25.6 C
Jakarta

Linetrust Dukung Pengembangan Pabrik Gula Di India

Must read

Peran Perpustakaan Harus Ditingkatkan Guna Menunjang Budaya Literasi Masyarakat

JAKARTA, MENARA62.COM - Di era yang serba digital perpustakaan memang bukan satu-satunya sumber  informasi untuk masyarakat. Perangkat gawai dan perangkat raksasa yang bernama Google...

Ini Cara Kedai Kopi Guyon Bertahan Di Tengah Pandemi Corona

JAKARTA, MENARA62.COM – Roda bisnis berubah drastis akibat pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia. Perubahan ini juga terasa pada bisnis Kedai Kopi Guyon yang...

Rian ‘Kopirative’ Buktikan Membuka Usaha Tak Selalu Padat Modal

JAKARTA, MENARA62.COM - Memulai bisnis tidak selalu harus merogoh kocek yang besar alias padat modal. Dengan modal yang terbatas, asalkan dikelola dengan baik, maka...

Sanksi PSBB di DKI Kurang Tegas, Masyarakat Abai Protokol Kesehatan Covid-19

JAKARTA, MENARA62.COM- Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diberlakukan kembali di Jakarta oleh Gubernur Anies Baswedan nampaknya tidak terlalu efektif. Hal ini dapat dilihat...

JAKARTA, MENARA62.COM– Dukung menjadi produsen gula terbesar di India, Linetrust International Offshore Limited, perusahaan penjamin (trust fund) jangka pendek yang berpusat di Inggris, berikan pinjaman US$ 93 juta dalam bentuk utang dukungan aset jangka panjang kepada Kamuna Sugar Limited. Pinjaman ini dinilai strategis mengingat Komuna yang berlokasi di Uttar Pradesh terus mengalami pertumbuhan yang signifikan.

Kapasitas produksi Komuna Sugar saat ini mencapai 5000 TCD. Dengan pinjaman sebesar itu diharapkan kapasitas produksi akan terus bisa meningkat tajam.

”Era baru dalam skenario perekonomian India saat ini sedang terjadi. Dan seluruh dunia menjadi saksi atas transformasi mengagumkan yang dilakukan India bersama-sama dengan negara kelompok BRIC yakni Brazil, Rusia, India, dan Tiongkok,” papar Seeme Mukhtar, Direktur Linetrust dalam siaran persnya, Rabu (19/04/2017).

Pemberian pinjaman kepada Komuna tersebut akan dijalankan bersama dengan program kampanye Make in India yang diluncurkan pemerintah dibawah kepemimpinan Narendra Modi. Dan pada fase awal kerjasama ini, Komuna bisa memfokuskan diri untuk tumbuh menjadi perusahaan gula terbesar di India.

Tantangan terbesar yang dihadapi Kamuna adalah daya listrik dan pendanaan biaya rendah. Kendala itu akhirnya bisa diatasi setelah Pemerintah India memberikan dukungan tambahan daya listrik dan Linetrust membantu pendanaan biaya rendah.

Timothy Clark, Direktur dari Linetrust mengatakan, pinjaman terhadap Kamuna merupakan bagian dari jerih payah perusahaan ini dalam mendukung pertumbuhan ekonomi India di era baru , sekaligus membantu perusahaan-perusahaan mempromosikan konsep Make in India yang dimulai oleh Narendra Modi.

Sundeep VN Singhania, Direktur EquityDebt Consultants berpendapat, sebagai sebuah institusi, pihaknya sangat menghargai perusahaan India yang menjadi bagian asosiasi dan ikut berpartisipasi mendorong pertumbuhan perekonomian India secara menyeluruh dengan menyediakan gula dengan kualitas yang lebih baik dengan harga murah.

“Keahlian kami pada bisnis gula ini akan membantu dalam memberikan solusi dengan nilai-nilai positif bagi industri gula secara jangka panjang,” katanya.

Selain kepada India, Mary Mam, bersama dengan Manoj Todi, pemegang saham dan direktur pasar hutang pembiayaan Linetrust International Offshore Limited Asean bertekad membantu penyaluran bantuan finansial pada perusahaan-perusahaan skala menengah hingga besar di Indonesia. Harapannya pinjaman tersebut dapat membantu peningkatan perekonomian negara-negara berkembang seperti Indonesia.

 

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Peran Perpustakaan Harus Ditingkatkan Guna Menunjang Budaya Literasi Masyarakat

JAKARTA, MENARA62.COM - Di era yang serba digital perpustakaan memang bukan satu-satunya sumber  informasi untuk masyarakat. Perangkat gawai dan perangkat raksasa yang bernama Google...

Ini Cara Kedai Kopi Guyon Bertahan Di Tengah Pandemi Corona

JAKARTA, MENARA62.COM – Roda bisnis berubah drastis akibat pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia. Perubahan ini juga terasa pada bisnis Kedai Kopi Guyon yang...

Rian ‘Kopirative’ Buktikan Membuka Usaha Tak Selalu Padat Modal

JAKARTA, MENARA62.COM - Memulai bisnis tidak selalu harus merogoh kocek yang besar alias padat modal. Dengan modal yang terbatas, asalkan dikelola dengan baik, maka...

Sanksi PSBB di DKI Kurang Tegas, Masyarakat Abai Protokol Kesehatan Covid-19

JAKARTA, MENARA62.COM- Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diberlakukan kembali di Jakarta oleh Gubernur Anies Baswedan nampaknya tidak terlalu efektif. Hal ini dapat dilihat...

New Normal, Can Cuts Barbershop Terapkan Standar Protokol Kesehatan

BEKASI, MENARA62.COM – Sejak wabah Covid-19 melanda tanah air, beberapa sektor perekonomian mengalami dampaknya, termasuk usaha Can Cuts Barbershop. Usaha jasa potong rambut di...