26.1 C
Jakarta

Muhammadiyah Garut Resmikan Tanggul Penahan Tebing Sungai

Baca Juga:

Pertahankan Rating dari Fitch, Hutama Karya Pertegas Posisi Perusahaan dengan Kinerja Stabil Ditengah Pandemi

JAKARTA, MENARA62.COM - Meski berada di tengah situasi pandemi Covid-19 yang mempengaruhi kinerja perusahaan sebagaimana industri lain pada umumnnya, namun PT Hutama Karya (Persero) ...

Menhub: Sinergi Regulator, Operator, dan Pengguna Jasa Tentukan Keselamatan Angkutan Jalan

JAKARTA, MENARA62.COM -- Sinergi yang baik antara pemerintah, operator, dan pengguna jasa sangat menentukan keselamatan angkutan jalan. Hal ini disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya...

Kemendikbud Serahkan Soal Kompetensi Dasar Calon ASN 2021 kepada Panselnas

JAKARTA, MENARA62.COM - Sebagai komponen dari penyelenggaraan Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) dan Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (CPPPK) formasi tahun 2021,...

Hilmar Pastikan Draf Buku Kamus Sejarah Jilid I Belum Final

JAKARTA, MENARA62.COM - Isu terkait draf naskah buku Kamus Sejarah Jilid I yang disusun sebelum kepemimpinan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim...

 

Garut, MENARA62.COMMDMC Kabupaten Garut meresmikan tanggul bronjong penahan tebing sungai Cibaluk di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Sabtu (27/02/2021). Tanggul ini dibangun sebagai tahapan program rehabilitasi dan rekonstruksi oleh MDMC Kabupaten Garut dalam respon bencana banjir longsor yang terjadi pada tanggal 12 Oktober 2020 silam.

Acara peresmian yang dilaksanakan di dekat lokasi tanggul tersebut dihadiri oleh Camat Cibalong, Ketua PDM Kabupaten Garut beserta jajaran pimpinan lainnya, utusan MDMC PP Muhammadiyah, PCM Garut Kota dan Cibalong serta pengurus pondok pesantren Al Manaar.

Di Kecamatan Cibalong tepatnya Desa Sagara, banjir longsor tersebut mengakibatkan jembatan penghubung dengan Desa Mekarwangi yang melintasi Sungai Cibaluk terputus. Bantaran sungai juga mengalami abrasi dan mengancam pemukiman warga, komplek pondok pesantren Al Manaar yang berada didekatnya serta lahan pertanian warga.

Untuk menahan laju air sungai agar tidak semakin menggerus tebing disekitar sungai, MDMC Kabupaten Garut berinisiatif membangun tanggul bronjong terbuat dari batu kali di tepi sungai Cibaluk yang berdekatan dengan pemukiman warga dan komplek pondok pesantren Al Manaar.

Tanggul tersebut berukuran panjang 75 meter dengan tinggi 6 meter

Tanggul tersebut berukuran panjang 75 meter dengan tinggi 6 meter dan menelan biaya pembangunan sebesar Rp. 245.000.000,- bersumber dari donasi warga, lazismu PCM Garut Kota dan bantuan lazismu pusat dan MDMC PP Muhammadiyah. Tanggul dikerjakan selama 11 hari dari tanggal 2-12 Januari 2021.

Ketua MDMC Kabupaten Garut, Aceng Hobir dalam laporannya mengatakan dalam respon tanggap darurat banjir longsor di Kabupaten Garut, MDMC Kabupaten melaksanakan berbagai layanan untuk warga terdampak. “Kami mendistribusikan bantuan logistik untuk warga di berbagai tempat yang cukup parah terdampak banjir longsor,” katanya.

Dalam tahap rehabilitasi dan rekonstruksi, Aceng menambahkan pihaknya membangun beberapa sarana fisik terutama penahan tebing. “Di Cikelet kami membangun tembok penahan tanah di MI Cijambe, di Cisompet penahan tebing dudukan jembatan gantung di Kampung Depok Kolot, Desa Depok dan di Cibalong ini kami bangun tanggul yang akan kita resmikan saat ini,” ujarnya.

Sedangkan Camat Cibalong, Aris Riswandi dan Ketua PDM Kabupaten Garut, Yusuf Safari sama-sama mengapresiasi kerja-kerja MDMC Kabupaten Garut dalam tanggap darurat banjir longsor kali ini dan akan meneruskan kerja-kerja MDMC agar mendapat respon positif dari pemerintah Kabupaten Garut.

Sementara utusan MDMC PP Muhammadiyah yang hadir adalah Naibul Umam, dari divisi Tanggap Darurat dan Rehabilitasi Rekonstruksi mewakili Ketua MDMC PP Muhammadiyah Budi Setiawan yang berhalangan hadir.

Naibul Umam dalam sambutannya mengatakan bahwa kerja-kerja yang sudah dilakukan oleh MDMC Kabupaten Garut sangat luar biasa namun harus lebih banyak disyiarkan ke masyarakat. “Berita baik ini harus disampaikan karena akan memberikan pembelajaran. Seluruh informasi kegiatan ini harus disampaikan ke publik, harus disebarluaskan ke seluruh Indonesia,” katanya.

Meneruskan berbagai program dalam rangka rehabilitasi dan rekonstruksi banjir longsor, MDMC Garut masih akan membangun tanggul penahan abrasi juga di tebing sungai Cikangeang, Kecamatan Singajaya dan respon bencana tanah bergerak di MTs. Insanul Husna Desa Girimukti, Kecamatan Singajaya. (Tim Media MDMC).

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!

Pertahankan Rating dari Fitch, Hutama Karya Pertegas Posisi Perusahaan dengan Kinerja Stabil Ditengah Pandemi

JAKARTA, MENARA62.COM - Meski berada di tengah situasi pandemi Covid-19 yang mempengaruhi kinerja perusahaan sebagaimana industri lain pada umumnnya, namun PT Hutama Karya (Persero) ...

Menhub: Sinergi Regulator, Operator, dan Pengguna Jasa Tentukan Keselamatan Angkutan Jalan

JAKARTA, MENARA62.COM -- Sinergi yang baik antara pemerintah, operator, dan pengguna jasa sangat menentukan keselamatan angkutan jalan. Hal ini disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya...

Kemendikbud Serahkan Soal Kompetensi Dasar Calon ASN 2021 kepada Panselnas

JAKARTA, MENARA62.COM - Sebagai komponen dari penyelenggaraan Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) dan Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (CPPPK) formasi tahun 2021,...

Hilmar Pastikan Draf Buku Kamus Sejarah Jilid I Belum Final

JAKARTA, MENARA62.COM - Isu terkait draf naskah buku Kamus Sejarah Jilid I yang disusun sebelum kepemimpinan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim...

Kurangi Emisi, Penggunaan Sumber Energi Terbarukan Mendesak

JAKARTA, MENARA62.COM - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif, yang juga Ketua Harian Dewan Energi Nasional (DEN) menerangkan urgensi dan rencana...