
LAHAT, MENARA62.COM Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Lahat Partisipasi Kajian Ahad Subuh dengan tema “Jati Diri dan Peran Strategis Kader Muda Muhammadiyah” di Mushola Panti Putra Budi Mulia, Talang Jawa Utara, Kabupaten Lahat,
Pada Ahad (4/10/2026) atau bertepatan 23 Rabiulakhir 1448 H. Kegiatan yang dilaksanakan usai salat Subuh berjamaah ini dihadiri oleh Ketua PDM Lahat H. Ahmad Muttaqin Ketua Masjid Raya Muhammadiyah H. Harudin para kader muda Muhammadiyah Lahat.
Ketua PDPM Lahat, Nope Priasadi hadir sebagai narasumber. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya kader muda Muhammadiyah memiliki jati diri yang kokoh, yakni kader yang beriman, berilmu, berakhlak mulia, serta berkomitmen terhadap gerakan dakwah dan amar makruf nahi munkar.
Nope mengaitkan tema kajian dengan Surat Al-Kahfi ayat 13, yang berbunyi, “Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka dan Kami menambahkan petunjuk kepada mereka.”
Ayat tersebut menjadi pengantar kisah Ashhabul Kahfi, sekelompok pemuda yang tetap mempertahankan keimanan di tengah tekanan lingkungan.
Menurut Nope, kisah Ashhabul Kahfi menjadi teladan bagi kader muda untuk teguh dalam keimanan, berani menyatakan kebenaran, dan menjaga prinsip keislaman.
Ia menilai pemuda tidak boleh hanya menjadi pelaksana kegiatan, tetapi harus tumbuh menjadi kader yang ideologis sekaligus organisatoris, mampu mengambil peran dalam berbagai persoalan umat dan masyarakat.
Lebih lanjut, ia mengajak para peserta untuk memperkuat kapasitas diri melalui pendalaman ilmu agama, pengembangan wawasan, serta keterlibatan aktif dalam kegiatan sosial dan dakwah.
Kader muda, ujarnya, perlu hadir sebagai motor perubahan yang membawa nilai Islam, kemanusiaan, dan kemajuan di lingkungan keluarga, sekolah, kampus, hingga masyarakat luas.
Dalam gerakan Muhammadiyah, istilah Pelangsung, Penerus, dan Pelapor merujuk pada peran strategis pemuda dan organisasi otonom (Ortom) Muhammadiyah dalam menjaga keberlanjutan ideologi dan perjuangan persyarikatan.
Di akhir materi, Nope menyampaikan pesan penting bahwa kader muda bukan sekadar anggota biasa, melainkan masa depan Muhammadiyah.
Melalui kajian ini, PDPM Lahat berharap lahir generasi muda yang mantap dalam jati diri, siap mengemban amanah organisasi, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat Kabupaten Lahat.
