28.4 C
Jakarta

Abdul Mu’ti Magnet Pengajian Muhammadiyah Surakarta

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM – Ribuan warga Muhammadiyah memadati Aula Gedung Dakwah Balai Muhammadiyah Kota Surakarta dalam Pengajian Hari Bermuhammadiyah yang digelar pada Ahad (31/5/2026). Antusiasme peserta terlihat sejak pagi hari, bahkan sejumlah jamaah datang dari luar Kota Solo, termasuk para guru dari wilayah perbatasan Klaten–Gunungkidul yang rela menempuh perjalanan jauh untuk mengikuti kajian tersebut.

Pengajian menghadirkan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah yang juga Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Abdul Mu’ti, sebagai pembicara utama. Kehadiran tokoh nasional Muhammadiyah tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi warga persyarikatan dan masyarakat yang ingin mendengarkan langsung gagasan-gagasannya tentang pendidikan, kemajuan bangsa, dan peran Muhammadiyah.

Dalam ceramahnya, Abdul Mu’ti menyoroti berbagai tantangan pendidikan Indonesia pascapandemi Covid-19. Ia menegaskan bahwa fenomena learning loss yang menyebabkan penurunan kemampuan literasi dan numerasi siswa harus dihadapi dengan optimisme dan perubahan pola pikir.

Menurutnya, kemajuan bangsa tidak hanya ditentukan oleh sumber daya yang dimiliki, tetapi juga oleh kemampuan masyarakat untuk mengembangkan growth mindset atau pola pikir bertumbuh. Dengan cara pandang tersebut, setiap tantangan dapat diubah menjadi peluang untuk berkembang dan berinovasi.

Selain membahas dunia pendidikan, Abdul Mu’ti juga menekankan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Muhammadiyah. Ia menyebut Muhammadiyah telah membuktikan kiprahnya dalam bidang pendidikan, kesehatan, sosial, dan kemanusiaan hingga ke wilayah-wilayah terpencil di Indonesia.

Aula Penuh, Antusiasme Jamaah Tinggi

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surakarta, KH Anwar Sholeh, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan Pengajian Hari Bermuhammadiyah yang berlangsung dengan lancar dan mendapat sambutan luar biasa dari warga Muhammadiyah.

“Alhamdulillah, Pengajian Hari Bermuhammadiyah pada Ahad, 31 Mei ini insyaallah sukses. Tempat penuh dan tamu yang hadir juga sangat banyak. Mudah-mudahan ilmu yang diberikan Prof. Dr. Abdul Mu’ti bermanfaat bagi kita semua dan Muhammadiyah Surakarta semakin maju, unggul, dan berkemajuan,” ujarnya.

Menurut Anwar, tingginya animo masyarakat menunjukkan besarnya kebutuhan warga terhadap forum-forum pengajian yang memberikan pencerahan keagamaan sekaligus wawasan kebangsaan dan pendidikan.

Tak hanya dihadiri warga Muhammadiyah dari berbagai penjuru Kota Surakarta, sejumlah peserta juga datang dari daerah sekitar Solo Raya. Kehadiran guru dari kawasan perbatasan Klaten dan Gunungkidul menjadi bukti bahwa pengajian tersebut memiliki daya tarik yang luas.

Umar Hasyim: Abdul Mu’ti Aset Besar Muhammadiyah

Apresiasi terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan mantan Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kota Surakarta yang juga tokoh PAN Solo, Umar Hasyim.

Ia mengaku bersyukur dapat mengikuti pengajian yang menghadirkan langsung Sekretaris Umum PP Muhammadiyah sekaligus Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI tersebut.

“Alhamdulillah pagi hingga siang ini kita bisa mengikuti bersama Pengajian Hari Bermuhammadiyah yang diisi langsung oleh Pak Sekjen Muhammadiyah yang sekaligus Menteri Dikdasmen. Kami sangat bersyukur dan mengapresiasi PDM Surakarta yang sudah dua kali menghadirkan Pak Menteri,” kata Umar.

Menurutnya, Abdul Mu’ti merupakan sosok yang dekat dengan warga Muhammadiyah dan memiliki gaya penyampaian yang mudah dipahami oleh berbagai kalangan.

“Beliau sangat familiar dan ceramahnya sangat enak didengar. Ini menjadi daya tarik tersendiri bagi warga Muhammadiyah,” ujarnya.

Umar menilai Abdul Mu’ti merupakan aset besar Muhammadiyah yang perlu terus didukung agar dapat terus memberikan kontribusi bagi bangsa dan persyarikatan.

“Pak Menteri ini aset yang luar biasa bagi Muhammadiyah. Kita harus mendukung beliau agar tetap eksis di Muhammadiyah dan terus memberikan manfaat yang lebih besar bagi umat dan bangsa,” tambahnya.

Momentum Memperkuat Muhammadiyah Berkemajuan

Pengajian Hari Bermuhammadiyah Kota Surakarta menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat dakwah dan gerakan Muhammadiyah Berkemajuan di tengah berbagai tantangan zaman.

Melalui kegiatan tersebut, warga Muhammadiyah tidak hanya mendapatkan penguatan nilai-nilai keislaman, tetapi juga memperoleh wawasan mengenai perkembangan pendidikan nasional, pentingnya optimisme, serta peran strategis Muhammadiyah dalam membangun Indonesia yang lebih maju.

Dengan tingginya partisipasi jamaah dan antusiasme yang ditunjukkan peserta, Pengajian Hari Bermuhammadiyah tahun ini menegaskan bahwa Muhammadiyah Surakarta terus menjadi salah satu kekuatan dakwah dan pendidikan yang hidup, dinamis, serta dekat dengan kebutuhan masyarakat. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!