32.4 C
Jakarta

Jurnalis pada Era Digital Harus Menjaga Kualitas

Must read

Muhammadiyah Pekalongan Dirikan 17 Dapur Umum Berbasis Masjid Mushola

  Pekalongan, MENARA62.COM-Banjir yang terjadi di Kabupaten dan Kota Pekalongan menjadi bencana banjir yang cukup lama berlangsung karena sudah berlangsung lebih dari tiga minggu. Sementara...

Ketum Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Laksanakan Vaksinasi Covid-19 di RS PKU Jogja

  YOGYAKARTA, MENARA62.COM – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir Bersama Ketua Umum Pimpinan Pusat 'Aisyiyah Siti Noordjannah Djohantini telah melaksanakan vaksinasi covid-19 di...

Dukung Implementasi Kampus Merdeka, 10 Perguruan Tinggi Bentuk Konsorsium iHiLead

JAKARTA, MENARA62.COM – Tujuh perguruan tinggi nasional dan tiga perguruan tinggi asing sepakat membentuk konsorsium Indonesia Higher Education Leader (iHiLead). Pembentukan konsorsium tersebut bertujuan...

Asa Membangun Pesantren di Amerika

Apa yang tidak mungkin dalam hidup ini? Jika ada kemauan, maka ada jalan. Begitu pepatah petitih yang selalu diajarkan pada kita semua dalam banyak...

YOGYAKARTA, MENARA62.COM — Komisaris Trans Media, Dr. Ishadi, S.K., menandaskan jurnalis harus terus meningkatkan kualitas agar tidak terlibas oleh perkembangan teknologi informasi. Salah satu tantangan ke depan adalah Google ingin membangun media massa di seluruh dunia. Jadi nanti ada media Google Indonesia, Google Malaysia, Amerika Serikat dan negara-negara lain. Hal ini memungkinkan karena mereka mempunyai infrastrukturnya.

Ishadi mengemukakan hal itu pada Kuliah Umum ‘Dunia Jurnalisme Antara Idealisme dan Bisnis’ yang diselenggarakan Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Sastra, Budaya, dan Ilmu Komunikasi, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, Rabu (4/4/2018). Kuliah diikuti sekitar 200 mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi UAD.

Dijelaskan Ishadi, Google sudah mulai merekrut voluntare (sukarelawan) sekitar 200 orang di Jakarta tahun 2017 lalu. Mereka dididik dan dilatih selama dua minggu, dan mereka diberi brevet. “Nantinya, mereka akan dikontak jika Google Media itu sudah terbentuk. Perlu waktu memang. Artinya, mereka tidak menjadi wartawan Google, tetapi sebagai kontriburtor,” kata Ishadi.

Seorang mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi UAD sedang mengajukan pertanyaan kepada Ishadi di Kampus 4 UAD Yogyakarta, Rabu (4/4/2018). (foto : heri purwata)

Menurut Ishadi, fenomena ini memang menarik. Sebab Google memiliki kesempatan untuk membuka media di seluruh dunia. “Siapa pun kalau mereka mempunyai power seperti itu akan dilakukan,” kata Ishadi.

Ketika ditanya apakah itu ancaman bagi jurnalis Indonesia? Ishadi menilai fenomena itu bukan menjadi ancaman. Namun ia berpesan kepada jurnalis di Indonesia agar meningkatkan diri. “Kualitas kita akan lebih baik karena memiliki pengalaman dalam di bidang jurnalistik. Karena itu kita harus menjaga terus kualitas jurnalis. Kualitas itu harus dipupuk terus dan tidak boleh berhenti. Juga bermain di ranah media sosial,” katanya.

Sementara Ketua Prodi Ilmu Komuniksi UAD Yogyakarta, Choirul Fajri mengungkapkan pada era digitalisasi media, jurnalis dituntut mempunyai banyak kompetensi. Di situlah idealisme jurnalis dipertaruhkan. Tetapi bagaimana agar idealisme itu bisa disesuaikan dengan kepentingan bisnis atau institusi media itu sendiri.

“Kuliah umum ini diharapkan bisa membekali mahasiswa terkait dengan kompetensi di bidang jurnalistik. Sebab kompetensi itu merupakan salah satu mata kuliah Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Ahmad Dahlan. Sehingga ketika mahasiswa ini terjun ke lapangan mencari pekerjaan sudah siap dan tahu tentang industri jurnalistik,” kata Choirul.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Muhammadiyah Pekalongan Dirikan 17 Dapur Umum Berbasis Masjid Mushola

  Pekalongan, MENARA62.COM-Banjir yang terjadi di Kabupaten dan Kota Pekalongan menjadi bencana banjir yang cukup lama berlangsung karena sudah berlangsung lebih dari tiga minggu. Sementara...

Ketum Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Laksanakan Vaksinasi Covid-19 di RS PKU Jogja

  YOGYAKARTA, MENARA62.COM – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir Bersama Ketua Umum Pimpinan Pusat 'Aisyiyah Siti Noordjannah Djohantini telah melaksanakan vaksinasi covid-19 di...

Dukung Implementasi Kampus Merdeka, 10 Perguruan Tinggi Bentuk Konsorsium iHiLead

JAKARTA, MENARA62.COM – Tujuh perguruan tinggi nasional dan tiga perguruan tinggi asing sepakat membentuk konsorsium Indonesia Higher Education Leader (iHiLead). Pembentukan konsorsium tersebut bertujuan...

Asa Membangun Pesantren di Amerika

Apa yang tidak mungkin dalam hidup ini? Jika ada kemauan, maka ada jalan. Begitu pepatah petitih yang selalu diajarkan pada kita semua dalam banyak...

Ikut Organisasi Mahasiswa Dapat Tingkatkan Softskill

YOGYAKARTA, MENARA62.COM -- Mengikuti organisas mahasiswa (Ormawa) dapat meningkatkan kemampuan softskill mahasiswa. Kemampuan ini akan berguna dan mendukung kesuksesan saat memasuki dunia kerja setelah...