SOLO, MENARA62.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id memperkuat komitmennya untuk mendorong akselerasi Universitas Muhammadiyah Kendal Batang (UMKABA) menjadi Universitas Muhammadiyah Jawa Tengah. Komitmen tersebut disampaikan Rektor UMS Prof. Harun Joko Prayitno saat menerima delegasi UMKABA di Gedung Induk Siti Walidah, Kamis (27/8/2026).
Harun mengatakan UMS siap memberikan pendampingan kelembagaan untuk mempercepat pengembangan UMKABA menjadi salah satu Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) unggulan di masa mendatang.
“UMS mendorong percepatan akselerasi UMKABA menjadi salah satu PTMA unggul di masa depan. Secara kelembagaan, UMS akan mendampingi dan mendorong UMKABA menjadi Universitas Muhammadiyah Jawa Tengah di Kendal dan Batang,” ujar Harun.
Menurut Harun, konsep Universitas Muhammadiyah Jawa Tengah akan diarahkan sebagai kampus berbasis industri dan teknologi informasi (IT). Konsep tersebut dinilai relevan dengan karakteristik Kabupaten Kendal dan Kabupaten Batang yang berkembang sebagai kawasan industri di Jawa Tengah.
“Basis industri dan IT sangat relevan mengingat Kabupaten Batang dan Kabupaten Kendal merupakan kawasan industri di Jawa Tengah,” jelasnya.
Bidik Riset dan Publikasi Internasional
Pertemuan UMS dan UMKABA juga menghasilkan kesepakatan untuk memperkuat kolaborasi akademik. Dalam waktu dekat, kedua perguruan tinggi akan mengembangkan kerja sama di bidang riset, publikasi ilmiah, serta berbagai pengembangan akademik lainnya.
Salah satu bentuk kolaborasi yang disiapkan adalah pengembangan publikasi hasil riset dosen UMKABA bersama UMS. Dalam kerja sama tersebut, UMS akan berperan sebagai corresponding author.
“Kami akan paralel di joint research dan joint publication dengan target luaran publikasi pada jurnal terindeks Scopus,” kata Harun.
Kerja sama juga akan diperluas melalui program magister dan doktoral UMS. UMKABA akan menjadi mitra promosi sekaligus membantu koordinasi program pendidikan pascasarjana UMS di wilayah Kendal dan Batang.
Dosen UMKABA sekaligus Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kendal, Ikhsan Intizam, Lc., M.Ag., menyatakan kesiapan UMKABA mendukung program tersebut. UMKABA akan mempersiapkan berbagai fasilitas yang dibutuhkan untuk memperkuat kolaborasi.
“Kami siap untuk menjadi agen dari UMS untuk pendaftaran program magister dan doktoral. Kami siap berkolaborasi dengan UMS untuk kemajuan bersama,” tegas Ikhsan.
UMS Perkuat SDM dan Kelembagaan UMKABA
Ikhsan menuturkan, dukungan UMS terhadap UMKABA selama ini telah diberikan dalam berbagai aspek, mulai dari sumber daya manusia, manajerial, hingga dukungan finansial.
Menurut dia, UMS juga menempatkan sejumlah akademisi pada posisi strategis untuk memperkuat pengelolaan UMKABA. Salah satunya Prof. Dr. Anton Agus Setyawan, S.E., M.Si., dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMS yang baru dilantik sebagai Rektor UMKABA periode 2026-2030.
Selain Anton, Wakil Rektor II UMS Prof. Dr. Muhammad Da’i, S.Si., Apt., M.Si., dipercaya menjadi Ketua Badan Pembina Harian UMKABA.
Dukungan UMS juga mencakup pendampingan dalam pembangunan Rumah Sakit Muhammadiyah Kendal. Ikhsan menilai keterlibatan UMS dalam penguatan berbagai sektor tersebut menjadi modal penting bagi UMKABA untuk berkembang lebih cepat.
“Ini kolaborasi yang luar biasa. Kami sangat berharap dengan dukungan dari UMS ini, UMKABA bisa langsung tancap gas menjadi universitas yang terdepan di kawasan pantai utara Jawa Tengah,” ujar Ikhsan.
Kolaborasi UMS dan UMKABA tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat kelembagaan perguruan tinggi Muhammadiyah di Jawa Tengah, tetapi juga mendorong pengembangan pendidikan tinggi yang selaras dengan kebutuhan industri dan perkembangan teknologi di kawasan Kendal-Batang.
Jika terealisasi, pengembangan UMKABA menjadi Universitas Muhammadiyah Jawa Tengah akan menjadi bagian dari upaya memperluas kontribusi pendidikan tinggi Muhammadiyah dalam menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia industri di kawasan pantai utara Jawa Tengah. (*)
