25.6 C
Jakarta

Lagi, Dua Tower Wisma Atlet akan Disulap Menjadi RS Darurat COVID-19

Must read

Dorong Kreativitas Anak Muda pada Masa Pandemi AXIS Gelar POP Up Campus Live Streaming

JAKARTA, MENARA62.COM -- Pandemi Covid-19 tak menyurutkan inisiatif XL Axiata untuk melanjutkan program-program dukungan untuk kalangan muda. Melalui AXIS, program tahunan AXIS POP Up...

Bantu Masyarakat, Dosen UMY Laksanakan Pengabdian Masyarakat Pedak Bantul

YOGYAKARTA, MENARA62.COM -- Muhammad Zakiy, M.Sc, dosen Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengadakan kegiatan pengabdian di dusun Pedak, Desa Trimurti, pada...

Pandemi Covid-19, Dorong Inovasi dan Percepatan Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Aktivitas Belajar Mengajar

JAKARTA, MENARA62.COM -- Suka atau tidak dampak dari Pandemi Covid-19 telah mengubah cara kita bekerja dan melakukan aktivitas lainnya termasuk dalam kegiatan belajar mengajar....

Menengahkan Mereka yang Terpinggirkan

JAKARTA, MENARA62.COM -- Pandemi COVID-19 berdampak pada berbagai sektor, mulai dari kesehatan publik, ekonomi, pendidikan, hingga sosial budaya. Dampak pandemi COVID-19 paling dirasakan oleh...

JAKARTA, MENARA62.COM  – Pemerintah Indonesia akan mengoperasikan dua tower tambahan Wisma Atlet Kemayoran sebagai skenario antisipasi apabila terjadi lonjakan pasien covid-19. Hal itu disampaikan Pangdam Jaya Mayjen TNI Eko Margiyono dalam keterangannya di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta, Kamis (26/3).

“Kalau skenario bertambah buruk kita bisa gunakan skenario berikutnya, yaitu tower empat dan lima,” kata Mayjen TNI Eko Margiyono dalam siaran persnya.

Sebagaimana diketahui pada saat ini sudah ada dua tower di Wisma Atlet yang digunakan sebagai Rumah Sakit (RS) Darurat Covid-19 dengan daya tampung hingga sebanyak 3.000 pasien. Adapun ke dua tower tersebut masing-masing tower tujuh yang sudah beroperasi dengan daya tampung 1.700 pasien dan tower enam dengan daya tampung 1.300 pasien.

Di sisi lain, RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet juga menerapkan sistem pelayanan kesehatan safe handling dengan meminimalkan kontak pasien dengan petugas perawat.

“Rumah sakit ini beda dengan yang lain karena menerapkan sistem pelayanan safe handling, dengan sistem video call. Kedua self karantina, ketiga limitasi kontak dengan petugas, keempat apabila semakin memberat akan dirujuk ke rs rujukan,” ujarnya.

Eko mengatakan saat ini sudah ada beberapa pasien yang dirujuk ke rumah sakit rujukan pemerintah karena menunjukkan gejala yang berat saat dirawat di Wisma Atlet.

“Ada beberapa pasien yang datang setelah diperiksa menunjukkan gejala berat kemudian dirujuk,” imbuhnya.

Hingga saat ini RS yang beroperasi sejak tanggal 23 Maret lalu telah merawat sebanyak 208 pasien virus corona baru (Covid-19).

“Sampai saat ini pasien yang diterima di rumah sakit total ada 208. Tanggal 24 (Selasa) pagi itu 74 (pasien), kemudian pada tanggal 25 (Rabu) pagi itu 178 pasien,” kata Pangdam Jaya.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Dorong Kreativitas Anak Muda pada Masa Pandemi AXIS Gelar POP Up Campus Live Streaming

JAKARTA, MENARA62.COM -- Pandemi Covid-19 tak menyurutkan inisiatif XL Axiata untuk melanjutkan program-program dukungan untuk kalangan muda. Melalui AXIS, program tahunan AXIS POP Up...

Bantu Masyarakat, Dosen UMY Laksanakan Pengabdian Masyarakat Pedak Bantul

YOGYAKARTA, MENARA62.COM -- Muhammad Zakiy, M.Sc, dosen Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengadakan kegiatan pengabdian di dusun Pedak, Desa Trimurti, pada...

Pandemi Covid-19, Dorong Inovasi dan Percepatan Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Aktivitas Belajar Mengajar

JAKARTA, MENARA62.COM -- Suka atau tidak dampak dari Pandemi Covid-19 telah mengubah cara kita bekerja dan melakukan aktivitas lainnya termasuk dalam kegiatan belajar mengajar....

Menengahkan Mereka yang Terpinggirkan

JAKARTA, MENARA62.COM -- Pandemi COVID-19 berdampak pada berbagai sektor, mulai dari kesehatan publik, ekonomi, pendidikan, hingga sosial budaya. Dampak pandemi COVID-19 paling dirasakan oleh...

Pilkada Serentak di Tengah Pandemi, Pakar Sebut Pentingnya Transisi Kampanye Digital dan KPU Harus Fasilitasi

JAKARTA, MENARA62.COM -- Euforia Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada 9 Desember 2020 di tengah pandemi akan berbeda karena ruang kampanye beralih dalam bentuk...