28.3 C
Jakarta

Hindari Anak Putus Sekolah, Pemerintah Izinkan Sekolah Kembali Dibuka

Must read

SMK Muhammadiyah 1 Tegal Adakan Tes TOIEC

MENARA62.COM-Tegal, SMK Muhammadiyah 1 Kota Tegal merupakan sekolah unggulan di Jawa Tengah. Untuk melayani para murid di bidang kemampuan bahasa Internasional. SMK Muhammadiyah 1...

AMM Lembata Salurkan Bantuan bagi Korban Letusan Gunung Ile Lewotok

LEMBATA, MENARA62.COM - Gunung Ile Lewolotok yang terletak di Pulau Lembata, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) meletus pada hari Minggu, 29 November 2020...

Digelar di Tengah Pandemi, Jumlah Peserta Anugerah Kihajar 2020 Alami Peningkatan

JAKARTA, MENARA62.COM - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kemendikbud kembali menggelar Anugerah Kihajar. Kegiatan yang rutin dilakukan...

Prof Dadang: Muhammadiyah Harus Perkuat Dakwah Melalui Platform Digital

JAKARTA, MENARA62.COM – Pandemi Covid-19 telah membuat penggunaan internet meningkat tajam. Pada awal Januari 2020, tercatat 175 juta penduduk Indonesia secara aktif menjadi pengguna...

JAKARTA, MENARA62.COM – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim mengatakan saat ini hanya 13 persen sekolah yang telah melakukan pembelajaran tatap muka. Sedang 87 persen lainnya memilih untuk tetap menggunakan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Tetapi berdasarkan hasil evaluasi Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 menteri sebelumnya, ternyata PJJ memiliki dampak negatif yang cukup mengganggu. Dampak ini bisa bersifat permanen.

“Murid terancam putus sekolah. Karena banyak anak yang didorong untuk bekerja, hal ini berhubungan dengan situasi ekonomi,” ucap Nadiem dalam keterangan pers yang digelar secara virtual, Jumat (10/11/2020).

Karena itu, pemerintah terhitung semester II tahun 2021 mengizinkan pemerintah daerah untuk kembali membuka sekolah. Tentunya daerah harus benar-benar mempersiapkan sekolah sesuai protokol kesehatan dan displin yang tinggi.

“Kebijakan pembelajaran tatap muka berlaku pada tahun ajaran 2021/2021. Yaitu bulan Januari 2021” Jelas Nadiem.

Ia berharap sekolah untuk meningkatkan kesiapannya mulai hari ini hingga akhir tahun 2020.

Pemerintah melakukan penyesuaian kebijakan untuk memberikan kewenangan kepada pemerintah derah untuk menentukan izin membuka sekolah dan mengadakan proses pembelajaran secara tatap muka.

Pemberian izin ini dapat dilakukan secara serentak ataupun secara bertahap, tergantung kepada kesiapan dari tiap derah.

Hal ini didasari atas evaluasi yang telah dilakukan oleh kepala daerah dan kesiapan sekolah dalam memenuhi dan memberlakukan protokol kesehatan ketat.

Ada tiga pihak yang akan menentukan pembelajaran tatap muka, pemerintah daerah atau kantor wilayah, kepala sekolah, dan perwakilan orang tua murid melalui komite sekolah.

Jika, ketiga pihak ini menyetujui pembelajaran tatap muka, maka sekolah akan dibuka.

“Kalau sekolah dibuka orang tua masih bisa tidak memperkenankan anak untuk datang ke sekolah.” Jelas Nadiem.

Ia menambahkan pembelajaran tatap muka diperbolehkan namun tidak diwajibkan.

Perbedaan dari SKB sebelumnya. Peta zonasi risiko dari satuan tugas penanganan covid tidak lagi menentukan pemberian izin pembelajaran tatap muka, melainkan pemerintah daerah yang menentukan.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

SMK Muhammadiyah 1 Tegal Adakan Tes TOIEC

MENARA62.COM-Tegal, SMK Muhammadiyah 1 Kota Tegal merupakan sekolah unggulan di Jawa Tengah. Untuk melayani para murid di bidang kemampuan bahasa Internasional. SMK Muhammadiyah 1...

AMM Lembata Salurkan Bantuan bagi Korban Letusan Gunung Ile Lewotok

LEMBATA, MENARA62.COM - Gunung Ile Lewolotok yang terletak di Pulau Lembata, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) meletus pada hari Minggu, 29 November 2020...

Digelar di Tengah Pandemi, Jumlah Peserta Anugerah Kihajar 2020 Alami Peningkatan

JAKARTA, MENARA62.COM - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kemendikbud kembali menggelar Anugerah Kihajar. Kegiatan yang rutin dilakukan...

Prof Dadang: Muhammadiyah Harus Perkuat Dakwah Melalui Platform Digital

JAKARTA, MENARA62.COM – Pandemi Covid-19 telah membuat penggunaan internet meningkat tajam. Pada awal Januari 2020, tercatat 175 juta penduduk Indonesia secara aktif menjadi pengguna...

Program TEMAN BUS Telah Layani 1,5 Juta Lebih Perjalanan

JAKARTA, MENARA62.COM -- Sejak diluncurkan pada awal tahun 2020, Program TEMAN BUS (Transportasi Ekonomis, Mudah, Andal dan Nyaman) telah melayani 1,5 juta lebih perjalanan....