SOLO, MENARA62.COM – Anak panah melesat menuju sasaran di lingkungan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id. Sebanyak 67 dosen, tenaga kependidikan (tendik), dan mahasiswa ambil bagian dalam turnamen panahan untuk menyemarakkan Hari Jadi ke-68 UMS.
Turnamen tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan ulang tahun UMS yang tahun ini dikemas melalui beragam kegiatan olahraga dan permainan tradisional. Selain memperebutkan gelar juara, ajang tersebut menjadi ruang bagi sivitas akademika untuk mempererat kebersamaan.
Kasubdit Minat Bakat dan Ormawa UMS, Drs. Suyatmin Waskito Adi, S.E., M.Si., mengatakan tingginya partisipasi menunjukkan antusiasme sivitas akademika terhadap olahraga panahan.
“Semarak Hari Jadi UMS ke-68 ini kami isi dengan berbagai perlombaan olahraga dan permainan tradisional. Khusus cabang panahan, antusiasmenya sangat tinggi dengan 67 peserta yang terdaftar,” ujar Suyatmin, Rabu (23/9/2026).
Menurut dia, turnamen tersebut tidak semata-mata diarahkan untuk mengejar hadiah. Olahraga menjadi sarana untuk membangun kebersamaan sekaligus menjaga kesehatan jasmani dan rohani.
Panahan, kata Suyatmin, memiliki karakter yang berbeda dari olahraga lainnya. Peserta dituntut mampu memadukan ketenangan pikiran, konsentrasi, dan ketahanan fisik untuk mencapai sasaran.
“Perlombaan ini tidak semata-mata untuk mengejar hadiah, melainkan untuk menggairahkan semangat kebersamaan dan menyehatkan jasmani serta rohani,” katanya.
UMS Bidik Turnamen Panahan Tingkat Nasional
Tingginya minat terhadap panahan tidak berhenti pada turnamen internal. UMS mulai memproyeksikan pengembangan olahraga tersebut secara lebih serius.
Suyatmin mengungkapkan, UMS berencana menggelar turnamen panahan tingkat nasional melalui Piala Rektor UMS. Kampus juga tengah mempersiapkan pembentukan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Panahan sebagai wadah pembinaan dan pengembangan potensi atlet mahasiswa.
“Panahan melatih ketenangan pikiran dan kebugaran fisik. Melihat potensi dan minat yang ada, ke depan kami mengagendakan turnamen panahan tingkat nasional Piala Rektor sekaligus mempersiapkan pembentukan UKM Panahan di UMS agar wadah pembinaan atlet mahasiswa semakin terfasilitasi,” jelasnya.
Rencana tersebut sekaligus membuka peluang bagi UMS untuk mengembangkan ekosistem olahraga panahan di lingkungan kampus, mulai dari pembinaan mahasiswa hingga penyelenggaraan kompetisi yang melibatkan peserta dari luar kampus.
Bukan Sekadar Mengejar Piala
Mewakili Rektor UMS, Sekretaris Sekretariat Universitas Andy Dwi Bayu Bawono, S.E., M.Si., Ph.D., menekankan bahwa kompetisi olahraga tidak boleh berhenti pada persoalan menang dan kalah.
Menurutnya, nilai kejujuran, persaudaraan, sportivitas, dan kesehatan justru menjadi bagian penting dari tujuan kegiatan.
“Kegiatan lomba panahan ini bukan sekadar ajang untuk menunjukkan kemampuan dalam membidik sasaran dan memperoleh nilai tertinggi. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kita untuk membangun kebersamaan, menjaga kesehatan, memperkuat silaturahmi, dan menumbuhkan semangat sportivitas di lingkungan UMS,” ungkap Andy.
Ia menegaskan, hasil pertandingan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan. Peserta diharapkan tetap menjaga integritas dan sportivitas selama berkompetisi.
“Kalah menang tidak penting, yang penting kejujuran dan sportivitas tetap terjaga,” pungkasnya.
Perayaan Hari Jadi ke-68 UMS selanjutnya masih akan diramaikan berbagai kegiatan olahraga lainnya, termasuk sepak bola dan sejumlah perlombaan lain.
Rangkaian kegiatan tersebut akan mencapai puncaknya melalui Jalan Sehat Keluarga dan Bazar yang dijadwalkan berlangsung pada awal November mendatang. (*)
