi, teknologi, serta inovasi pembelajaran, sekaligus memperkuat karakter dan nilai-nilai Islam berkemajuan.
OlympicAD VIII dilaksanakan di kampus Universitas Muhammadiyah Makassar pada Kamis–Sabtu (12–14/2/2026). Ajang nasional tersebut diikuti lebih dari 8.500 peserta dari berbagai daerah di Indonesia yang berkompetisi dalam beragam cabang lomba kategori murid, guru, dan kepala sekolah.
Pada cabang Film Pendek, tim yang terdiri atas Cattleyya Aisha Ailaniarka D., Rayyanosameer A., dan Sultan Nadir A. berhasil meraih medali emas melalui karya kreatif sarat pesan edukatif tentang pentingnya kejujuran. Di bidang akademik, medali emas Matematika dipersembahkan oleh Gerrard Prajnadhira Agung berkat ketelitian dan kemampuan analisisnya.
Prestasi emas juga diraih Bill Zicoqu Seano El Shaka pada kategori Story Telling yang menonjolkan kemampuan literasi dan public speaking. Sementara itu, cabang Musikalisasi Puisi mengantarkan Abyan Dannish A., Nadia Mirza P., dan Erryl Fahlevi B. ke podium tertinggi berkat harmonisasi musik dan penghayatan puisi yang memikat. Kategori Majalah Sekolah turut menyumbangkan emas melalui karya Saafia Kamilah Siska dan Raline Callia Ali yang dinilai unggul dalam kreativitas, tata letak, dan kekuatan konten.
Selain lima emas, kontingen SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo juga membawa pulang tiga medali perak. Abizar Adrian M. meraih perak pada kategori Dakwah Digital melalui konten kreatif dan inspiratif tentang filantropi. Shafa Haque menorehkan prestasi serupa di cabang News Reading berkat artikulasi dan penguasaan materi yang baik. Adapun medali perak kategori Best Practice Kepala Sekolah diraih Nursalam atas inovasi dan praktik penumbuhan karakter murid di sekolah.
Capaian ini menjadi bukti konsistensi SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo dalam membina potensi murid dan guru secara menyeluruh, baik di bidang akademik, literasi, seni, maupun penguatan karakter. Prestasi di OlympicAD VIII Makassar tersebut sekaligus mempertegas komitmen sekolah dalam melahirkan generasi unggul, kreatif, dan berkemajuan di tingkat nasional. (*)
