31.9 C
Jakarta

PT Daewoong Infion Menerima Izin Penjualan Hormon Pertumbuhan dengan Sistem Injeksi Pena

Baca Juga:

PDL Madiri: Wujud Eksistensi Santri MTs Al-Mu’min pada Masa Pandemi

TEMANGGUNG, MENARA62.COM -- Tidak seperti biasa, Pelatihan Dakwah Lapangan (PDL) kelas 9 MTs Al-Mu'min Muhammadiyah Tembarak Temanggung Tahun Pelajaran 2020/2021 dilaksanakan secara Mandiri atau...

Santri Al-Mu’min Diterima Beasiswa Kedokterean UMS

TEMANGGUNG, MENARA62.COM -- Bulan Ramadan tahun 1422 Hijriyah merupakan salah satu bulan yang penuh rahmat dan maghfiroh. Bagi Alya Isna Alfiona asal Tangerang, Banten...

FEB UMP Gelar Workshop Kurikulum untuk Prodi Akuntansi dan Manajemen

PURWOKERTO, MENARA62.COM - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Purwokerto (FEB UMP) telah sukses dalam menyelenggarakan kegiatan Workshop Kurikulum untuk program studi Akuntansi S1...

Kelurahan Triharjo Sleman Miliki Radio Komunitas Rahardjo 107.7 FM

SLEMAN, MENARA62.COM - Dalam upaya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat Triharjo Sleman terhadap pembangunan, pemerintah kelurahan mendirikan Radio Komunitas 107.7 FM. Konon merupakan rintisan yang...

JAKARTA, MENARA62.COM — PT Daewoong Infion (CEO Suh Chang Woo) mengumumkan pada tanggal 20 April 2021 bahwa perusahaan telah menerima izin untuk penjualan produk Somatropin (rekombinan hormon pertumbuhan manusia), yang merupakan terapi hormon pertumbuhan dengan sistem injeksi pena, di Indonesia.

Somatropin adalah kandungan obat yang diberikan kepada pasien yang mengidap Defisiensi Hormon Pertumbuhan (Growth Hormone Deficiency/GHD), di mana pasien kekurangan atau tidak memiliki hormon pertumbuhan sama sekali. Dalam uji klinis fase-III yang dilakukan terhadap pasien di Korea, Somatropin telah terbukti mampu meningkatkan tingkat IGF-1 (Insulin-like Growth Factor) di dalam tubuh manusia yang berfungsi untuk mendorong pertumbuhan sel dan penurunan lemak.

Pengobatan hormon pertumbuhan yang sudah ada di pasaran biasanya tidak mudah dilakukan secara mandiri oleh pasien karena berbentuk vial dan sulit mengontrol jumlah dosis. Selain itu, produk dengan sistem injeksi pena yang sudah ada biasanya harus dibuang setelah satu kali digunakan dan dijual dengan harga yang cukup mahal.

Somatropin dari PT Daewoong Infion dirancang dengan sistem injeksi pena yang sudah dipatenkan di Korea. Dengan sistem ini, kartrid cairan dimasukkan ke dalam jarum suntik berbentuk pena. Pasien dapat mengatur jumlah dosis secara mandiri dengan menekan tombol dosis dan memutar jarum suntik tersebut sesuai dengan indikator jumlah dosis yang diinginkan, sama seperti saat menyuntikkan insulin secara mandiri. Jarum suntik berbentuk pena ini semi permanen dan pasien dapat mengganti kartridnya. Produk ini juga dilengkapi dengan tabel dosis sehingga pasien umum dapat menyesuaikan dosis sesuai dengan berat badan dan resep dokter.

Menurut lembaga penelitian Grand View Research www.grandviewresearch.com, nilai pasar hormon pertumbuhan secara global diperkirakan mencapai USD4,6 miliar pada tahun 2019, dengan Amerika Utara sebagai penyumbang pangsa pasar terbesar yaitu 35,9%. Namun, daya jual produk hormon pertumbuhan di  berbagai negara berkembang dan masyarakat kelas menengah meningkat. Menurut data penjualan tahun 2017 dari perusahaan riset global IMS Health, nilai pasar hormon pertumbuhan di Indonesia diperkirakan mencapai USD820.000 dan akan terus meningkat tumbuh ke depannya karena Indonesian memiliki jumlah populasi terbesar keempat sedunia diikuti  dengan semakin meningkatnya jumlah masyarakat kelas menengah.

Saat ini, sebagian besar produk hormon pertumbuhan yang ada di Indonesia diimpor dari luar negeri seperti Amerika Serikat dan Denmark sehingga menimbulkan beban biaya pengobatan yang cukup tinggi bagi pasienMeskipun diproduksi di Korea, PT Daewoong Infion berencana meluncurkan Somatropin dengan harga terjangkau, lebih rendah dibandingkan dengan harga pasaran untuk meringankan beban biaya pengobatan pasien.

 “Sebagian besar pengobatan hormon pertumbuhan yang ada di Indonesia menyebabkan beban biaya pengobatan bagi pasien. PT Daewoong Infion berencana merilis Somatropin, produk dengan sistem injeksi pena, dengan harga yang wajar untuk meringankan biaya pengobatan pasien. Kami berharap Somatropin yang kami kembangkan dapat meningkatkan kenyamanan pasien dan memudahkan mereka mengontrol jumlah dosis melalui jarum suntik kartridnya. Kami berencana untuk meluncurkan produk ini dalam paruh kedua tahun ini,” kata Suh Chang woo, CEO PT Daewoong Infion di Jakarta (19/4/2021). (*)

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!

PDL Madiri: Wujud Eksistensi Santri MTs Al-Mu’min pada Masa Pandemi

TEMANGGUNG, MENARA62.COM -- Tidak seperti biasa, Pelatihan Dakwah Lapangan (PDL) kelas 9 MTs Al-Mu'min Muhammadiyah Tembarak Temanggung Tahun Pelajaran 2020/2021 dilaksanakan secara Mandiri atau...

Santri Al-Mu’min Diterima Beasiswa Kedokterean UMS

TEMANGGUNG, MENARA62.COM -- Bulan Ramadan tahun 1422 Hijriyah merupakan salah satu bulan yang penuh rahmat dan maghfiroh. Bagi Alya Isna Alfiona asal Tangerang, Banten...

FEB UMP Gelar Workshop Kurikulum untuk Prodi Akuntansi dan Manajemen

PURWOKERTO, MENARA62.COM - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Purwokerto (FEB UMP) telah sukses dalam menyelenggarakan kegiatan Workshop Kurikulum untuk program studi Akuntansi S1...

Kelurahan Triharjo Sleman Miliki Radio Komunitas Rahardjo 107.7 FM

SLEMAN, MENARA62.COM - Dalam upaya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat Triharjo Sleman terhadap pembangunan, pemerintah kelurahan mendirikan Radio Komunitas 107.7 FM. Konon merupakan rintisan yang...

Jelang Idulfitri 1442 H, Polres Sleman Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2021

SLEMAN, MENARA62.COM - Dalam rangka persiapan pengamanan menjelang Idul Fitri 1442 H, Kepolisian Resor Sleman menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2021, pada Rabu...