SOLO, MENARA62.COM – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surakarta mulai mematangkan persiapan menyambut Milad ke-114 Muhammadiyah. Sejumlah kegiatan disiapkan untuk menyemarakkan milad sekaligus memperkuat syiar Muhammadiyah kepada masyarakat luas.
Ketua Panitia Milad ke-114 Muhammadiyah PDM Kota Surakarta sekaligus Ketua Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) PDM Kota Surakarta, Dr. Suyanto, mengatakan peringatan milad tahun ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat gerakan dakwah Muhammadiyah agar semakin berdampak bagi masyarakat.
“Ini adalah satu usia yang sangat strategis dalam rangka memperkuat dan menggiatkan gerakan dakwah Muhammadiyah agar lebih berdampak dan berfungsi untuk khalayak umum,” kata Suyanto usai rapat persiapan Milad ke-114 Muhammadiyah.
Menurutnya, Milad ke-114 Muhammadiyah tahun ini juga beriringan dengan agenda Tanwir Muhammadiyah di Palu. Rangkaian tersebut mengusung tema besar “Bersama Satukan Bangsa”.
Tema tersebut menjadi pijakan dalam penyelenggaraan berbagai kegiatan milad, termasuk rangkaian syiar Muhammadiyah di Kota Surakarta.
Siapkan Fun Run hingga Esport
Untuk menyemarakkan Milad ke-114, panitia PDM Kota Surakarta telah menyiapkan sejumlah kegiatan dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat.
Beberapa agenda yang disiapkan antara lain Fun Run, Tapak Suci Percussion, lomba AI Story Muhammadiyah, hingga kompetisi esport.
Rangkaian kegiatan tersebut dirancang tidak hanya sebagai perayaan milad, tetapi juga sebagai sarana memperkenalkan aktivitas dan gerakan Muhammadiyah melalui kegiatan yang dekat dengan masyarakat, khususnya generasi muda.
Suyanto mengatakan masih terdapat sejumlah kegiatan lain yang tengah dipersiapkan untuk melengkapi rangkaian semarak Milad ke-114 Muhammadiyah di Kota Surakarta.
“Di antaranya ada Fun Run, kemudian ada Tapak Suci Percussion, kemudian ada lomba AI Story Muhammadiyah, esport, ada kegiatan-kegiatan yang lain yang tentunya dapat menunjang dan memberikan syiar Muhammadiyah,” ujarnya.
Perkuat Syiar Muhammadiyah
Penyelenggaraan berbagai kegiatan tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan syiar Muhammadiyah di Kota Surakarta. Panitia menargetkan rangkaian kegiatan tidak hanya dinikmati warga Muhammadiyah, tetapi juga dapat diikuti dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat secara umum.
Menurut Suyanto, Milad ke-114 menjadi kesempatan untuk menunjukkan kontribusi Muhammadiyah melalui kegiatan dakwah yang relevan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat.
Dengan menggabungkan kegiatan olahraga, seni, teknologi kecerdasan buatan, hingga olahraga elektronik, semarak milad diharapkan menjadi ruang interaksi yang lebih luas antara Muhammadiyah dan masyarakat.
Rangkaian kegiatan Milad ke-114 Muhammadiyah PDM Kota Surakarta selanjutnya akan dimatangkan panitia, termasuk agenda teknis dan pelaksanaan masing-masing kegiatan. (*)

