26.7 C
Jakarta

Tim Pengabdian UMS Berikan Penguatan Daya Saing UMKM Berbasis Digital di Desa Kemuning

Baca Juga:

SOLO,MENARA62.COM – Sebuah langkah nyata dalam memperkuat daya saing Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dilakukan oleh tim Pengabdian Masyarakat yang terdiri dari dosen dan mahasiswa. Dalam program bertajuk “Penguatan Manajemen UMKM Desa Kemuning Berbasis Digital,” berbagai kegiatan telah berhasil dilaksanakan untuk mendorong pelaku UMKM memanfaatkan teknologi digital dalam manajemen usaha.

Ketua Tim Pengabdian Masyarakat, Dr. Muzakar Isa, S.E., M.Si, menjelaskan pentingnya integrasi teknologi digital untuk meningkatkan daya saing UMKM. Menurutnya, dengan pembekalan yang tepat, UMKM di Desa Kemuning dapat lebih kompetitif di pasar.

“Hal yang dilakukan pertama kali adalah melakukan pertemuan awal dengan Paguyuban UMKM Karanganyar. Pertemuan ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan mitra UMKM. Melalui diskusi intensif, tim berhasil merumuskan rencana aksi dan solusi berbasis digital yang relevan,” ungkapnya Ahad (5/1/2025).

Kemudian tim melakukan observasi dan analisis masalah.Tim melakukan observasi langsung ke lapangan untuk memahami kendala utama yang dihadapi, seperti minimnya pemahaman tentang teknologi digital dan manajemen keuangan. Temuan ini menjadi dasar perancangan solusi.

Setelah itu dilaksanakan pelatihan digital marketing. Peserta diberikan pelatihan tentang strategi pemasaran digital, seperti penggunaan WhatsApp Business dan pembuatan konten media sosial yang menarik. Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan promosi dan jangkauan pasar UMKM.
Tak hanya itu, pengabdian kepada masyarakat juga diajarkan bagaimana melakukan produksi konten kreatif di Instagram. Pelatihan pembuatan konten video menggunakan fitur Reels Instagram menjadi sorotan kegiatan. Peserta diajarkan teknik produksi video promosi yang kreatif untuk meningkatkan engagement produk.

“Program yang lain adalah kurasi produk dan kewirausahaan. Kualitas produk menjadi fokus dalam pelatihan ini. Peserta dibimbing untuk memastikan legalitas, keamanan pangan, dan pengemasan produk sesuai standar. Evaluasi menyeluruh dilakukan untuk meningkatkan nilai jual produk,” paparnya.

Setelah itu, masyarakat juga diajarkan bagaimana melakukan manajemen keuangan sederhana. Pelatihan ini memberikan pemahaman kepada peserta tentang pengelolaan keuangan, seperti pemisahan keuangan bisnis dan pribadi, pencatatan harga pokok produksi, hingga perhitungan laba-rugi.

Dr. Aflit Nuryulia Praswati, S.E., M.M., salah satu anggota tim, menyampaikan bahwa program ini telah membawa dampak signifikan.

“Mayoritas peserta mulai menggunakan WhatsApp Business dan aktif membuat konten promosi kreatif. Selain itu, produk mereka kini telah memenuhi standar legalitas dan keamanan pangan,” ungkapnya.

Kegiatan ini, lanjutnya, merupakan langkah awal dalam transformasi digital UMKM Desa Kemuning. Dengan kerja sama yang erat antara tim pengabdian dan pelaku UMKM, Desa Kemuning diharapkan menjadi percontohan pemberdayaan UMKM berbasis teknologi digital di Kabupaten Karanganyar.

Berikur susunan Tim Pengabdian Masyarakat yaitu ketua: Dr. Muzakar Isa, S.E., M.Si dengan anggota,Dr. Aflit Nuryulia Praswati, S.E., M.M., Liana Mangifera, S.E., M.M., Ahmada Auliya Rahman, S.I.Kom., M.Pd., dan Muhammad Randhy Kurniawan, S.E., MBA. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!