SOLO, MENARA62.COM – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk memaknai kemerdekaan tidak hanya sebagai perayaan seremonial, tetapi juga sebagai wujud syukur melalui amal saleh dan penguatan karakter bangsa.
Pesan tersebut disampaikan Dai Champions Standardisasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Ustaz Dwi Jatmiko, saat menyampaikan khutbah Jumat di Masjid AsSyiar, Kompleks RRI Solo, Jumat (7/8/2026).
Dalam khutbah bertema Mensyukuri Nikmat Kemerdekaan RI ke-81, Dwi Jatmiko menegaskan bahwa rasa syukur kepada Allah SWT harus diwujudkan melalui kepedulian terhadap agama, sesama manusia, lingkungan, serta membangun sistem kehidupan yang membawa kemaslahatan.
Menurutnya, perubahan besar sebuah bangsa selalu berawal dari individu yang memiliki fondasi iman dan ketakwaan yang kuat.
“Bangsa yang kuat adalah bangsa yang dihuni oleh pribadi-pribadi yang beriman, jujur, amanah, disiplin, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat,” ujarnya.
Ia menilai, makna kemerdekaan tidak hanya sebatas terbebas dari penjajahan, tetapi juga mampu membebaskan diri dari berbagai persoalan yang merusak kehidupan berbangsa.
“Kemerdekaan bukan hanya bebas dari penjajahan, tetapi juga bebas dari kemalasan, korupsi, kebencian, dan kerusakan moral,” tegasnya.
Dwi Jatmiko menjelaskan, iman dan takwa merupakan modal utama dalam membangun kehidupan yang harmonis sekaligus menjadi kunci meraih keberhasilan, baik di dunia maupun di akhirat. Karena itu, umat Islam diajak terus memperkuat hubungan dengan Allah SWT serta meningkatkan kepedulian sosial melalui berbagai amal yang bermanfaat bagi masyarakat.
Selain itu, ia menekankan bahwa menjaga lingkungan juga menjadi bagian dari implementasi ajaran Islam. Menjaga kebersihan, merawat alam, menghormati sesama, dan menaati aturan yang membawa kemaslahatan merupakan bentuk nyata rasa syukur atas nikmat kemerdekaan yang telah dianugerahkan Allah SWT.
Menutup khutbahnya, guru Pendidikan Agama Islam SD Muhammadiyah tersebut mengajak jamaah memanjatkan doa sapu jagat sebagai harapan agar Indonesia senantiasa diberikan kebaikan di dunia dan akhirat.
“Rabbanaa aatinaa fid-dunyaa hasanah wa fil-aakhirati hasanah wa qinaa ‘adzaaban naar,” ucapnya.
Ia berharap HUT ke-81 Republik Indonesia menjadi momentum memperkuat karakter bangsa yang berlandaskan iman dan ketakwaan sehingga Indonesia semakin maju, damai, berkeadilan, dan memperoleh keberkahan.
“Kemerdekaan menumbuhkan generasi yang bertakwa. InsyaAllah Indonesia berdaulat, adil, dan makmur untuk semua,” pungkasnya. (*)
