Panahan Surakarta Raih 7 Emas, Lampaui Target Porprov 2026

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM– Kontingen cabang olahraga (cabor) panahan Kota Surakarta menorehkan prestasi membanggakan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026. Berhasil melampaui target awal, tim panahan Kota Bengawan sukses mengoleksi tujuh medali emas, lima perak, dan dua perunggu atau total 14 medali sekaligus mengamankan posisi runner-up dalam perolehan medali cabang olahraga tersebut.

 

Capaian ini menjadi peningkatan signifikan dibandingkan Porprov 2023. Saat itu, panahan Surakarta hanya mengoleksi tiga medali emas. Pada Porprov 2026, jumlah emas meningkat lebih dari dua kali lipat menjadi tujuh medali.

 

Sebelum kompetisi berlangsung, Pengurus Kota Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Surakarta menetapkan target tiga emas, tiga perak, dan satu perunggu. Namun, kerja keras atlet, strategi pelatih, serta dukungan berbagai pihak membuat hasil akhir jauh melampaui target tersebut.

 

Manajer Teknis Kontingen Panahan Kota Surakarta sekaligus Wakil Bidang Pembinaan dan Prestasi (Wabid Binpres) Club Sipas Sriwedari, Indra Jho, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung persiapan hingga pelaksanaan pertandingan.

 

Menurutnya, dukungan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), khususnya penyediaan sarana dan prasarana selama masa Training Center (TC), memiliki peran penting dalam mempersiapkan atlet.

 

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah memberikan support luar biasa. Khususnya kepada Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang sudah menyediakan sarana dan prasarana selama masa TC. Dukungan tersebut sangat vital bagi kesiapan fisik dan mental tim kami,” ujar Indra Jho.

 

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada sponsor Alamiara Grow+, Waroeng SS, dan Moicare, serta jajaran pelatih dan orang tua atlet yang terus memberikan pendampingan.

 

Emas Meningkat Lebih dari Dua Kali Lipat

 

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) Perpani Surakarta, Idya Putra Harjanto, menilai capaian tujuh medali emas merupakan hasil perkembangan pembinaan panahan yang patut disyukuri.

 

“Pada Porprov 2023 lalu, kami memperoleh tiga medali emas. Tahun 2026 ini, panahan Kota Surakarta berhasil melonjak tajam mendapat tujuh medali emas. Tentu ini berkat usaha, kerja keras, dan dukungan tiada henti dari semua pihak,” ungkap Idya.

 

Ia turut mengucapkan selamat kepada Kota Semarang yang berhasil meraih predikat juara umum. Meski demikian, Perpani Surakarta tidak ingin berpuas diri dengan hasil yang telah dicapai.

 

Evaluasi menyeluruh dan penguatan pembinaan atlet usia dini menjadi fokus berikutnya. Langkah tersebut diharapkan mampu melahirkan talenta-talenta baru yang dapat memperkuat kontingen Surakarta pada Porprov empat tahun mendatang.

 

“Dengan selisih perolehan emas yang tidak terlalu jauh, kami tetap akan melakukan evaluasi mendalam serta terus memperkuat pembinaan usia dini di Kota Surakarta, sehingga empat tahun ke depan muncul talenta-talenta baru untuk Porprov berikutnya,” jelasnya.

 

Dukungan TC dan Strategi Pelatih Jadi Kunci

 

Keberhasilan tersebut juga dirasakan langsung oleh para atlet. Puspita Ratu Ardhipta, atlet putri yang menyumbangkan satu medali emas, satu perak, dan satu perunggu, mengungkapkan bahwa persiapan melalui TC memberikan kontribusi besar terhadap performa tim.

 

Menurutnya, jajaran pelatih mampu menyusun taktik dan strategi secara matang meskipun waktu persiapan relatif terbatas.

 

“Selama masa TC, walaupun dengan keterbatasan waktu, tim kepelatihan selalu memberikan berbagai taktik dan strategi yang matang sehingga kami bisa tampil maksimal dan meraih juara,” tutur Puspita.

