30.5 C
Jakarta

Siswa SD Muhammadiyah PK Banyudono Belajar Seni Payung Lukis

Baca Juga:

KLATEN, MENARA62.COM — Sebanyak 112 siswa kelas 2 SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Banyudono mengikuti Pembelajaran Pengalaman Lapangan (PPL) dengan mengunjungi sentra kerajinan Payung Lukis Ngudi Rahayu, Juwiring, Klaten, Rabu (30/9/2026).

 

Didampingi tujuh guru, kegiatan tersebut dipimpin Ustazah Maya selaku ketua panitia. Para siswa juga didampingi Ustaz Danang, Ustazah Muna, Ustaz Nur, Ustaz Habibi, Ustaz Wawan, dan Ustazah Elsa.

 

Kunjungan itu menjadi kesempatan bagi siswa untuk mengenal secara langsung salah satu kekayaan budaya Indonesia, yakni seni payung lukis. Tidak sekadar melihat hasil kerajinan, siswa juga memperoleh pengalaman mengenai proses pembuatan serta nilai seni yang terkandung di dalamnya.

 

Rombongan diterima Mas Adam, Ketua Paguyuban atau Komunitas Payung Lukis Ngudi Rahayu. Suasana pembelajaran berlangsung antusias. Para siswa tampak menikmati kegiatan belajar di luar kelas sembari mengenal lebih dekat warisan budaya yang berkembang di lingkungan sekitar.

 

Belajar dari Pengalaman Nyata

 

PPL tersebut merupakan bagian dari pembelajaran kontekstual yang dirancang agar siswa memperoleh pengetahuan melalui pengalaman nyata. Dengan terjun langsung ke sentra kerajinan, siswa dapat melihat bagaimana sebuah karya budaya dihasilkan sekaligus memahami pentingnya menjaga keberlangsungannya.

 

Pengenalan budaya sejak usia dini dinilai penting untuk menumbuhkan rasa bangga terhadap kekayaan bangsa. Siswa tidak hanya diajak mengetahui budaya melalui buku, tetapi juga melihat, merasakan, dan berinteraksi secara langsung dengan para pelaku budaya.

 

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana menanamkan jiwa nasionalisme dan kepedulian terhadap pelestarian budaya Indonesia.

 

Kepala SD Muhammadiyah PK Banyudono, Pujiono, S.Pd., S.Si., MM, mengatakan pembelajaran di sekolah perlu diperkaya dengan pengalaman nyata agar siswa tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga tumbuh kecintaannya terhadap lingkungan dan budaya bangsa.

 

Melalui PPL kelas 2 ini, SD Muhammadiyah PK Banyudono berupaya menghadirkan pembelajaran yang bermakna. Siswa belajar di kelas untuk memahami, belajar di lapangan untuk mengalami, serta belajar dari budaya untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Indonesia. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!