32 C
Jakarta

Aparat Sipil Negara Kemenag Diminta Lebih Fokus Layani Umat

Baca Juga:

GORONTALO, MENARA62.COM–Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di Gorontalo, Senin (23/1/2017) meminta jajarannya untuk segera menyelesaikan beragam persoalan yang terkait dengan tatakelola internal Kementerian Agama. Hal ini menurutnya penting agar Kementerian Agama bisa segera dan lebih focus dalam memberikan pelayanan kepada umat. Demikian laporan dari pusat informasi kementrian Agama yang diterima menara62.com, Senin.

Hal ini disampaikan Menag menyusul masih adanya persoalan tunjangan profesi guru, tenaga honorer, dan masalah internal lainnya yang masih dilakukan pembenahan. Menag berharap persoalan tersebut bisa diselesaikan pada tahun 2017 ini sehingga tidak terus menyita energi.

“Tahun 2017 dan selanjutnya, beberapa persoalan ini harus bisa kita tata dengan baik sehingga energi kita tidak lagi tersita untuk membenahi persoalan internal tapi lebih banyak membenahi persoalan keumatan yang memang harus lebih kita layani,” kata Menag saat memberikan pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kanwil Kementerian Agama Provinsi Gorontalo di Asrama Haji Antara Gorontalo.

Menurutnya, tantangan Kementerian Agama semakin kompleks seiring dengan terus meningkatnya harapan dan ekspektasi masyarakat. Beberapa terobosan Kementerian Agama mulai diapresiasi public terbukti dengan beberapa penghargaan yang telah diterima, namun kata Menag hal itu harus diikuti dengan upaya untuk terus melakukan pembenahan dan perbaikan dalam melakukan layanan.

Dalam dua tahun terakhir, Kemenag dinilai sedang melakukan perubahan ke arah yang lebih baik. Sejumlah lembaga survei menunjukan hal tersebut. Demikian juga dengan beberapa penghargaan yang diterima, menunjukan bahwa kerja Kementerian yang bermotto ‘Ikhlas Beramal’ dalam rangka mengubah diri untuk lebih memenuhi harapan masyarakat di bidang keagamaan, dinilai semakin baik.

Menag mengatakan bahwa saat ini, madrasah tidak hanya mampu mengimbangi sekolah umum, tapi dalam beragam kompetisi, misalnya sains dan robotik, juga berhasil unggul. Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), baik STAIN, IAIN, UIN, serta perguruan tingai keagamaan lainnya juga berkembang baik.

Penyelenggaraan ibadah haji, lanjut Menag, dalam dua tahun belakangan juga banyak diapresiasi. Bahkan, tidak sampai dua tahun, dari urusan pernikahan, Kementerian Agama telah berhasil menyumbang kepada kas negara tidak kurang dari 1.7 triliun. Prestasi ini bahkan mendapatkan apresiasi dari Presiden.

Akan hal ini, Menag memberikan apresiasi kepada para guru, penyuluh, dan keluarga besar kementerian yang saat ini dipimpinnya, yang berdiri di garis terdepan dalam melayani kebutuhan umat. Dengan begitu, keberadaan Kemenag semakin dirasa memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Bentuk rasa syukurnya adalah menjaga ini semua untuk dikembangkan lebih baik,” jelas Menag.

“Kita sedang berjuang agar SBSN (Surat Berharga Syariah Negara) bisa digunakan juga untuk membiayai madrasah sehingga ke depan lebih banyak madrasah yang bisa dikembangkan untuk memenuhi harapan masyarakat. Sebab, ekspektasi masyarakat terhadap Kemenag terus meningkat,” tandasnya.

Sosialisasi

Sosialisasi Kebijakan Baru dan Pembinaan ASN Kementerian Agama Provinsi Gorontalo di Asrama Haji Antara Provinsi Gorontalo ini dihadiri lebih 300 ASN Kanwil Kemenag Provinsi dan utusan dari enam Kab/Kota, yaitu: Kabupaten Gorontalo, Kota Gorontalo, Kabupaten Gorontalo Utara, Kabupaten Pohuwato, Kabupaten Bone Bolango, dan Kabupaten Boalemo

Kepala Kanwil Kemenag Gorontalo Rusman Langke dalam laporannya mengatakan bahwa dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada jemaah haji, saat ini Kanwil Kemenag Gorontalo juga sedang menyelesaikan pembangunan revitalisasi asrama haji antara provinsi Gorontalo.

Menurutnya, pada tahun 2016, Provinsi Gorontali mendapat dana SBSN untuk revitalisasi asrama haji yang saat ini dalam tahap penyelesaian akhir pembangunan gedung 4 lantai dengan fasilitas 119 kamar srandrad, 4 VIP, dan 1 kamar presiden suite. Menurutnya, gedung ini dijadwalkan akan diresmikan pada akhir Februari.

Tiap kamar, lanjut Rusman, memiliki toilet dengan air panas dan dingin, serta kunci kamar berbentuk kartu. Semua fasilitas setara hotel bintang 3, dengan gedung dilengkapi lift dan tangga darurat jika terjadi emergency.

Selain asrama haji, pada tahun 2016, Gorontalo juga telah membangun 2 Balai Nikah dan Manasik Haji dari dana APBN. Sedangkan untuk tahun 2017, Gorontalo mendapat SBSN untuk pembanguan 3 balai nikah dan manasik haji KUA di Pohuwato, Gorontalo Utara, dan Kota Gorontalo.

“Pemda sangat merespon pembangunan ini. Dan ini menjadi salah satu program unggulan kita,” tegasnya.

Dalam kesempatan ini, Menag Lukman juga menandatangani prasasti peresmian Balai Nikah dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama (KUA) Hulonthalangi Kota Gorontalo. Menag juga meninjau pembangunan revitalisasi asrama haji antara Provinsi Gorontalo yang rencananya akan diresmikan pada Februari mendatang.

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!