26.4 C
Jakarta

Kinerja Positif Kospin Jasa Dapat Dijadikan Cermin

Must read

Kedisiplinan dan Kejujuran Menjadi Kunci Keberhasilan Penanganan Covid-19

YOGYAKARTA, MENARA62.COM -- dr. Agus Taufiqurrahman, Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengatakan bahwa, dibutuhkan kesungguhan, dan kerja kolektif untuk menyongsong pola kehidupan...

Peringatan Milad 85 Tahun Buya Syafii Ma’arif

JAKARTA, MENARA62.COM -- Peringatan 85 tahun Buya Syafii, “Buya Syafii di Mata Tokoh Minang” yang digelar Jaringan Intelektual Muda Muhammadiyah-Jaringan Islam Berkemajuan...

Era New Normal, Rumah Ibadah agar Berlakukan Jarak Aman

JAKARTA, MENARA62.COM - Juru Bicara Kementerian Agama Oman Fathurahman mengingatkan kebijakan new normal dimana rumah ibadah akan segera dibuka kembali, masyarakat perlu...

Norma Bekerja Jarak Jauh Sepanjang Tahun, Ini Cara Agar Tetap Nyaman dan Produktif

JAKARTA, MENARA62.COM -- Memasuki bulan ketiga masa bekerja dari rumah (working-from-home – WFH), nampaknya hampir sebagian besar karyawan mulai terbiasa dengan norma baru...
PEKALONGAN, MENARA62.COM–Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah (AAGN) Puspayoga mengapresiasi keberhasilan Kospin Jasa dalam meningkatkan kinerja selama tahun 2016, bahkan kinerja positif tersebut bisa dijadikan cermin bagi koperasi lain. Hal tersebut melihat pertumbuhan positif kinerja keuangan Kospin Jasa dapat menambah kepercayaan anggota yang pada akhirnya akan lebih meningkatkan kesejahteraan anggota.
Hal itu disampaikan Menteri Puspayoga dalam sambutan Rapat Anggota Tahunan (RAT)  ke-43 Kospin Jasa di Pekalongan, Sabtu (18/3/2017). Pada acara tersebut turut hadir Ketua Umum Kospin Jasa Andi Arslan Djunaid dan Walikota Pekalongan Alf Arslan Djunaid.
Puspayoga mengatakan, dengan kinerja yang baik Kospin Jasa telah mampu menjadi koperasi yang sehat dan mandiri. “Kospin Jasa berhasil membangun sistem IT,  kinerja keuangan yang sehat, manajemen yang andal. Karena itu Kospin Jasa berhasil lolos seleksi sebagai koperasi penyalur  KUR pertama di Indonesia,” kata Menteri dalam sambutannya.
Puspayoga menegaskan jika koperasi berkualitas sebagaimana harapan anggotanya dapat terwujud, maka kehadiran koperasi akan mampu memperjuangkan kepentingan sosial dan ekonomi anggotanya. Secara keseluruhan kinerja Kospin Jasa tahun buku 2016 menunjukkan kinerja cemerlang. Total aset Kospin Jasa mencapai Rp7 triliun atau tumbuh 28% dengan perincian aset layanan konvensional sebesar Rp5,7 triliun dan layanan syariah Rp1,3 triliun.
“Kami menargetkan pertumbuhan aset 2017 akan kembali meningkat menjadi Rp9 triliun dari layanan konvensional dan syariah,” kata Andi Arslan Djunaid.
Dari sisi simpanan dan tabungan menunjukkan, pada layanan konvensional tahun 2016 mencapai Rp4,9 triliun naik dari tahun 2015 yang besarnya Rp3,5 triliun. Sedangkan dari pinjaman sektor syariah naik dari Rp938 miliar tahun 2015 menjadi Rp1,25 triliun pada 2016. Pinjaman yang diberikan lewat layanan konvensional naik dari Rp3,18 triliun tahun 2015 menjadi Rp3,8 triliun tahun 2016 atau naik 19,5%. Sedangkan lewat pola syariah tumbuh 22,9% dari Rp1,08 triliun pada 2015 menjadi Rp1,3 triliun pada 2016.
Tercatat jumlah anggota Kospin Jasa adalah 18.375 orang. Andi mengemukakan pertumbuhan kinerja keuangan Kospin Jasa tersebut diperoleh lesu perekonomian nasional yang masih rendah. Kinerja ekonomi makro belum sepenuhnya pulih sehingga memengaruhi ekspor dan dampak selanjutnya dirasakan oleh perkreditan perbankan dan menjalar ke sektor-sektor lainnya. “Sebagai lembaga keuangan nonbank, Kospin Jasa tidak terhindar dari kondisi tersebut namun, masih bisa mencetak pertumbuhan pada beberapa sektor,” kata Andi.
Andi mengemukakan, walau ada dinamika ekonomi demikian upaya-upaya meningkatkan kinerja koperasi terus dilakukan.  Koperasi, disebutnya melakukan berbagai inovasi dengan membuat berbagai kemasan produk jasa keuangan yang dibutuhkan anggota. Pihaknya juga terus membuka kantor baru untuk menjaring anggota di seluruh tanah air.
Menurutnya tantangan 2017 tidak kalah berat, kompetisi semakin tinggi termasuk dengan perbankan. Penurunan suku bunga menjadi salah satu petimbangan yang harus dikaji cermat. Selain itu, peningkatan kualitas SDM jadi tantangan juga apalagi dengan ekspansi Kospin Jasa ke berbagai daerah.
- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Kedisiplinan dan Kejujuran Menjadi Kunci Keberhasilan Penanganan Covid-19

YOGYAKARTA, MENARA62.COM -- dr. Agus Taufiqurrahman, Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengatakan bahwa, dibutuhkan kesungguhan, dan kerja kolektif untuk menyongsong pola kehidupan...

Peringatan Milad 85 Tahun Buya Syafii Ma’arif

JAKARTA, MENARA62.COM -- Peringatan 85 tahun Buya Syafii, “Buya Syafii di Mata Tokoh Minang” yang digelar Jaringan Intelektual Muda Muhammadiyah-Jaringan Islam Berkemajuan...

Era New Normal, Rumah Ibadah agar Berlakukan Jarak Aman

JAKARTA, MENARA62.COM - Juru Bicara Kementerian Agama Oman Fathurahman mengingatkan kebijakan new normal dimana rumah ibadah akan segera dibuka kembali, masyarakat perlu...

Norma Bekerja Jarak Jauh Sepanjang Tahun, Ini Cara Agar Tetap Nyaman dan Produktif

JAKARTA, MENARA62.COM -- Memasuki bulan ketiga masa bekerja dari rumah (working-from-home – WFH), nampaknya hampir sebagian besar karyawan mulai terbiasa dengan norma baru...

Politisi PKS Ajak Masyarakat Maknai Nilai-Nilai Luhur Pancasila

JAKARTA, MENARA62.COM - Memperingati hari lahir Pancasila yang jatuh pada Senin, 1 Juni 2020, politisi PKS Anis Byarwati mengajak seluruh warga negara...