25.6 C
Jakarta

Distributor Penimbun Pangan Diancam Pidana

Must read

Dorong Kreativitas Anak Muda pada Masa Pandemi AXIS Gelar POP Up Campus Live Streaming

JAKARTA, MENARA62.COM -- Pandemi Covid-19 tak menyurutkan inisiatif XL Axiata untuk melanjutkan program-program dukungan untuk kalangan muda. Melalui AXIS, program tahunan AXIS POP Up...

Bantu Masyarakat, Dosen UMY Laksanakan Pengabdian Masyarakat Pedak Bantul

YOGYAKARTA, MENARA62.COM -- Muhammad Zakiy, M.Sc, dosen Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengadakan kegiatan pengabdian di dusun Pedak, Desa Trimurti, pada...

Pandemi Covid-19, Dorong Inovasi dan Percepatan Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Aktivitas Belajar Mengajar

JAKARTA, MENARA62.COM -- Suka atau tidak dampak dari Pandemi Covid-19 telah mengubah cara kita bekerja dan melakukan aktivitas lainnya termasuk dalam kegiatan belajar mengajar....

JAKARTA, MENARA62.COM– Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi M Iriawan mengancam akan mempidanakan distributor yang menimbun pangan dan kebutuhan pokok lainnya.

“Saya ingatkan bagi para distributro jangan main-main menimbun atau melakukan hal yang merugikan masyarakat,” kata Irjen Polisi M Iriawan seperti dikutip dari Antara, Kamis (8/6/2017).

Polda Metro Jaya bersama pemangku kepentingan seperti Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Bulog, Kementerian Perdagangan, Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Pertanian meresmikan gerakan stabilitas pangan. Gerakan tersebut untuk menjamin ketersediaan dan stabilitas harga pangan saat Ramadhan dan menjelang lebaran. Gerakan yang melibatkan sejumlah instansi pemerintah itu terbentuk sesuai perintah Presiden Joko Widodo agar harga pangan terjangkau bahkan di bawah harga pasaran.

“Kami punya tenaga dan jaringan bersinergi sehingga masyarakat tidak kehilangan pangan,” ujar mantan Kapolda Jawa Barat itu.

Iriawan mengatakan petugas Polda Metro Jaya telah menindak kartel pangan seperti bawang putih sehingga menurunkan harga di pasaran dari Rp50 ribu per kilogram menjadi kisaran Rp38 ribu-Rp40 ribu per kilogram.

Iriawan mempersilahkan distributor mengambil keuntungan sesuai standar pasaran namun tidak diperbolehkan menimbun untuk menaikkan harga karena termasuk tindakan pidana

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Dorong Kreativitas Anak Muda pada Masa Pandemi AXIS Gelar POP Up Campus Live Streaming

JAKARTA, MENARA62.COM -- Pandemi Covid-19 tak menyurutkan inisiatif XL Axiata untuk melanjutkan program-program dukungan untuk kalangan muda. Melalui AXIS, program tahunan AXIS POP Up...

Bantu Masyarakat, Dosen UMY Laksanakan Pengabdian Masyarakat Pedak Bantul

YOGYAKARTA, MENARA62.COM -- Muhammad Zakiy, M.Sc, dosen Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengadakan kegiatan pengabdian di dusun Pedak, Desa Trimurti, pada...

Pandemi Covid-19, Dorong Inovasi dan Percepatan Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Aktivitas Belajar Mengajar

JAKARTA, MENARA62.COM -- Suka atau tidak dampak dari Pandemi Covid-19 telah mengubah cara kita bekerja dan melakukan aktivitas lainnya termasuk dalam kegiatan belajar mengajar....

Menengahkan Mereka yang Terpinggirkan

JAKARTA, MENARA62.COM -- Pandemi COVID-19 berdampak pada berbagai sektor, mulai dari kesehatan publik, ekonomi, pendidikan, hingga sosial budaya. Dampak pandemi COVID-19 paling dirasakan oleh...