28.6 C
Jakarta

Angkat Banjir Solo, Rapma UMS Juara Galaksiar

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id kembali menorehkan prestasi gemilang. Dua mahasiswa yang sekaligus tergabung dengan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Rapma UMS berhasil membawa pulang juara satu pada ajang Galaksiar 2026.

 

Galaksiar merupakan kompetisi penyiaran nasional yang diselenggarakan langsung oleh Radio Kampus News PLBS FM Politeknik Negeri Semarang (Polines). Dalam ajang ini, tim Rapma UMS terdiri dari Zaki Mohammad Rizwar mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi dan Muhammad Agsya Aufa mahasiswa Prodi Teknik Mesin.

 

Tim Rapma UMS bersaing dengan seluruh peserta se-Indonesia secara daring hingga terpilih menjadi 5 finalis terbaik yang berkompetisi secara luring.

 

“Perjalanan kami dimulai dari seleksi online hingga terpilih menjadi juara satu dari 5 tim terbaik yang dipertarungkan secara luring,” ungkap Zaky, Ahad (26/4).

 

Tema “Game Jadul” di tahap penyisihan, sukses membawa tim Rapma UMS terpilih menjadi 5 tim terbaik untuk bertanding di final. Zaky menjelaskan bahwa tim Rapma UMS menyajikan penyiaran dengan gaya storytelling bernostalgia permainan game lama yang belum tersedia di gadget atau handphone pada masanya.

 

“Bagaimana keseruan bermain game-game yang kala itu hanya tersedia di PC, sekarang tinggal berupa kenangan yang melekat di benak kita,” ungkapnya saat siaran di kompetisi tersebut.

 

Selanjutnya, di sesi final peserta diberikan tiga keyword tema yang disiapkan dengan waktu yang cukup singkat, yaitu badai, match, dan kolektor. Menariknya, tim Rapma UMS mengangkat fenomena banjir di Solo yang disebabkan curah hujan badai tinggi selama sehari penuh.

 

“Dengan waktu yang singkat, kami jadikan fenomena banjir di beberapa titik kota solo sebagai pembahasan utama yang dapat menarik perhatian juri,” tuturnya.

 

Mengagumkannya, tim Rapma UMS mengelaborasikan fenomena banjir dengan perjalanan pasangan kekasih yang menggunakan jas hujan untuk menambah keromantisan, serta menambahkan pencarian kolektor jas hujan yang unik.

 

Zaky menambahkan bahwa penilaian yang diambil ketika final meliputi kreativitas, announcer, ketepatan waktu, dan orisinalitas. Menurutnya, hal yang dapat memikat dewan juri perlombaan dari segi announcer.

 

“Menurut dewan juri, penyiaran yang kami tampilkan tersampaikan dengan gaya bahasa yang ringan dan penuh makna,” tuturnya.

 

Menurutnya, aktivitas rutinan di UKM Rapma UMS menjadi penopang keberhasilan dalam menyabet juara satu pada kompetisi Galaksiar 2026 Polines.

 

“Kebiasaan siaran di radio Rapma UMS menjadi salah satu penunjang keberhasilan kami,” tambahnya.

 

Lebih lanjut, Zaky mengucapkan rasa terima kasih atas dukungan penuh dari pihak kampus. Ia juga berharap besar agar pencapaian ini dapat menularkan nilai positif mahasiswa UMS untuk terus menggali potensi dan prestasi selama menjadi mahasiswa UMS. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!