SUKOHARJO, MENARA62.COM – Mahasiswa Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) Hukum Ekonomi Syariah (HES) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id mengajak warga Desa Celep, Sukoharjo, menghidupkan kembali fungsi masjid melalui kegiatan senam bersama dan penanaman bibit pepaya.
Kegiatan yang digelar Tim Program Penelitian dan Pengabdian Ormawa (PPO) HMP HES UMS di Masjid Baiturrahman, Sabtu (17/10/2026), tersebut menjadi upaya mengintegrasikan aktivitas keagamaan dengan kepedulian terhadap kesehatan dan lingkungan.
Warga yang didominasi kaum perempuan, mulai dari ibu-ibu hingga lanjut usia (lansia), tampak antusias mengikuti senam bersama. Setelah kegiatan olahraga, mahasiswa membagikan bibit pepaya kepada warga untuk ditanam di pekarangan rumah masing-masing.
Pembagian bibit ini diharapkan dapat mendorong penghijauan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara produktif dan berkelanjutan.
Tak hanya mengajak warga menanam di rumah, Tim PPO HMP HES UMS juga melakukan penanaman bibit di lahan belakang Masjid Baiturrahman. Langkah tersebut dilakukan setelah mahasiswa melihat kondisi lahan yang cenderung gersang dan membutuhkan penghijauan.
Melalui penanaman tersebut, area sekitar masjid diharapkan menjadi lebih hijau, asri, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Salah satu warga Desa Celep, Senin Mustofa, menyambut baik kegiatan penanaman tersebut. Ia menilai kepedulian terhadap tumbuhan dan makhluk hidup merupakan bagian penting dalam menjaga hubungan harmonis antara manusia dan lingkungan.
“Alhamdulillah dengan diadakannya menanam ini kita sebagai manusia juga akan merasakan manfaatnya. Semakin ramah kita kepada tumbuhan dan makhluk hidup, maka akan semakin ramah juga mereka kepada kita semua,” ujarnya, Senin (19/10/2026).
Dorong Kepedulian Lingkungan Berkelanjutan
Kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada penanaman bibit, tetapi juga mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan melalui langkah sederhana yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pembagian bibit pepaya menjadi salah satu cara untuk membangun kebiasaan menanam di lingkungan rumah. Sementara itu, penghijauan di lahan belakang masjid menjadi langkah awal untuk menciptakan lingkungan tempat ibadah yang lebih nyaman dan asri.
Tim PPO HMP HES UMS berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada penanaman, tetapi dilanjutkan dengan perawatan bibit oleh warga. Dengan demikian, tanaman yang ditanam dapat tumbuh dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Keterlibatan masyarakat dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan program sekaligus menumbuhkan budaya gotong royong dalam merawat lingkungan.
Melalui kegiatan senam dan menanam ini, mahasiswa HES UMS berupaya memperkuat peran masjid sebagai pusat kegiatan umat yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga ruang interaksi sosial dan pemberdayaan masyarakat.
Masjid Baiturrahman diharapkan dapat menjadi ruang yang menghubungkan nilai-nilai keagamaan dengan kepedulian terhadap kesehatan, kelestarian lingkungan, dan kehidupan bermasyarakat. Upaya tersebut sekaligus menegaskan bahwa memakmurkan masjid dapat diwujudkan melalui berbagai kegiatan nyata yang memberikan manfaat langsung bagi warga. (*)
