30.2 C
Jakarta

Dewan Kota Ali Fahmi Desak Pemkot Jogja Tambah Shelter OTG

Must read

Dua Dosa yang Disegerakan Balasannya

Oleh : Ashari, S.IP* Hati-hati dengan dosa atau kesalahan ini, karena jika kita melakukannya, maka balasan Allah Swt akan kontan di dunia, bahkan tidak berselang...

Kunjungi Pengungsi Banjir di Kalsel, Muhadjir Ingatkan untuk Bijak Kelola Alam

BANJARBARU, MENARA62.COM - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan bahwa banjir besar yang terjadi di Kalimantan Selatan (Kalsel)...

BSN Terbitkan SNI Air Minum Dalam Kemasan

JAKARTA, MENARA62.COM - Baru-baru ini, pemberitaan media sempat dihebohkan oleh isu galon ulang air minum dalam kemasan/AMDK yang mengandung bisphenol-A/BPA yang dianggap membahayakan konsumen...

Sleman Jadi Kabupaten Tercepat Serahkan Laporan Keuangan Daerah se-DIY

SLEMAN, MENARA62.COM - Pemerintah Kabupaten Sleman menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran (TA) 2020 kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Daerah...

YOGYAKARTA, MENARA62.COM – Jumlah positif corona baik yang disertai gejala maupun orang tanpa gejala (OTG) di Yogyakarta meningkat secara signifikan. Hingga 12 Januari 2021 tercatat 2.861 kasus, terdiri: 1.010 pasien dirawat, sembuh 1.767 dan meninggal 86. Kondisi tersebut perlu mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja.

Di Kota Jogja saat ini ada tujuh rumah sakit rujukan milik pemerintah maupun swasta, satu (1) selter milik Pemkot di Rusunawa Bener Tegalrejo Jogja serta ada beberapa selter milik komunitas.

Muhammad Ali Fahmi, Anggota Komisi D DPRD Kota Jogja dari Fraksi PAN memandang perlunya tambahan selter untuk menampung penderita Covid-19 yang terus meningkat.

“Saya melihat bahwa pengadaan tambahan selter oleh Pemkot sudah sangat mendesak untuk direalisasikan baik untuk pasien OTG maupun bergejala ringan. Ketersediaan selter milik Pemkot hanya ada 42 ruang dan 84 bed, sedangkan pasien OTG yang mendaftar ke selter sangat banyak dikarenakan rumah pasien OTG tidak memungkinkan untuk isolasi mandiri, ada balita maupun lansia di rumahnya,” katanya.

Menurut Fahmi, beberapa hari yang lalu ruang selter penuh dan pasien OTG yang mendaftar harus antri baru bisa masuk selter 2-3 hari kemudian. Jika kondisi seperti ini berlarut, dikhawatirkan penyebaran virus corona semakin meluas dan penanganan terhadap pasien kurang maksimal.

Karena itu, Pemkot agar segera menambah selter untuk pasien OTG Kota Jogja dengan menggunakan dana APBD Kota Jogja 2021. “Tentunya disertai ketersediaan fasilitas penunjang yang memadai, makanan dengan gizi yang cukup serta didampingi dokter dan tenaga kesehatan,” tutupnya.

- Advertisement -

More articles

- Advertisement -

Latest article

Dua Dosa yang Disegerakan Balasannya

Oleh : Ashari, S.IP* Hati-hati dengan dosa atau kesalahan ini, karena jika kita melakukannya, maka balasan Allah Swt akan kontan di dunia, bahkan tidak berselang...

Kunjungi Pengungsi Banjir di Kalsel, Muhadjir Ingatkan untuk Bijak Kelola Alam

BANJARBARU, MENARA62.COM - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan bahwa banjir besar yang terjadi di Kalimantan Selatan (Kalsel)...

BSN Terbitkan SNI Air Minum Dalam Kemasan

JAKARTA, MENARA62.COM - Baru-baru ini, pemberitaan media sempat dihebohkan oleh isu galon ulang air minum dalam kemasan/AMDK yang mengandung bisphenol-A/BPA yang dianggap membahayakan konsumen...

Sleman Jadi Kabupaten Tercepat Serahkan Laporan Keuangan Daerah se-DIY

SLEMAN, MENARA62.COM - Pemerintah Kabupaten Sleman menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran (TA) 2020 kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Daerah...

Dalam Tiga Pekan Ini, Gunung Merapi 10 Kali Erupsi

SLEMAN, MENARA62.COM - Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Kabupaten Sleman Hanik Humaida mengatakan Gunung Merapi mulai erupsi kembali sejak awal...