34.3 C
Jakarta

FAI UMS dan PSU Thailand Buka Peluang Student Exchange

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM — Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id memperluas jejaring akademik internasional melalui kegiatan Student Mobility 2026. Salah satu agenda diwujudkan melalui kunjungan ke Faculty of Islamic Sciences (FaIS), Prince of Songkla University (PSU), Thailand.

 

Pertemuan yang berlangsung Kamis (20/8/2026) tersebut membahas berbagai peluang kolaborasi akademik, mulai dari pertukaran mahasiswa, pertukaran dosen, visiting lecturer, penelitian, hingga publikasi ilmiah.

 

Pertemuan dikoordinasikan Mr. Yamudin Salaeh, Higher Educational Officer pada Academic and Student Potential Development Department PSU. Agenda dilanjutkan dengan pemaparan Assoc. Prof. Dr. Yuttana Kuakul dari Faculty of Islamic Sciences PSU.

 

Yuttana memperkenalkan FaIS PSU sekaligus menjelaskan berbagai program pendidikan yang tersedia, mulai jenjang sarjana, pascasarjana, hingga doktoral. Ia juga memaparkan peluang kerja sama yang dapat dikembangkan bersama FAI UMS.

 

Buka Pertukaran Mahasiswa Dua Arah

 

Salah satu pembahasan utama adalah peluang reciprocal student exchange atau pertukaran mahasiswa dua arah. FaIS PSU membuka kesempatan bagi mahasiswa internasional, termasuk dari Indonesia, untuk mengikuti kegiatan akademik dengan durasi fleksibel.

 

Program tersebut dapat berlangsung mulai satu minggu, satu bulan, hingga satu semester, sesuai bentuk kerja sama dan kebutuhan akademik yang disepakati kedua institusi.

 

Wakil Dekan III FAI UMS, Fauzul Hanif Noor Athief, Lc., M.Sc., mengapresiasi sambutan pihak PSU terhadap rombongan FAI UMS.

 

“Terima kasih karena sudah menerima kunjungan kami. Semoga kunjungan ini bisa menjadi sarana untuk menyambung tali silaturahmi dengan Faculty of Islamic Sciences, PSU,” ujar Fauzul.

 

Ia juga menggali peluang pertukaran mahasiswa bagi mahasiswa FAI UMS. Menurutnya, skema pertukaran dua arah dapat memberikan manfaat lebih luas bagi kedua institusi.

 

“Peluang untuk reciprocal student exchange sangat terbuka. Kita juga punya peluang untuk menarik mereka untuk datang ke UMS menjadi salah satu poin yang disampaikan dalam pembahasan mengenai peluang pertukaran mahasiswa dua arah,” jelasnya.

 

Dengan skema reciprocal tersebut, mahasiswa FAI UMS berpeluang mengikuti pengalaman akademik di Thailand. Sebaliknya, mahasiswa PSU juga berkesempatan mengikuti kegiatan akademik di UMS.

 

Dosen dan Riset Juga Berpeluang Berkolaborasi

 

Selain pertukaran mahasiswa, FAI UMS dan FaIS PSU membahas peluang pertukaran dosen dan visiting lecturer. Dosen dari kedua institusi dapat berbagi pengetahuan dan pengalaman melalui kegiatan akademik secara langsung maupun daring.

 

Skema tersebut dapat dilakukan melalui pengajaran secara online maupun menghadirkan dosen dari institusi mitra untuk mengajar secara langsung.

 

Kerja sama juga berpotensi diperluas ke bidang penelitian dan publikasi ilmiah. Dalam pertemuan itu, FAI UMS menyerahkan sejumlah proposal dan judul penelitian dosen kepada pihak FaIS PSU.

 

Penyerahan tersebut menjadi langkah awal untuk membuka peluang penelitian kolaboratif dan publikasi jurnal bersama antara dosen kedua institusi.

 

PSU Tawarkan Beasiswa S2 dan S3

 

Peluang pengembangan akademik juga dibahas pada jenjang pendidikan pascasarjana. Pihak FaIS PSU menjelaskan adanya peluang beasiswa untuk mahasiswa yang ingin melanjutkan studi S2 dan S3.

 

Untuk jenjang S2, tersedia 30 kuota beasiswa dengan skema full scholarship yang mencakup pembebasan biaya pendidikan atau SPP serta biaya hidup sesuai ketentuan yang berlaku.

 

Informasi tersebut mendapat perhatian mahasiswa FAI UMS. Salah satunya Asd’a Amatullah, mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT), yang menanyakan persyaratan kemampuan bahasa bagi calon penerima beasiswa.

 

“Kalau yang memiliki IELTS bahasa Inggris bisa berkesempatan mendapatkan beasiswa, apakah untuk requirement bahasa Arab juga ada?” tanyanya.

 

Pihak PSU menjelaskan bahwa persyaratan kemampuan bahasa untuk beasiswa yang dibahas dalam sesi tersebut menggunakan bahasa Inggris, bukan bahasa Arab.

 

Perluas Wawasan Mahasiswa Internasional

 

FaIS PSU juga memiliki pengalaman menerima mahasiswa internasional, termasuk dari Indonesia. Pengalaman tersebut menjadi modal penting untuk mengembangkan kegiatan akademik lintas negara antara PSU dan UMS.

 

Agenda kemudian dilanjutkan dengan sharing session bersama dosen dan mahasiswa PSU. Sesi tersebut menghadirkan Mr. Yahari Kaseng, Higher Educational Officer pada Student Affairs and Alumni Relations Department PSU.

 

Melalui sesi berbagi tersebut, mahasiswa FAI UMS memperoleh wawasan mengenai pengalaman akademik dan kehidupan mahasiswa di PSU. Kegiatan ini sekaligus memperluas pemahaman mahasiswa mengenai peluang pengembangan pengalaman akademik internasional.

 

Pertemuan FAI UMS dan FaIS PSU menjadi langkah awal untuk menyiapkan kolaborasi yang lebih luas, terutama reciprocal student exchange, pertukaran dosen, visiting lecturer, penelitian, dan publikasi ilmiah.

 

Melalui Student Mobility 2026, FAI UMS terus memperkuat jejaring akademik internasional sekaligus membuka akses bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar lintas negara.

 

Kolaborasi dengan PSU Thailand diharapkan berkembang menjadi kerja sama berkelanjutan yang memberikan manfaat bagi mahasiswa, dosen, serta kedua institusi.(*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!