30 C
Jakarta

Ari Mulyono Tegaskan Pentingnya Ketakwaan

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM – Ari Mulyono, S.Pd., M.Pd., menegaskan pentingnya ketakwaan sebagai syarat utama diterimanya amal ibadah oleh Allah Subhanahu wa Taala dalam ceramah Tarawih di Masjid Balai Muhammadiyah, Rabu (25/2/2026).

Dalam pengantarnya, Ari mengajak jamaah untuk senantiasa bersyukur dan meningkatkan ketakwaan secara sungguh-sungguh. Ia mengutip firman Allah dalam Al-Qur’an, Surah Al-Maidah, bahwa Allah hanya menerima amalan dari orang-orang yang bertakwa. Menurutnya, tujuan utama puasa Ramadan dan ibadah lainnya adalah membentuk pribadi bertakwa agar amal diterima Allah.

Penjelasan Surah Al-Bayyinah

Ari juga memaparkan kandungan Surat Al-Bayyinah ayat 1 yang membagi golongan kafir menjadi dua kategori, yakni Ahli Kitab (Yahudi dan Nasrani) serta kaum musyrikin. Pada ayat ke-6 surah tersebut, lanjutnya, disebutkan ancaman berupa kekekalan di neraka Jahannam bagi mereka yang ingkar.

Ia menyoroti perkembangan pemikiran di era modern yang dinilai berupaya merusak ajaran Islam, termasuk melalui penafsiran Al-Qur’an yang dianggap menyimpang.

Kritik terhadap Pluralisme dan Liberalisme

Dalam ceramahnya, Ari menegaskan keyakinannya bahwa Islam adalah satu-satunya agama yang diridai Allah. Ia mengkritik pandangan yang menyatakan semua agama sama di mata Tuhan. Menurutnya, sejarah perjuangan Nabi Muhammad dalam berbagai peristiwa besar menunjukkan adanya perbedaan prinsip yang tegas antara Islam dan keyakinan lain.

Ari juga menyinggung pengaruh pendidikan asing yang, menurutnya, membawa pemikiran sekuler dan liberal sehingga memisahkan agama dari kehidupan. Ia mengingatkan jamaah agar tetap berpegang pada ajaran Islam yang murni dan tidak terpengaruh ideologi yang bertentangan dengan akidah.

Sorotan Kurikulum dan Asal-usul Manusia

Selain itu, ia mengkritisi pandangan tentang asal-usul manusia yang tidak merujuk pada Nabi Adam. Menurutnya, keyakinan bahwa manusia adalah keturunan Nabi Adam akan menumbuhkan kesadaran moral dan tanggung jawab spiritual dalam menjaga diri dari perbuatan maksiat.

Ajakan Memperkuat Keimanan

Menutup ceramahnya, Ari mengajak umat Islam untuk bangga terhadap ajaran Nabi Muhammad serta memperkuat ketakwaan dan keyakinan. Ia juga memanjatkan doa agar umat Islam senantiasa berada di jalan yang diridai Allah dan terjaga dari berbagai penyimpangan pemikiran.

Ceramah Tarawih tersebut menjadi momentum refleksi bagi jamaah untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperkokoh akidah di tengah tantangan zaman. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!