30 C
Jakarta

Wayang Dakwah Meriahkan Halal Bihalal Pandeyan Boyolali

Baca Juga:

BOYOLALI, MENARA62.COM — Pemerintah Desa Pandeyan, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, menggelar Halal Bihalal dengan konsep unik melalui pagelaran wayang dakwah Wayang Golek Pitutur. Kegiatan yang berlangsung di Aula Balaidesa Pandeyan ini menjadi momentum mempererat ukhuwah sekaligus menyampaikan pesan keagamaan secara kultural kepada masyarakat.

Acara yang mengusung tema “Cahaya Idul Fitri Menjadi Barakah dan Memperkuat Ukhuwah” tersebut berlangsung khidmat dan disambut antusias warga. Kehadiran dalang sekaligus dai, Ki Ustad Pujiono, menjadi daya tarik utama dalam menyampaikan nilai-nilai keislaman melalui pendekatan budaya.

Kepala Desa Pandeyan, Dwi Purboyono, dalam sambutannya menegaskan bahwa Halal Bihalal bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga sarana memperkuat persaudaraan dan kebersamaan masyarakat.

“Momentum Idul Fitri ini harus mampu membawa keberkahan serta mempererat ukhuwah antarwarga,” ujarnya.

Apresiasi juga disampaikan Camat Ngemplak, Muhcshoni, yang menilai kegiatan tersebut sebagai wujud sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat. Ia menekankan pentingnya menjaga silaturahmi sebagai fondasi pembangunan desa.

“Kerukunan dan kebersamaan adalah kunci dalam mewujudkan desa yang maju dan sejahtera,” ungkapnya.

Prosesi ikrar Halal Bihalal dipimpin Ketua BPD Pandeyan, Iskaq, yang mengajak seluruh warga untuk saling memaafkan dan menjaga keharmonisan dalam kehidupan sosial.

Kegiatan ini juga dihadiri Anggota DPRD Boyolali, Bakdiyanto, yang mengapresiasi inovasi dakwah melalui media budaya. Menurutnya, wayang golek pitutur menjadi sarana efektif dalam menyampaikan pesan moral dan nilai-nilai keagamaan kepada masyarakat luas.

Pagelaran wayang dakwah oleh Ki Ustad Pujiono menjadi puncak acara. Dengan gaya komunikatif dan penuh hikmah, ia mengajak masyarakat untuk menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan, serta mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari pasca-Ramadan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Desa Pandeyan Novi Astuti, Ketua PKK Desa Hana Rini Hastuti, perangkat desa, serta tokoh masyarakat setempat.

Sebagai informasi, Desa Pandeyan memiliki 29 RT dan 9 RW dengan berbagai program unggulan, salah satunya kegiatan Car Free Day setiap hari Minggu yang bertujuan mendorong pertumbuhan UMKM dan meningkatkan kesejahteraan warga.

Melalui Halal Bihalal ini, Pemerintah Desa Pandeyan berharap semangat kebersamaan, kepedulian, dan persatuan masyarakat semakin kuat dalam membangun desa yang harmonis, maju, dan berdaya saing. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!