34.8 C
Jakarta

PRIM dan PRIA Klang Lama Resmi Dilantik PP Muhammadiyah

Baca Juga:

KUALA LUMPUR, MENARA62.COM — Sejarah baru ditorehkan Muhammadiyah di luar negeri. Pimpinan Ranting Istimewa Muhammadiyah (PRIM) dan Pimpinan Ranting Istimewa ’Aisyiyah (PRIA) Klang Lama, Kuala Lumpur, resmi dilantik langsung oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah (PP Muhammadiyah).

 

Pelantikan yang berlangsung di Klang Lama, Kuala Lumpur, Minggu (20/9/2026), menjadi momentum istimewa karena PRIM dan PRIA Klang Lama disebut sebagai ranting pertama di dunia yang dilantik langsung oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

 

Prosesi pelantikan berlangsung khidmat sekaligus meriah. Penampilan grup musik Dinar Voice turut menghidupkan suasana dengan lagu-lagu yang mengiringi para tamu dan jajaran pimpinan saat menuju panggung.

 

Acara tersebut juga dihadiri Deputy Chief of Mission (DCM) KBRI Kuala Lumpur Danang Waskito. Dalam sambutannya, Danang mengapresiasi kemeriahan pelantikan yang menurutnya menunjukkan semangat organisasi di tingkat ranting.

 

“Pelantikan setingkat ranting, tetapi kemeriahannya luar biasa. Setiap ada kata sambutan, pasti ada lagu pengiring saat naik ke pentas,” ujar Danang.

 

Ia menilai aktivitas tersebut menjadi salah satu bentuk kreativitas ’Aisyiyah dalam berdakwah. Danang juga mengenang ibunya yang pernah aktif dalam kegiatan ’Aisyiyah, termasuk seni Samroh Rebanah.

 

Menurut Danang, pesan yang dibawakan melalui lagu-lagu Dinar Voice mencerminkan pentingnya kolaborasi, koordinasi, dan satu visi dalam menjalankan organisasi.

 

PRIM-PRIA Didorong Jadi Mitra KBRI

 

Danang juga menegaskan komitmen KBRI Kuala Lumpur dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada warga negara Indonesia (WNI) di Malaysia.

 

Ia menyebut luasnya wilayah Malaysia membuat KBRI tidak mungkin menjangkau seluruh lokasi WNI secara langsung. Karena itu, keberadaan organisasi masyarakat seperti PRIM dan PRIA dinilai dapat menjadi mitra dalam menyampaikan informasi serta membantu koordinasi di lapangan.

 

“PRIM dan PRIA dapat menjadi mata, telinga, dan tangan KBRI. KBRI tidak dapat menjangkau seluruh lokasi yang tersebar di Malaysia,” katanya.

 

Ia menambahkan, KBRI terbuka untuk berkoordinasi dengan organisasi masyarakat terkait pelayanan dan perlindungan WNI, termasuk pekerja migran Indonesia (PMI), sesuai ketentuan yang berlaku.

 

Disebut Ranting Pertama yang Dilantik Langsung PP Muhammadiyah

 

Sementara itu, Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah Muhammad Sayuti, M.Pd., M.Ed., Ph.D., menyampaikan amanat dalam prosesi pelantikan dan pengukuhan.

 

Sayuti menegaskan posisi istimewa PRIM dan PRIA Klang Lama dalam sejarah Muhammadiyah di luar negeri.

 

“Ranting pertama di dunia yang dilantik langsung dari pusat adalah Ranting Istimewa Klang Lama,” tegas Sayuti.

 

Ia meminta seluruh jajaran pimpinan ranting menjaga semangat organisasi dan terus berkontribusi meski memiliki kesibukan masing-masing.

 

Menurut Sayuti, keberadaan warga Muhammadiyah asal berbagai daerah yang tersebar di luar negeri menjadi salah satu kekuatan dalam mengembangkan persyarikatan.

 

Pelantikan tersebut turut disaksikan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur Ir. Tamhid Mashudi dan Wakil Sekretaris Zaenal Arifin.

 

Sayuti juga memberikan apresiasi terhadap penampilan Dinar Voice asal Solokuro, Lamongan. Ia menilai konsep musik yang dibawakan mampu mengiringi rangkaian acara secara kreatif.

 

Ia berharap Dinar Voice dapat tampil dalam berbagai kegiatan dengan skala yang lebih besar.

 

Menutup amanatnya, Sayuti mengingatkan pentingnya keikhlasan dalam berinfak. Ia mengajak warga Muhammadiyah tidak menganggap kecil nominal infak yang diberikan.

 

“Jangan anggap enteng angka kecil. Justru yang nilainya kecil jika isinya banyak untuk infak, itu yang akan menjamin masuk surga,” ujarnya.

 

Acara pelantikan kemudian ditutup dengan foto bersama seluruh tamu undangan dan jajaran pimpinan sebagai dokumentasi momentum bersejarah tersebut.

 

(Sholikan Abd Halim/PCIM Malaysia/*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!