 

Keberhasilan kontingen panahan Surakarta merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen tim. Manajemen teknis dipimpin Indra Jho, dengan jajaran pelatih Idya Putra Harjanto, Sektiawan, Nicky Gilang, dan Havid Ponx.

 

Sementara itu, jajaran official terdiri atas Mothanx, Ramy Nopal, Fitra Wibawa, dan Okvito.

 

Daftar Peraih Medali Panahan Surakarta

 

Atlet yang memperkuat kontingen Kota Surakarta berasal dari tiga divisi, yakni Recurve, Standar Nasional, dan Compound.

 

Pada divisi Recurve Putri, atlet yang diturunkan adalah Assyifa Putri Elzahra, Chatarine Thea Darma, dan Vinethea Natyasha Armayasari. Sementara Recurve Putra diperkuat Daffa Indika Haidar, Gavra Iyar Rendra, dan Jalu Amanuisha Budhi.

 

Divisi Standar Nasional Putri diisi Nabilah Widya Ramadani, Paramesty Vania Inas Carissa S., dan Puspita Ratu Ardhipta. Adapun Standar Nasional Putra diwakili Albani Izzan Putra Ramadika.

 

Pada divisi Compound Putri, Surakarta mengandalkan Alzena Meisya Khalida, Batrisya Destrin Saryanto, dan Luthfia Laili Majidah. Sementara Compound Putra diperkuat Dimas Maulana Dzaki Kusuma, Muhammad Hafizh Juniarta, dan Satrio Priambodo Pradipo.

 

Sejumlah medali berhasil diraih melalui berbagai nomor pertandingan. Berikut rincian prestasi yang tercatat:

 

Medali Emas:

 

1. Kualifikasi Recurve Putra: Daffa Indika Haidar.

2. Kualifikasi Compound Putra: Dimas Maulana Dzaki Kusuma.

3. Kualifikasi Standar Nasional Putri: Nabilah Widya Ramadani.

4. Tim Compound Putri: Alzena Meisya Khalida, Batrisya Destrin Saryanto, dan Luthfia Laili Majidah.

5. Tim Standar Nasional Putri: Nabilah Widya Ramadani, Paramesty Vania Inas Carissa S., dan Puspita Ratu Ardhipta.

6. Eliminasi Standar Nasional Putri Individu: Nabilah Widya Ramadani.

7. Mix Team Recurve: Daffa Indika Haidar dan Assyifa Putri Elzahra.

 

Medali Perak:

 

1. Kualifikasi Standar Nasional Putri: Puspita Ratu Ardhipta.

2. Tim Recurve Putri: Vinethea Natyasha Armayasari, Chatarine Thea Darma, dan Assyifa Putri Elzahra.

3. Tim Recurve Putra: Daffa Indika Haidar, Gavra Iyar Rendra, dan Jalu Amanuisha Budhi.

4. Tim Compound Putra: Dimas Maulana Dzaki Kusuma, Muhammad Hafizh Juniarta, dan Satrio Priambodo Pradipo.

5. Eliminasi Compound Putri Individu: Alzena Meisya Khalida.

 

Medali Perunggu:

 

1. Eliminasi Compound Putra Individu: Dimas Maulana Dzaki Kusuma.

2. Eliminasi Compound Putri Individu: Luthfia Laili Majidah.

3. Mix Team Standar Nasional: Albani Izzan Putra Ramadika dan Puspita Ratu Ardhipta.

 

Dengan raihan 14 medali tersebut, panahan Surakarta tidak hanya melampaui target Porprov 2026, tetapi juga menunjukkan perkembangan pembinaan atlet yang semakin kompetitif.

 

Prestasi ini diharapkan menjadi modal penting bagi Perpani Surakarta untuk memperkuat regenerasi atlet, meningkatkan kualitas latihan, serta mempersiapkan kekuatan baru demi meraih hasil lebih baik pada Porprov mendatang. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!